Aksi Kocak Satpam RSJ Yaunin Padang Viral, Eko Sanjaya Kaget Kini Banyak yang Minta Foto
Rahmadi June 16, 2026 03:01 PM

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jagat media sosial baru-baru ini dihebohkan oleh aksi jenaka seorang anggota satuan pengamanan (Satpam) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Dr. Yaunin Padang, Sumatra Barat.

Satpam bernama Eko Sanjaya tersebut mendadak viral setelah terlibat dalam video konten promosi yang mengenalkan berbagai fasilitas dan ruangan di rumah sakit tempatnya bekerja.

Bukan sekadar promosi biasa, ekspresi wajah Eko yang dinilai lucu serta bumbu-bumbu candaan spontan yang dilontarkannya sukses memancing gelak tawa para netizen baik di Instagram maupun Tiktok.

Saat ditemui pada Selasa (16/6/2026), Eko Sanjaya mengaku sama sekali tidak menyangka bahwa video yang dibuatnya bersama tim marketing rumah sakit tersebut bakal meledak di media sosial.

Ia merasa terkejut karena konten sederhana itu bisa langsung booming dan disaksikan oleh jutaan pasang mata dalam waktu yang sangat singkat.

"Kaget promosi ini bisa booming hingga banyak komentar netizen," ujar Eko Sanjaya saat memberikan keterangan kepada awak media, Selasa (16/6/2026).

Baca juga: Revitalisasi Pasar Raya Padang Tak Hanya Benahi Infrastruktur, Disiapkan Jadi Destinasi Wisata

Banjir Komentar Lucu dari Netizen

Eko menceritakan, kolom komentar pada unggahan videonya langsung diserbu oleh ribuan reaksi kocak dari warga net. Banyak netizen yang melemparkan gurauan balik terkait fasilitas RSJ.

Beberapa komentar yang paling diingatnya adalah candaan netizen yang saling mengajak untuk mendaftarkan diri atau masuk ke rumah sakit jiwa tersebut.

"Banyak komentar netizen seperti ulasan 'silakan masuk', 'silahkan daftar'," ungkap Eko menirukan komentar-komentar jenaka netizen.

Tidak hanya itu, jargon kata "refreshing" yang ia ucapkan di dalam video tersebut juga menjadi sorotan utama dan ramai ditiru oleh netizen di kolom komentar.

"Lalu kata-kata refreshing yang ada di video saya itu banyak juga dikomen netizen. Maksudnya refreshing di ruang rawat inap," tambahnya sembari tersenyum.

Baca juga: Lokasi dan Jadwal Gerakan Pangan Murah di Pasaman Barat, Beras 5 KG Cuma Rp60 Ribu Plus Souvenir

Tembus Jutaan Viewer dalam Seminggu

Konten video yang viral di berbagai platform media sosial tersebut sejatinya berisi informasi mengenai edukasi ruangan-ruangan yang ada di dalam RSJ Yaunin.

Siapa sangka, berkat pembawaan Eko yang unik, video tersebut langsung menembus angka jutaan penonton meskipun belum genap satu minggu bertengger di media sosial.

"Konten yang viral kemarin itu terkait ruang-ruangan yang ada di RSJ Yaunin, yang tembus viewers-nya jutaan dan itu belum sampai satu minggu di-upload," jelasnya.

Baca juga: 4.294 Jemaah Haji Debarkasi Padang Tiba di Tanah Air, Gelombang Pertama Selesai

Jadi 'Artis' Mendadak di Lingkungan Rumah

Dampak dari viralnya video tersebut ternyata mengubah kehidupan sehari-hari Eko. Kini, ia mendadak jadi pusat perhatian, baik di lingkungan tempat tinggal maupun di antara teman-temannya.

Eko mengaku sekarang banyak tetangga dan kerabat dekatnya yang datang menghampiri hanya untuk sekadar meminta foto bersama.

Foto-foto bersama sang satpam viral itu kemudian diunggah kembali oleh teman-temannya ke akun media sosial masing-masing, yang membuat sosok Eko semakin dikenal luas.

"Tetangga banyak yang minta foto, sampai teman-teman juga minta foto lalu dibagikan di medsos mereka," kata Eko dengan nada ramah.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Raya Padang Siapkan Terminal Angkot Baru, Akses Pengunjung Dipermudah

Rahasia Lucu: Banyak Improvisasi Sendiri

Ketika ditanya mengenai rahasia di balik lucunya video tersebut, Eko membeberkan bahwa mayoritas ekspresi dan dialog yang mengundang tawa adalah murni hasil kreativitas spontannya di lapangan.

Meskipun dari pihak manajemen sudah memberikan gambaran atau contoh dasar video, Eko memilih untuk melakukan improvisasi agar suasana tidak terasa kaku.

"Netizen juga banyak melihat ekspresi saya itu lucu, lalu kemudian kata-kata di video juga ada improvisasi dari saya sendiri," tuturnya.

Ia mengenang kembali awal mula proses pembuatan video tersebut. Eko mengaku awalnya hanya diajak oleh divisi pemasaran (marketing) rumah sakit untuk membantu program promosi.

"Awal bikin video diajak oleh pihak marketing bantuin promosi, hingga dikasih contoh video, lalu saya gas aja lagi," kenangnya.

Baca juga: Agenda Wali Kota dan Wawako Padang Hari Ini, Lepas Parade Tauhid dan Hadiri 1 Muharram 1448 H

Tetap Prioritaskan Tugas Keamanan

Meski kini namanya tengah naik daun sebagai kreator konten yang mengocok perut, Eko menegaskan bahwa dirinya tidak akan terlena dengan popularitas sesaat tersebut.

Sebagai seorang anggota satpam, ia menyatakan komitmennya untuk tetap memprioritaskan tugas pokok dan fungsinya dalam menjaga keamanan lingkungan rumah sakit.

Bagi Eko, membantu tim marketing membuat video hanyalah tugas tambahan untuk mendukung kemajuan instansi tempatnya mengabdi.

"Sebagai satpam, saya tidak melupakan tugas keamanan, itu yang utama. Baru bantu tim marketing buat video," tegas Eko Sanjaya.

Melalui video promosi yang viral ini, Eko menaruh harapan besar agar stigma negatif atau kesan seram yang selama ini melekat pada Rumah Sakit Jiwa bisa perlahan menghilang.

Ia ingin masyarakat melihat RSJ Yaunin sebagai tempat yang bersahabat, dekat dengan warga, serta mampu memberikan edukasi kesehatan mental yang baik.

"Target ke depannya konten kita bisa jadi top of mind masyarakat kalau butuh informasi," harapnya.

Baca juga: DPRD Padang Kawal Revitalisasi Pasar Raya, Minta Terminal Angkot Jadi Prioritas Utama

Tanggapan Direktur RSJ Dr. Yaunin

Kreativitas Eko Sanjaya ini pun rupanya mendapat apresiasi tinggi dan dukungan penuh dari pihak manajemen rumah sakit, termasuk dari pimpinan tertinggi.

Direktur RSJ Dr. Yaunin, Dr. Yulhasmida, turut memberikan komentarnya terkait video promosi institusinya yang tengah viral dan menjadi perbincangan hangat tersebut.

Dr. Yulhasmida membenarkan bahwa video promosi tersebut memang dikemas secara jenaka, dan daya tarik utamanya terletak pada kepolosan serta kelucuan alami dari sang satpam.

"Video promosi itu lucu, banyak netizen melihat ekspresi spontan Eko yang lucu," kata Dr. Yulhasmida.

Baca juga: Pemkab Solok Selatan Jadikan 1 Muharram 1448 H Momentum Perubahan dan Muhasabah

Mengubah Stigma dan Edukasi Program Napza

Lebih lanjut, Dr. Yulhasmida berharap momentum viralnya video ini dapat dimanfaatkan secara positif untuk mengubah sudut pandang masyarakat luas mengenai fungsi Rumah Sakit Jiwa.

Ia menegaskan bahwa RSJ bukan hanya tempat bagi orang yang sudah mengalami gangguan jiwa berat, melainkan juga tempat untuk melakukan konsultasi pencegahan dini.

"Saya berharap bisa mengubah pendapat masyarakat bahwa bukan yang sakit saja dibawa ke sini, tapi pencegahan juga bisa," jelas Direktur RSJ.

Selain itu, ia juga mengingatkan masyarakat bahwa RSJ Yaunin memiliki berbagai program layanan kesehatan unggulan lainnya yang sangat krusial bagi publik.

Salah satu program khusus yang terus digencarkan oleh pihak rumah sakit saat ini adalah penanganan dan rehabilitasi terkait penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (Napza).

"Termasuk pula ada program khusus penanganan Napza," imbuh Dr. Yulhasmida.

Ke depannya, pihak manajemen RSJ Dr. Yaunin berkomitmen untuk terus memproduksi konten-konten edukasi yang menarik dan kreatif agar program-program rumah sakit dapat tersampaikan dengan baik ke masyarakat luas. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.