PROHABA.CO, ACEH TAMIANG - Rumah milik seorang pensiunan di Dusun Kenanga, Kampung Bukit Tempurung, Kecamatan Kota Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang menjadi sasaran pelaku pencurian.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Jumat (12/6/2026) dini hari, saat rumah dalam keadaan kosong dan lingkungan sekitar sedang sepi.
Akibat kejadian itu, sejumlah barang elektronik dan perlengkapan rumah tangga milik korban dilaporkan hilang.
Pemilik rumah bernama Siti Maimunah (73), mengatakan aksi pencurian tersebut baru diketahui pada Jumat siang setelah seorang tetangga melihat kondisi rumah yang tidak biasa.
Menurutnya, tetangga melihat pintu balkon lantai dua dalam keadaan terbuka sekitar pukul 13.30 WIB, atau usai pelaksanaan Shalat Jumat.
Katanya pintu balkon lantai dua terbuka,” ujar Siti, Senin (15/6/2026).
Siti menjelaskan, pelaku diduga masuk ke dalam rumah dengan cara memanjat bagian depan bangunan hingga mencapai balkon lantai dua.
Setelah berhasil naik, pelaku kemudian merusak gembok pintu kayu yang dilapisi teralis besi sebelum masuk ke dalam rumah.
Di dalam rumah, pelaku diduga leluasa mengambil sejumlah barang berharga tanpa diketahui warga sekitar.
“Pelaku masuk lewat balkon lantai dua dengan memanjat, lalu merusak gembok pintu dan mengambil barang-barang di dalam rumah,” katanya.
Baca juga: Rumah Warga di Alue Kambuk Dibobol Maling, Uang dan ATM Berisi Puluhan Juta Raib
Baca juga: Terduga Pencuri di Kajhu Aceh Besar Alami Putus Tangan Usai Lawan Warga
Sejumlah barang yang dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut antara lain satu unit pendingin ruangan (AC), televisi, dispenser, kabel listrik, serta beberapa barang elektronik lainnya.
Hingga kini, total kerugian masih dalam proses pendataan oleh pihak keluarga.
Usai kejadian diketahui, perangkat Dusun Kenanga bersama Datok Penghulu Kampung Bukit Tempurung langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).
Mereka juga mendokumentasikan kondisi rumah sebagai bagian dari laporan awal.
Pihak desa menyayangkan masih terjadinya aksi pencurian di wilayah tersebut yang dinilai meresahkan masyarakat.
Apalagi, kejadian ini menimpa warga lanjut usia yang tinggal seorang diri.
Keluarga korban juga mengaku prihatin atas insiden tersebut.
Mereka menilai aksi pencurian semakin memprihatinkan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih pascabanjir bandang yang melanda Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.
Meski demikian, keluarga menegaskan bahwa kondisi ekonomi tidak dapat dijadikan pembenaran atas tindak pidana yang merugikan orang lain.
Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat segera mengusut kasus ini serta meningkatkan patroli dan pengawasan keamanan lingkungan, agar kejadian serupa tidak kembali terulang dan masyarakat dapat merasa lebih aman di tempat tinggalnya.
(Serambinews.com/Rahmad Wiguna)
Baca juga: Maling Gasak Emas dan Uang Tunai di Nagan Raya, Polisi Lakukan Penyelidikan
Baca juga: Celengan Masjid di Pante Lhok Kaju Pidie Dibobol, Pelaku Kabur Tinggalkan Motor
Baca juga: Bus JRG Tabrak Dua Motor di Pidie, Empat Orang Tewas Masuk Kolong Bus