Pengelola Wisata Susur Sungai Banjarmasin Akui Jumlah Pengunjung Menurun, Berharap Kondisi Membaik
Ratino Taufik June 16, 2026 03:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jumlah pengunjung Wisata Susur Sungai di kawasan Siring Kota Banjarmasin diakui kini mengalami penurunan. Selasa (16/6/2026)

Kapal kelotok yang biasanya ramai membawa wisatawan, kini disebut banyak hanya beroperasi sekali putaran dalam sehari. Keramaian yang dulu terlihat pada Sabtu malam dan Minggu sore pun semakin berkurang.  

Penurunan ini diduga kuat akibat melemahnya daya beli masyarakat. Perekonomian Indonesia yang sedang tertekan oleh pelemahan nilai tukar Rupiah dan kenaikan harga BBM non-subsidi. Dampaknya, distribusi barang kebutuhan pokok ikut terganggu sehingga harga sehari-hari semakin naik.  

Kondisi tersebut membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam membelanjakan uang. Banyak pengunjung hanya menikmati suasana Taman Siring tanpa berbelanja atau menaiki kapal kelotok. 

Baca juga: Masuk ke Rumah Warga di Kampung Baru Simpang Empat, Ular Piton 2 Meter Dievakuasi Damkar Tanahbumbu

“Semua barang-barang naik, jadi bepikir juga mereka handak bejejalanan,” kata Fatmawati pengelola tikat Wisata Susur Sungai Taman Siring Kota Banjarmasin.

Meskipun demikian, Fatmawati menyebut harga tiket tetap di angka Rp10.000 per orang dan tidak pernah mengalami kenaikan. Namun, meski harga tidak berubah, pengunjung semakin jarang datang. 

“Kalau tiket tetap Rp 10 ribu per satu orang, tiket tidak pernah naik mulai awal tetap aja, sejak ini dibuka. Sejak sekitar 15 tahunan. Pengunjung berkurang, kecuali ada acara baru ramai, kalau tidak ada acara yah sunyi," ujar Fatmawati.

Dengan situasi ini, pelaku usaha wisata berharap keadaan segera membaik agar aktivitas susur sungai kembali ramai seperti sebelumnya.  (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.