Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi|Aceh Tenggara
TribunGayo.com, KUTACANE - Masih teringat teka-teki kasus pembunuhan sadis bocah Sahila Khairunisa (10) warga Desa Pintu Khimbe Kecamatan Lawe Alas, Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh yang ditemukan meninggal di sebuah Telaga Lawe Sempilang Kecamatan Lawe Alas, Jumat (8/5/2026).
Jasad korban setelah menghilang sepuluh hari akhirnya ditemukan oleh Sat Intelkam Polres Agara dibawah Pimpinan Kasat Intelkam Iptu Zakaria beserta personil lainnya dan Polsek setempat.
Motif Pembunuhan Sahila Khairunisa masih misterius, kendati Polisi sudah menetapkan seorang tersangka yang tak lain adalah tetangga korban.
Misteri pembunuhan Sahila Khairunisa ini menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat, apalagi jasad korban ditemukan dengan kondisi mengenaskan di sebuah Telaga.
Kasus pembunuhan ini menggemparkan masyarakat Aceh Tenggara hingga viral di berbagai media sosial.
Awalnya korban menghilang mulai tanggal 29 April tahun 2026. Artinya, ada 10 hari menghilang dan akhirnya Sat Intelkam Polres Agara dibawah Kasat Intelkam Iptu Zakaria menemukan jasad korban dengan kondisi cukup mengganaskan di sebuah Telaga Lawe Sempilang pada 8 Mei 2026.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri didampingi Kasat Reskrim Iptu Zery Irfan, kepada TribunGayo.com, Selasa (16/6/2026) mengatakan, saat ini mereka masih menunggu dikeluarkan hasil autopsi oleh Tim Forensik RS Bener Meriah. Kalau sudah dikeluarkan hasilnya maka akan di release," katanya.
Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Dahrinsyah berharap, motif pembunuhan Sahila Khairunisa ini secepatnya diungkapkan ke publik. Ini penting, agar publik mengetahui sebenarnya bagaimana nyawa korban tega dihabisin secara sadis. Tentunya, salah satu yang harus diungkapkan adalah motifnya.
Kasus pembunuhan ini tergolong sadis dan pelaku harus dijerat dengan hukuman yang seberat-beratnya, apalagi korban adalah anak yang masih dibawah umur,"katanya.
Pelaku yang tega menghabisi korban merupakan tetangga korban yang rumahnya tak jauh dari korban.
Sebelumnya, korban pada Rabu (29/4/2016) siang menghilang dan sekitar 10 hari akhirnya jasadnya ditemukan Sat Intelkam Polres Agara dibawah pimpinan Kasat Intelkam Iptu Zakaria beserta personil Polsek Lawe Alas.
Kasus pembunuhan Sahila Khairunisa begitu sadis sehingga menimbulkan berbagai asumsi di tengah masyarakat, apalagi jasad Sahila Khairunisa ditemukan di sebuah Telaga Lawe Sempilang Kecamatan Lawe Alas.
Namun, dalam pengungkapan kasus ini aparat kepolisian Sat Reskrim Polres Aceh Tenggara belum membeberkan secara detail motif pembunuhan Sahila Khairunisa tersebut.
Dalam kasus itu sebelumnya, polisi menerima laporan kehilangan Sahila Khairunisa dan polisi melakukan serangkaian penyelidikan intensif, personel Satreskrim Polres Aceh Tenggara akhirnya berhasil mengungkap pelaku dalam kasus tersebut.
Pengungkapan dilakukan melalui pendalaman keterangan para saksi-saksi, pengumpulan alat bukti, serta olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh.
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pasang sandal warna putih, satu buah topi warna hitam bertuliskan “Jeep”, dan satu helai celana jeans pendek warna biru.
Saat ini tersangka MDS (37) Warga Desa Pintu Khimbe beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Aceh Tenggara guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri melalui Kasat Reskrim Polres Aceh Tenggara Iptu Zery Irfan mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras personel kepolisian hingga tersangka MDS pelaku pembunuhan berhasil diamankan.
“Perbuatan tersangka sangat tidak manusiawi dan menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban maupun masyarakat. Kami memastikan proses hukum terhadap tersangka akan dilakukan secara maksimal sesuai ketentuan yang berlaku,” tegas Kasat Reskrim Polres Agara.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitar guna mencegah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak.(*)
Baca juga: Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara Desak Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Sahila Khairunisa