POS-KUPANG.COM, KUPANG- Timnas Portugal belum beruntung di laga perdana penyisihan Grup K Piala Dunia 2026 melawan RD Kongo pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 01.00 WITA di Stadion Houston (NRG Stadium), Texas, Amerika Serikat.
Yoane Wissa dari RD Kongo membatalkan keunggulan yang lebih dahulu dicetak Joao Neves untuk Portugal dalam laga ini yang berlangsung sengit.
Atas hasil imbang 1-1 ini membuat salah satu fans Timnas Portugal di Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Remigius Asa menyampaikan komentar.
Menurut mantan Kadis Perkebunan Kabupaten Belu ini, sebenarnya Portugal bermain sangat bagus hanya Kongo mengimbangi dengan kekuatan fisik yang luar biasa.
Baca juga: Gonza Bria : Masa Emas Timnas Portugal Menuju Tangga Juara Piala Dunia 2026
Gol Kongo terjadi karena tiga pemainnya dibiarkan berdiri bebas atau tanpa pengawalan oleh pemain Timnas Pertugal sehingga Yoane Wissa memanfaatkan cela untuk menjebol gawang yang dikawal Diogo Kosta.
Remigius Asa juga menilai performa sang kapten Cristiano Ronaldo dalam kondisi tidak baik-baik saja sehingga gerakan kurang impresif.
"Saya optimis pada pertandingan kedua nanti Timnas Portugal akan tampil lebih mantap dan meraih poin penuh. Evaluasi pelatih pasti dilakukan di laga perdana. Saya berharap pelatih memperhatikan seatpeas atau bola mati dan pergerakan pemain antar lini harus kokoh," kata mantan ASN Pemkab Malaka ini.
Untuk diketahui RD Kongo bukanlah pendatang baru di panggung sepak bola. Mereka kembali lolos ke Piala Dunia 2026 setelah penantian selama 52 tahun. Mereka terakhir kali tampil di putaran final pada tahun 1974 (saat masih bernama Zaire).
Baca juga: Klemens Kelen Berharap Timnas Portugal Pecahkan Telur di Piala Dunia 2026
RD Kongo meraih gol dan poin pertama mereka dalam sejarah Piala Dunia FIFA setelah gol Yoane Wissa pada masa injury time babak pertama menyamakan kedudukan saat menghadapi Portugal.
Hari bersejarah bagi Les Leopards juga diwarnai catatan istimewa dari kapten Portugal Cristiano Ronaldo yang menjadi pemain non-kiper tertua yang pernah menjadi starter dalam pertandingan Piala Dunia.
Penampilan tersebut merupakan laga Piala Dunia ke-23 bagi Ronaldo, membuatnya menempati peringkat keempat dalam daftar penampilan terbanyak sepanjang masa sejajar dengan legenda Italia Paolo Maldini.
Seperti diketahui, baru enam menit pertandingan berjalan, Portugal berhasil unggul terlebih dahulu ketika Joao Neves menyambut umpan silang matang Pedro Neto dengan sundulan yang gagal dihentikan Lionel Mpasi.
Baca juga: Daftar Pemain Timnas Portugal untuk Euro 2024, CR7 Pimpin Lini Serang
Portugal mendominasi jalannya pertandingan pada fase awal, tetapi RD Kongo mampu menciptakan peluang pertama mereka pada menit ke-10 ketika tendangan kaki kiri Wissa melengkung tipis di samping gawang Diogo Costa.
Mereka terus memberikan ancaman kepada lini belakang Portugal dan, sesaat sebelum turun minum, wakil Afrika tersebut berhasil menyamakan kedudukan.
Arthur Masuaku mengirim umpan silang ke arah Wissa yang menyambutnya dengan sundulan keras untuk membobol gawang lawan.
Joao Cancelo sempat mengira dirinya telah mengembalikan keunggulan Portugal tidak lama setelah babak kedua dimulai.
Bek sayap tersebut mencetak gol melalui tendangan salto yang spektakuler dan bola bersarang di gawang RD Kongo, tetapi gol itu dianulir karena Cancelo berada dalam posisi offside.
RD Kongo, yang semakin percaya diri setelah menyamakan kedudukan, terus berupaya menekan. Bek tengah Steve Kapuadi juga mendapatkan peluang, tetapi sundulannya melebar dari sasaran untuk tim asuhan Sebastien Desabre.
Kapten Portugal Cristiano Ronaldo turut memperoleh dua peluang yang cukup menjanjikan, tetapi keduanya gagal mengarah ke gawang. Ia pun belum mampu menambah koleksi golnya di Piala Dunia.(yon)