TRIBUNNEWS.COM - Klasemen peringkat tiga terbaik di Piala Dunia 2026 setelah Grup A-L merampungkan pertandingan matchday pertama, Kamis (18/6) siang WIB.
Terbaru, laga Uzbekistan vs Kolombia yang berkesudahan 1-2 di Stadion Azteca, Meksiko, menjadi penutupnya.
Empat gol yang tercipta di laga ini masing-masing dibukukan Daniel Munoz, Luis Diaz, dan Jaminton Campaz, dari Kolombia, serta penyerang Uzbekistan Abbosbek Fayzullaev
Kemenangan James Rodriguez dan kolega membuat Portugal, yang semula berada di peringkat kedua Grup K, harus menerima nasib turun satu tingkat.
Imbasnya, Cristiano Ronaldo yang dini hari tadi ditahan imbang Republik Demokratik (RD) Kongo 1-1, kini terlempar ke klasemen 3 peringkat terbaik Piala Dunia 2026, dalam usahanya lolos ke babak 32 Besar.
Start kurang ideal Portugal menempatkan Cristiano Ronaldo sebagai sorotan.
Maklum, saat Lionel Messi mencetak hattrick bantu Argentina kalahkan Aljazair 3-0, Ronaldo justru tampil buruk tanpa kontribusi di laga perdana Selecao das Quinas.
"Sudah ada limitasi dari pergerakannya, apalagi posisinya adalah penyerang. Belum tentu juga Portugal tampil lebih baik tanpa Ronaldo," kata Gigih, seorang football enthusiast, dalam podcast Super Taktik di kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.
"Bahkan kehadiran Ronaldo bisa menjadi faktor pendongkrak mental. Hal yang perlu dilakukan Roberto Martinez adalah bagaimana meredam ego Ronaldo," sambungnya.
Kendati demikian, ini bukan akhir dari segalanya bagi Portugal. Cristiano Ronaldo masih bisa meraup 6 poin dengan catatan mengalahkan Uzbekistan (24/6) dan Kolombia (28/6).
Sebagai informasi, juara dan runner-up Grup A-L yang berjumlah 24 timnas, akan lolos ke 32 besar. Kuota sisanya, diambil dari 8 tim yang berada di peringkat 3 terbaik klasemen Piala Dunia 2026.
1. Belanda: 1 poin
2. Brasil: 1 poin
3. Belgia: 1 poin
4. Qatar: 1 poin
5. Portugal: 1 poin
6. Spanyol: 1 poin
7. Republik Ceko: 0 poin
8. Ekuador: 0 poin
9. Panama: 0 poin
10. Senegal: 0 poin
11. Yordania: 0 poin
12. Turki: 0 poin
Catatan: masing-masing tim sudah memainkan satu pertandingan
Baca juga: Arsenal Jadi Bumbu Kemenangan Inggris di Piala Dunia 2026, 3 Singa Akhiri Kutukan Tim Elite
Menjadi sebuah anomali tersendiri ketika ada tim favorit juara yang tercecer di peringkat 3 terbaik pada Klasemen Piala Dunia 2026.
Tak hanya satu, melainkan empat timnas. Mereka adalah Brasil, Spanyol, Portugal, dan Belanda.
Brasil yang pada saat ditahan imbang Maroko 1-1 pada laga pertamanya di Grup C, belum memainkan penyerang andalan Neymar.
Walhasil, skuad asuhan Carlo Ancelotti yang dihuni deretan penyerang kelas wahid seperti Vinicius Junior, Raphinha, hingga Endrick, kesulitan untuk menundukkan Maroko.
Hal yang sama juga berlaku dengan timnas Belanda. Tim berjuluk De Oranje yang dipimpin oleh Frenkie de Jong, tersandung di laga pembuka saat dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Jepang.
Hasil ini membuat mereka sementara tercecer di peringkat tiga klasemen di Grup F, yang menempatkan tim kuda hitam, Swedia berada di peringkat pertama berkat menggulung Tunisia 5-1.
Nasibp tak lebih baik dimiliki juara Euro 2024, Spanyol.
Melawan tim debutan Piala Dunia 2026, Curacao, Spanyol yang didominasi pemain asal Barcelona, malah tampil memble.
Baru memainkan Lamine Yamal dan Nico Williams di babak kedua, Spanyol besutan Luis de la Fuente tak mampu berbuat banyak. Hasilnya, La Furia Roja harus menerima kenyataan pahit menutup pertandingan tanpa ada satu pun gol tercipta.
Dan yang paling gres adalah Portugal.
Selecao das Quinas irit gol ketika ditahan imbang RD Kongo 1-1. Padahal, manajer timnas Portugal Roberto Martinez memainkan Cristiano Ronaldo full 90 menit.
Keempat timnas ini menjadi anomali pada matchday pertama Piala Dunia 2026. Siapa yang akan mengira para favorit juara, justru keteteran mengawali perjuangan mereka di event terbesar sepak bola besutan FIFA ini.
(Tribunnews.com/Giri)