PROHABA.CO, ACEH TAMIANG – Seorang pemancing yang dilaporkan terjatuh ke Sungai Tamiang di kawasan Kota Kualasimpang, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis (18/6/2026) pagi.
Korban bernama Kiki Armada (33) ditemukan setelah tim gabungan yang terdiri dari BPBD Aceh Tamiang, Satgas SAR dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Aceh Tamiang, serta Pos SAR Langsa melakukan operasi pencarian selama empat hari.
Komandan Operasi BPBD Aceh Tamiang, Surya Darma, mengatakan jasad korban ditemukan sekitar lima kilometer dari lokasi awal korban dilaporkan terjatuh.
“Korban ditemukan di kawasan Airtenang dalam kondisi sudah meninggal dunia,” kata Surya Darma, Kamis (18/6/2026).
Setelah ditemukan, tim gabungan langsung mengevakuasi jasad korban dan menyerahkannya kepada pihak keluarga di Desa Kotalintang, Kecamatan Kota Kualasimpang.
Menurut Surya, proses pencarian dilakukan secara intensif sejak korban dilaporkan hilang pada Minggu (14/6/2026).
Korban yang merupakan operator sekolah diketahui terjatuh saat memancing di atas jembatan Kota Kualasimpang.
Baca juga: Guru Olahraga MTsN Diduga Jatuh dari Jembatan Kualasimpang, Tim Gabungan Masih Lakukan Pencarian
Baca juga: Aceh Minta Dana Otsus 2,5 Persen dalam Revisi UUPA, Sekda: Kunci Percepatan Pengentasan Kemiskinan
Peristiwa tersebut disaksikan sejumlah anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi kejadian.
Informasi yang diterima petugas menyebutkan korban memiliki riwayat penyakit epilepsi.
“Menurut laporan yang kami terima, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi,” ujar Surya.
Sejak hari pertama kejadian, tim gabungan langsung mengerahkan tiga unit perahu karet untuk melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
Operasi pencarian juga mendapat dukungan dari masyarakat setempat yang turut membantu melakukan penyisiran di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban.
Namun, upaya pencarian sempat mengalami kendala akibat kondisi Sungai Tamiang yang keruh sehingga menyulitkan petugas saat melakukan penyelaman.
“Kami sudah melakukan penyelaman menggunakan aqua eye, tetapi jarak pandang di dalam air hampir nol,” kata Surya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Pihak keluarga menerima jasad korban untuk dimakamkan di kampung halamannya.
(Serambinews.com/Rahmad Wiguna)
Baca juga: Empat Hari Pencarian, Pemancing Asal Pulo Aceh Ditemukan Meninggal Terseret Ombak
Baca juga: Dua Pencuri di Aceh Tamiang Ditangkap, Barang Curian Rp40 Juta Dikubur di Tiga Lokasi
Baca juga: Tiga Tahun Hilang Kontak, Wanita Asal Bandung Diduga Disekap dan Dianiaya Pacar hingga Buta