Sebelum Haul Akbar di Monas 19 Juni: Gubernur dan Wagub Ziarah ke Makam Ulama Betawi
Jaisy Rahman Tohir June 18, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur (Wagub) Rano Karno akan ziarah ke makam ulama Betawi sebelum pelaksanaan haul akbar di Monas pada Jumat malam (19/6/2026).

Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi ini sendiri akan digelar di Plaza Selatan Monas, Jakarta Pusat.

Pagi harinya, pukul 07.00 hingga 09.00 WIB akan digelar gerakan bersih-bersih masjid dan musala di seluruh Jakarta yang mencakup sekitar 4.443 masjid dan 6.657 musala, dikoordinasikan oleh DMI Provinsi DKI Jakarta.

Kegiatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para ulama dan habaib Betawi yang meliputi pembersihan makam, tahlil, dan tabur bunga. 

Gubernur Pramono Anung sendiri diagendakan akan ziarah ke makam Guru Marzuqi Cipinang Muara setelah melaksanakan sholat Jumat berjamaah di Masjid Al Marzuqiyah.

Sementara Wakil Gubernur ziarah ke makam Guru Mughni Kuningan pukul 08.00 WIB.

Para wali kota dan bupati serta camat lurah juga akan melaksanakan ziarah ke makam yang telah ditentukan di wilayah masing-masing, termasuk 137 lokasi oleh camat dan lurah, didampingi ulama dan tokoh setempat.

Memasuki sore hari, kegiatan akan dilanjutkan dengan Khotmul Quran di Masjid Fatahillah Balai Kota DKI Jakarta.

Acara berlangsung pukul 15.30 hingga 17.00 WIB.

Kegiatan tersebut dipimpin sejumlah ulama, di antaranya KH Lutfi Hakim, KH Lukman Hakim Hamid, KH M Mahrus Iskandar, KH Husny Mubarok Amir, dan KH M Sodri.

Sebanyak 60 santri dari Pondok Pesantren Al-Hamidiyah dan Pondok Pesantren Asshiddiqiyah juga akan terlibat dalam kegiatan tersebut.

Puncak Haul Akbar akan digelar mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB di Plaza Selatan Monas.

Pemprov DKI Jakarta mengimbau masyarakat mengenakan pakaian bernuansa putih saat menghadiri acara tersebut.

Acara akan dimeriahkan oleh penampilan religi dari Alma Esbeye serta lantunan selawat dari Habib Syech Solo bersama tim hadroh.

Selain itu, rangkaian acara juga diisi dengan tausiyah, zikir, tahlil, doa bersama, dan sambutan dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Menurut Chico, seluruh rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga warisan budaya Betawi sekaligus memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat.

"Ini menjadi bukti bahwa Jakarta terus bertransformasi menjadi kota global tanpa meninggalkan akar budaya dan kearifan lokal yang dimilikinya," ujar Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, dalam keterangannya, Rabu (18/6/2026).

Pramono Anung dan Rano Karno pun mengajak seluruh masyarakat Jakarta untuk ikut meramaikan acara tersebut.

Keduanya berharap Haul Akbar dapat menjadi simbol persatuan umat sekaligus memperlihatkan wajah Jakarta sebagai kota yang ramah, toleran, dan berbudaya.

Haul akbar ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.

Chico mengatakan, haul akbar merupakan momentum untuk mengingat kembali jasa para tokoh agama yang telah membangun fondasi kebersamaan di Jakarta.

"Keberagaman adalah kekuatan. Transformasi Jakarta menuju kota global harus tetap berpijak pada nilai-nilai spiritual dan kearifan lokal Betawi," kata Chico.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.