Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Yayan Hartono
TRIBUNBENGKULU.COM, SELUMA- Bupati Seluma, Teddy Rahman, meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) untuk lebih aktif turun ke pasar-pasar dan pusat perdagangan yang ada di wilayah Kabupaten Seluma.
Instruksi tersebut disampaikan sebagai upaya memperkuat pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya para pedagang yang menjadi salah satu penggerak utama roda perekonomian daerah.
Bupati mengatakan keberadaan pasar tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu sektor yang berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Seluma.
Karena itu, pemerintah daerah melalui OPD teknis diminta tidak hanya fokus pada penarikan retribusi dan pencapaian target PAD, tetapi juga harus hadir untuk mendengar serta membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi para pedagang.
Pemantauan rutin ke pasar sangat penting untuk mengetahui kondisi riil aktivitas perdagangan yang berlangsung di tengah masyarakat.
Dengan turun langsung, dapat memperoleh informasi yang akurat terkait harga, kebutuhan pedagang, kondisi sarana dan prasarana pasar, hingga kendala yang menghambat aktivitas ekonomi.
Baca juga: 834 Kendaraan Dinas Menunggak Pajak, UPTD Samsat Seluma Gandeng Bapenda
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat dari sektor perdagangan.
"Pasar adalah pusat perputaran ekonomi masyarakat. Jika aktivitas perdagangan berjalan baik, maka dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir dan memastikan kondisi pasar tetap terjaga," ujarnya.
Selain memantau aktivitas perdagangan, juga meminta Disperindagkop UKM memperhatikan kondisi fasilitas pasar yang menjadi tempat berusaha masyarakat.
Mulai dari kebersihan lingkungan pasar, keamanan, kenyamanan pedagang hingga penataan lapak dan area parkir harus menjadi perhatian serius.
Bupati menilai pelayanan kepada masyarakat harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh sektor, termasuk sektor perdagangan yang selama ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
"Pemerintah harus memberikan pelayanan yang maksimal di semua bidang. Jangan sampai ada masyarakat yang merasa diabaikan. Kita ingin pelayanan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, termasuk oleh para pedagang di pasar," tegasnya.
Dengan meningkatnya intensitas kunjungan dan pengawasan dari Disperindagkop UKM, berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan pedagang dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bertahap.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam bertransaksi serta memperkuat daya saing pasar tradisional di tengah perkembangan pusat-pusat perdagangan modern.
"Kalau pasar tertata, pedagang nyaman, pembeli juga akan datang. Pada akhirnya ekonomi masyarakat bergerak dan PAD daerah juga meningkat," pungkas Teddy.