BANGKAPOS.COM - Pertandingan sengit antara Swiss kontra Bosnia dan Herzegovina akan tersaji dalam jadwal matchday kedua Grup B Piala Dunia 2026.
Duel seru ini bakal berlangsung di Stadion Los Angeles, California, Amerika Serikat pada Jumat, 19 Juni 2026 pukul 02.00 WIB.
Baik Swiss maupun Bosnia mengusung misi bangkit setelah sama-sama gagal meraih kemenangan dalam matchday perdana lalu.
Swiss sebelumnya ditahan imbang Qatar 1-1 lewat gol dramatis di pengujung laga, sedangkan Bosnia juga bermain imbang 1-1 kontra tuan rumah Kanada.
Hasil dari duel ini dipastikan akan memperbesar peluang Swiss atau Bosnia untuk lolos ke babak 32 besar.
Persaingan di Grup B Piala Dunia 2026 sendiri masih sangat ketat karena keempat tim sama-sama mengoleksi 1 poin.
Saat ini Swiss berada di puncak klasemen Grup B, sedangkan Bosnia menjadi juru kunci karena kalah dalam perhitungan poin fair play.
Swiss sedikit lebih diunggulkan karena memiliki pengalaman yang jauh lebih banyak dengan selalu lolos dari fase grup dalam tiga edisi terakhir Piala Dunia.
Meski begitu, pelatih Swiss, Murat Yakin, mewanti-wanti timnya untuk tidak gegabah dan mewaspadai situasi bola mati yang menjadi kekuatan Bosnia.
Baca juga: Jadwal Piala Dunia 2026 PDF & Excel Lengkap, Silakan Download!
Baca juga: Turki vs Paraguay Duel Hidup Mati Grup D Piala Dunia, Prediksi Skor, Statistik dan Susunan Pemain
Meskipun kedua tim sama-sama berasal dari Eropa, Swiss dan Bosnia terhitung sangat jarang berjumpa di atas lapangan. Mereka tercatat baru sekali bertemu dalam laga uji coba pada tahun 2016 silam, di mana Bosnia sukses menekuk Swiss dengan skor 2-0 lewat gol Edin Dzeko dan Miralem Pjanic.
Rekor Pertemuan
30/03/16: Swiss 0-2 Bosnia dan Herzegovina (Uji Coba)
Secara peta kekuatan di tabel peringkat dunia, kedua tim memiliki jarak yang cukup signifikan.
Swiss saat ini nyaman bertengger di papan atas, sementara Bosnia berada di luar posisi 50 besar dunia.
Swiss dipastikan bisa menurunkan kekuatan penuhnya sejak menit awal termasuk Manuel Akanji dan Granit Xhaka. Sementara itu, Bosnia masih memantau kondisi Sead Kolasinac yang sempat pincang di laga sebelumnya, meski pilar lain seperti Ivan Besic dan Jovo Lukic siap tempur.
-Swiss (4-2-3-1): Kobel; Zakaria, Elvedi, Akanji, Rodriguez; Aebischer, Xhaka, Freuler; Ndoye, Embolo, Vargas.
Pelatih: Murat Yakin
Bosnia dan Herzegovina (4-4-2): Vasilj; Dedic, Katic, Muharemovic, Kolasinac; Bajraktarevic, Tahirovic, Basic, Memic; Demirovic, Lukic.
Pelatih: Sergej Barbarez
Melihat kedalaman skuad, peringkat FIFA, dan jam terbang di turnamen besar, La Nati lebih difavoritkan untuk mengamankan poin penuh. Namun, agresivitas Bosnia bisa mengejutkan jika lini belakang Swiss lengah.
Berikut adalah prediksi skor dari beberapa media ternama:
Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan menyiapkan fasilitas nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 bagi masyarakat di kawasan Himpang Lima Habang.
Kegiatan tersebut akan berlangsung selama perhelatan pesta sepak bola terbesar dunia, mulai 13 Juni hingga pertandingan final pada 20 Juli 2026 mendatang.
Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat kebersamaan dan interaksi masyarakat di ruang publik.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangka Selatan, Yuri Siswanto mengatakan kegiatan nobar diselenggarakan sebagai bentuk fasilitasi pemerintah daerah bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan Piala Dunia secara bersama-sama.
Antusiasme masyarakat terhadap sepak bola menjadi alasan pemerintah menghadirkan ruang menonton yang nyaman dan aman. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menghidupkan ruang publik yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.
“Kegiatan nobar ini merupakan bentuk fasilitasi Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan bagi masyarakat yang ingin menikmati pertandingan piala dunia secara bersama-sama dalam suasana yang aman, nyaman dan penuh kebersamaan,” kata dia kepada Bangkapos.com, Kamis (18/6/2026).
Yuri Siswanto menyebut, Diskominfo Bangka Selatan telah menyiapkan berbagai fasilitas pendukung agar masyarakat dapat menikmati jalannya pertandingan dengan lebih nyaman.
Seluruh pertandingan yang ditayangkan selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 dapat disaksikan secara gratis oleh masyarakat.
Pemerintah daerah berharap fasilitas tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk memanfaatkan ruang publik secara positif.
Ia menilai olahraga, khususnya sepak bola, memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan masyarakat tanpa memandang latar belakang. Karena itu, kegiatan nobar diharapkan tidak hanya menjadi tempat menyaksikan pertandingan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar warga.
Momentum Piala Dunia dinilai tepat untuk membangun semangat kebersamaan dan persatuan melalui aktivitas yang diminati banyak orang.
“Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dapat menghadirkan ruang publik yang produktif dan menyenangkan bagi masyarakat serta semakin memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan melalui olahraga yang digemari oleh berbagai kalangan,” ucap Yuri Siswanto.
Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Selain keamanan, kebersihan kawasan Himpang Lima Habang menjadi perhatian agar suasana nobar tetap nyaman bagi seluruh pengunjung.
Partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan dinilai menjadi kunci sukses pelaksanaan kegiatan yang berlangsung lebih dari satu bulan tersebut.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Bangka Selatan, khususnya para pecinta sepak bola untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026,” sebutnya.
Ia menambahkan, kegiatan nobar akan berlangsung hingga partai puncak Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan pada 20 Juli mendatang.
Selama periode tersebut, masyarakat dapat datang dan menyaksikan seluruh rangkaian pertandingan tanpa dipungut biaya.
Pemerintah berharap kegiatan ini menjadi hiburan yang sehat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat Bangka Selatan.
“Masyarakat dapat menyaksikan secara gratis seluruh rangkaian pertandingan yang ditayangkan hingga partai puncak nanti di kawasan Himpang Lima Habang,” pungkas Yuri Siswanto.
(kompas.tv/Bangkapos.com/Cepi Marlianto/ Dedy Qurniawan)