Keluhan Pedagang di Waingapu, Harga Naik Daya Beli Turun
Oby Lewanmeru June 19, 2026 12:19 AM

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Budiman

POS-KUPANG.COM, WAINGAPU - Pedagang di Pasar Inpres Matawai, Kota Waingapu, Sumba Timur mengeluhkan turunnya daya beli masyarakat akibat kenaikan harga sejumlah barang pokok pada Kamis (18/6/2026).

“Harga sekarang tidak stabil. Orang beli menurun sekali,” kata Mama Adi (45) kepada Pos Kupang.

Ia menyebutkan, beberapa waktu lalu bawang merah dari Bima dijual Rp50.000 per kg, sekarang turun lagi Rp40.000. Bawang putih yang naik Rp45.000 per kg.

Tomat dari Rp15.000 per kg kini naik menjadi Rp25.000 per kg. Cabai kata dia, sekarang dijual Rp90.000 per kg.

Baca juga: Polisi Masih Selidiki Motif Pembacokan di Matawai Sumba Timur

“Ini harga tidak stabil, tergantung musim. Musim (tanam dan panen) berpengaruh sekali oleh cuaca,” ujarnya menduga.

Pedagang lain juga mengeluhkan hal yang sama. Mama Intan misalnya, tadinya ia menjual minyak goreng Bimoli Rp125.000 per lima liter, sekarang naik menjadi Rp135.000. Tomat, cabai juga naik.

Kondisi ini pun dikeluhkan pembeli di pasar itu. Mbak Siti kepada Pos Kupang mengatakan bingung dengan harga barang pokok yang tidak stabil tersebut.

“Saya bingung, harga barang naik, bensin naik…repot kita,” kata pengusaha warung makan ini.

“Harga naik semua ini. Kemarin saya beli Bimoli Rp46.000 sekarang naik jadi Rp50.000,” ungkapnya.

Ia berharap, pemerintah baik di pusat dan di daerah untuk segera menstabilkan kembali harga barang pokok di pasar.

 Ia mengaku, sangat merasakan dampak dari kenaikan harga tersebut.

“Kalau bisa distabilkan,” harapnya. (dim)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.