Kacabdindik Gresik Apresiasi TPAAF 2026 Bersama PTFI: Sarana Pembentukan Karakter Pelajar
Cak Sur June 19, 2026 12:32 AM

SURYA.CO.ID, GRESIK - Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Wilayah Kabupaten Gresik, Eko Agus Suwandi, memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Tribun Putih Abu-Abu Futsal (TPAAF) 2026 yang digelar Tribun Network bersama PT Freeport Indonesia di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Gresik, Jawa Timur (Jatim) pada Kamis (18/6/2026).

Menurut Eko, kompetisi antarpelajar tersebut bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi sarana membangun karakter, sportivitas, dan mental juara bagi generasi muda.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Tribun Network. Ini merupakan bentuk kontribusi yang luar biasa untuk menyiapkan generasi muda agar tumbuh sehat, kuat, menjunjung tinggi sportivitas, serta memiliki mental juara," ujar Eko Agus Suwandi.

Olahraga Menjadi Bagian dari Pendidikan Karakter

Eko menilai, olahraga memiliki peran strategis dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Melalui kompetisi yang sehat, para pelajar belajar menghargai proses, disiplin, kerja sama tim, hingga menerima kemenangan maupun kekalahan dengan sikap dewasa.

Ia mengaku bangga melihat semangat para peserta yang bertanding hingga peluit panjang dibunyikan.

"Perjuangan anak-anak sangat luar biasa. Mereka bermain dengan semangat tinggi sampai detik terakhir dan menunjukkan sikap sportif selama pertandingan," katanya.

Apresiasi untuk Sikap Rendah Hati Pemain Juara

Selain mengapresiasi kualitas pertandingan, Eko juga menyoroti sikap salah satu pemain SMK Semen Gresik, Davin, yang tampil impresif di partai final.

Menurutnya, pernyataan Davin setelah pertandingan mencerminkan karakter atlet yang patut menjadi teladan bagi pelajar lainnya.

"Saya melihat pemain terbaik tadi mengatakan bahwa kemenangan ini bukan akhir, melainkan awal untuk mempersiapkan diri menjadi lebih baik lagi. Sikap seperti itu yang harus dimiliki seorang atlet," ujarnya.

Eko menilai karakter rendah hati, kemauan belajar dan semangat terus berkembang merupakan nilai penting yang harus dibangun melalui kegiatan olahraga di lingkungan sekolah.

TPAAF Jadi Panggung Talenta Pelajar Gresik

TPAAF 2026 diikuti 16 tim SMA dan SMK dari Kabupaten Gresik. Kompetisi ini memberikan kesempatan kepada pemain terbaik untuk melaju ke tingkat nasional, bahkan berpeluang mengikuti program pembinaan hingga ke Eropa.

Menurut Eko, kesempatan tersebut menjadi motivasi bagi pelajar untuk terus meningkatkan kemampuan, sekaligus mengharumkan nama daerah melalui prestasi olahraga.

Manfaat TPAAF bagi Pelajar

  • Menumbuhkan sportivitas dan disiplin.
  • Membentuk mental juara.
  • Mengembangkan kerja sama tim.
  • Menjadi ajang pencarian bakat atlet muda.
  • Membuka peluang tampil di tingkat nasional hingga internasional.

Berharap TPAAF Digelar Berkelanjutan

Eko berharap TPAAF dapat menjadi agenda rutin yang terus dikembangkan di Kabupaten Gresik.

Ia juga mendorong agar sosialisasi kepada sekolah dilakukan lebih awal, sehingga semakin banyak peserta yang dapat mempersiapkan diri.

Menurutnya, sinergi antara dunia pendidikan, media, dan sektor industri seperti PT Freeport Indonesia menjadi langkah positif dalam mendukung pengembangan potensi generasi muda.

"Saya berharap TPAAF terus dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Sosialisasi bisa dilakukan lebih awal, agar semakin banyak sekolah yang berpartisipasi dan pembinaannya semakin maksimal," tutupnya.

Kesimpulan: Bagi Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik, TPAAF 2026 bukan hanya kompetisi futsal antarpelajar, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter, sportivitas dan prestasi yang diharapkan mampu melahirkan generasi muda bermental juara dan siap bersaing hingga tingkat internasional.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.