Mata Berkaca-kaca Teman Jay Idzes, Piala Dunianya Berakhir Cepat Gegara Tekel Brutal Qatar
Arif Tio Buqi Abdulah June 19, 2026 10:30 AM

TRIBUNNEWS.COM - Kemenangan Kanada atas Qatar berakhir buruk bagi rekan Jay Idzes di Sassuolo, Ismael Kone. Dengan mata berkaca-baca, Kone melambaikan tangan kepada pendukung timnas Kanada.

Berlangsung di BC Place Stadium, Vancouver, Kanada menggilas Qatar 6-0, Jumat (19/6) pagi WIB.

Enam gol kemenangan Les Rouges diciptakan Cyle Larin (16'), hattrick Jonathan David (29', 45+3', 90+2'), Nathan Saliba (64'), dan own goal dari Mohammad Al Mannai (75').

Kemenangan atas Qatar bermakna ganda bagi Jonathan David dkk. Selain menjaga asa lolos ke 32 Besar, juga membuktikan bahwa mereka tidak bisa dipandang remeh pada Piala Dunia 2026.

"Bagi Kanada, Piala Dunia 2022 kemarin sebagai pengalaman mereka. tetapi yang sekarang, mereka sudah harus ngebuktin, apalagi mereka statusnya sebagai tuan rumah (Piala Dunia 2026-red)," nilai football enthusiast, Bayu Ajianto dalam podcast Tribunnews berjudul "SUPER TAKTIK: Prediksi Grup A-F Piala Dunia 2026 & Last Dance Ronaldo vs Messi" di Kantor Tribunnews Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

KANADA VS QATAR - Wanita asal Magelang mengenakan stiker Kanada (kanan) di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026).
KANADA VS QATAR - Wanita asal Magelang mengenakan stiker Kanada (kanan) di wajah sebagai bentuk dukungan dalam Piala Dunia 2026, di Kota Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/6/2026). (Tribunnews.com/Tribun-Video.com/Akmal Khoirul Habib)

"Generasi terbaik dalam sejarah sepak bola Kanada juga sudah disiapkan. Dengan grup yang enggak terlalu sulit, saya melihat peluang mereka (Kanada-red) lolos ke fase gugur sangat besar."

Sayangnya, di balik pesta gol Kanada ke gawang Qatar, ada harga mahal yang harus mereka bayar.

Momen tekel brutal menjadikan gelandang andalan Kanada, Ismael Kone menjadi korban.

Kone mengalami cedera parah diduga hingga patah tulang kering setelah mendapat tekel keras dari belakang yang dilakukan pemain Qatar, Assim Madibo, pada awal babak kedua.

Insiden itu membuat Madibo menerima kartu merah, sementara Kone harus ditandu keluar lapangan dan digantikan Saliba pada menit ke-57.

Dalam laporan FoxNews, ini bisa menjadi laga terakhir bagi pemain berusia 24 tahun tersebut.

Menukil dari sumber yang sama, ketika ditandu untuk meninggalkan lapangan pertandingan, Kone masih sempat melambaikan tangan kepada suporter tuan rumah dengan mata berkaca-kaca.

Melihat tingkat cedera dan tekel brutal yang dialami, Kone diprediksi kuat tidak bisa bermain hingga Piala Dunia 2026 rampung.

Baca juga: Dihajar Kanada 6-0, Qatar Perpanjang Catatan Kelam dan Masih Penasaran Menang di Piala Dunia

Sudah Meminta Maaf

Terkini, dalam penyampaian pelatih Kanada, Jesse Marsch, Assim Madibo sudah meminta maaf kepada seluruh skuad Kanada. 

Di sesi jumpa pers pasca-pertandingan, Marsch menyebut pemain Qatar itu mendatangi langsung ruang ganti timnas Kanada. Namun di sana dia tidak menjumpai Kone.

Sebagai gantinya, Assim Madibo menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya kepada pemain Kanada yang ada di ruang ganti tersebut.

"Pemain itu sudah meminta maaf kepada Kone (di lapangan-red). Dia juga masuk ke ruang ganti untuk kembali meminta maaf," ujar Marsch dalam wawancaranya di DAZN Football.

Selain itu, ada juga gol yang dipersembahkan untuk Kone.Momen yang menyita perhatian itu terjadi pada menit ke-64.

Nathan Saliba, yang baru masuk menggantikan Ismael Kone, mencetak gol indah lewat tendangan bebas dan merayakannya dengan mengangkat jersey milik Kone sebagai bentuk dukungan kepada rekan setimnya yang mengalami cedera parah tersebut.

Terlepas dari itu, Kanada kini duduk di puncak klasemen Grup B Piala Dunia 2026, menggeser Swiss yang juga memiliki jumlah poin sama, 4.

Setim dengan Jay Idzes

Seperti disinggung awal, Ismael Kone adalah pemain Sassuolo. Yang berarti, gelandang pemilik nama lengkap Ismael Kenneth Jordan Kone ini merupakan rekan setim bek Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Musim ini, Kone yang didatangkan dari Marseille Juli 2025 lalu, memainkan 36 pertandingan di berbagai ajang untuk Neroverdi, julukan Sassuolo.

Hasilnya, dia mencetak enam gol. Jumlah yang terbilang mengesankan bagi pemain yang beroperasi di lapangan tengah.

Dengan cedera yang dialami, kemungkinan ia akan butuh waktu yang lama, bahkan terlambat untuk mengawali musim 2026/2027 bersama Sassuolo.

(Tribunnews.com/Giri)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.