TRIBUNNEWS.COM - Tanggal 10 Muharram atau yang dikenal sebagai Hari Asyura merupakan salah satu hari istimewa dalam kalender Islam.
Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak berbagai amalan ibadah, seperti puasa sunnah Asyura, bersedekah, berdzikir, membaca Al-Qur'an, hingga memanjatkan doa kepada Allah SWT.
Salah satu amalan yang banyak diamalkan oleh umat Muslim pada hari Asyura adalah membaca Doa Asyura.
Doa ini diyakini mengandung permohonan perlindungan, keselamatan, serta harapan agar senantiasa mendapat rahmat dan pertolongan dari Allah SWT.
Tradisi membaca Doa Asyura umumnya dilakukan setelah salat Maghrib pada tanggal 10 Muharram.
Sebagian ulama menganjurkan agar doa tersebut dibaca sebanyak tujuh kali, sementara sebagian lainnya menyebutkan lebih utama jika dibaca hingga 70 kali.
Dikutip dari Baznas Kota Semarang, berikut bacaan Doa Asyura dalam tulisan latin dan terjemahan:
Latin:
Artinya:
"Cukuplah Allah yang menjadi penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh timbangan, setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan seberat Arsy. Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari Allah selain kepada-Nya. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil serta sebanyak kalimat-kalimat Allah yang sempurna. Kami memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Semoga Allah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan seluruh sahabat beliau."
Baca juga: Kapan 10 Muharram 1448 H? Ini Jadwal Lengkap Puasa Sunnahnya
Dalam berbagai literatur keislaman, Doa Asyura dikenal sebagai doa yang sarat dengan nilai tawakal, penghambaan, serta permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
Isi doa tersebut mengajarkan umat Islam untuk menggantungkan seluruh harapan hanya kepada Allah sebagai sebaik-baik penolong dan pelindung.
Selain itu, sejumlah ulama menyebutkan adanya keutamaan membaca Doa Asyura pada tanggal 10 Muharram.
Salah satu riwayat yang sering dikutip menyebutkan bahwa Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani pernah menjelaskan, siapa yang membaca Doa Asyura sebanyak 41 kali pada hari Asyura, maka hatinya tidak akan mati.
Meski demikian, yang terpenting dari membaca doa ini adalah menghadirkan keikhlasan, kekhusyukan, dan keyakinan kepada Allah SWT dalam setiap permohonan yang dipanjatkan.
Momentum Hari Asyura dapat menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak amal saleh dan meningkatkan kualitas ibadah.
Dengan mengisi hari tersebut melalui puasa, doa, dzikir, dan berbagai kebaikan lainnya, diharapkan umat Muslim dapat meraih keberkahan, rahmat, serta ampunan dari Allah SWT.
(Tribunnews.com/Latifah)