SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Piala Dunia 2026 telah resmi dimulai pada 12 Juni 2026 dan menghadirkan antusiasme yang luar biasa bagi para pecinta sepak bola di seluruh dunia. Turnamen edisi kali ini menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan melibatkan 48 tim nasional, meningkat dari 32 peserta pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Selain itu, penyelenggaraannya yang berlangsung di tiga negara sekaligus, yaitu Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat, menjadikan ajang ini semakin istimewa dengan total 104 pertandingan yang akan digelar hingga penentuan juara.
Pengamat Bola, HM Masyaheril mengatakan pertandingan-pertandingan pada pekan pertama telah memberikan hiburan yang sangat menarik sekaligus menunjukkan tingginya persaingan antar negara peserta sekaligus adanya kontroversi.
"Laga pembuka antara Meksiko dan Afrika Selatan yang diwarnai tiga kartu merah menjadi bukti bahwa tensi kompetisi sejak awal sudah sangat tinggi," ungkap Masyaheril, Jumat (19/6/2026).
Selain itu, hasil imbang yang diraih Maroko saat menghadapi Brasil serta tak berdayanya Juara Eropa 2024 sekaligus favorit juara Piala Dunia kali ini Spanyol di hadapan para pemain debutan Timnas Tanjung Verde juga menunjukkan bahwa tidak ada lagi lawan yang dapat dianggap remeh di turnamen sebesar Piala Dunia.
Hal yang paling mencolok dari pekan pertama adalah tingginya produktivitas gol. Kemenangan Amerika Serikat atas Paraguay 4-1, Jerman yang membungkam Curaçao 7-1, Swedia yang mengalahkan Tunisia 5-1, serta Norwegia dan Inggris yang sama-sama mencetak empat gol menunjukkan bahwa turnamen ini layak disebut sebagai "Pesta Gol".
"Bayangkan saja dari 24 pertandingan yang telah berlangsung, tercipta 75 gol dengan rata-rata 3,13 gol per pertandingan, sebuah angka yang cukup tinggi untuk kompetisi sekelas Piala Dunia," kata Eril.
Mantan Ketua Umum Sriwijaya Mania--kelompok suporter Sriwijaya FC--yang pertama ini melihat euforia Piala Dunia 2026 dan fenomena pesta gol di pekan perdana.
Namun, di tengah maraknya gol yang tercipta, terdapat pula beberapa hasil yang cukup mengecewakan. Spanyol, yang sering disebut sebagai salah satu kandidat juara, gagal mencetak gol saat menghadapi Tanjung Verde di Grup H. Hasil tersebut tentu menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas lini serang mereka.
Portugal juga belum mampu menunjukkan performa terbaik setelah hanya bermain imbang melawan Republik Demokratik Kongo yang terakhir berpartisipasi di piala dunia 52 tahun yang lalu (1974) saat masih bernama Zaire meskipun Portugal menurunkan skuad terbaiknya.
Dari sisi statistik grup, Grup F menjadi grup paling produktif dengan total 10 gol yang tercipta dari dua pertandingan awal yaitu saat Swedia versus Tunisia 5-1 dan hasil imbang 2-2 saat Belanda bertemu Jepang.
Sebaliknya, Grup H menjadi grup dengan kontribusi gol paling sedikit dengan hanya 2 gol yang tercipta saat Arab Saudi menahan Imbang Uruguay 1-1. Sedangkan Spanyol versus Tanjung Verde satu-satunya pertandingan yangg tidak menghasilkan gol.
Perbedaan ini menunjukkan bahwa karakter permainan setiap grup sangat beragam, mulai dari yang mengedepankan serangan hingga yang lebih mengutamakan pertahanan berlapis.
Persaingan individu juga mulai menarik perhatian. Lionel Messi tampil gemilang dengan mencetak hattrick dan memimpin daftar pencetak gol sementara. Sementara itu, beberapa pemain lain berhasil mencatatkan brace (dua gol) pada laga pertama mereka.
Mereka adalah:
E Halland (Norwegia)
E Just (Australia)
F Balogun (AS)
H Kane (Inggris)
K Harvertz (Jerman)
K Mbappe (Prancis)
Y Ayari (Swedia)
Di sektor assist, ada 5 pemain dari 4 yang memimpin 2 Assist yaitu
A Isak (Swedia)
C Wood (Selandia Baru)
D Undav & J Kimmich (Jerman)
R Gravenberch (Belanda)
Baca juga: Pererat Solidaritas Jurnalis, IJTI Sumsel Gelar Turnamen Mini Soccer
Secara keseluruhan, pekan pertama Piala Dunia 2026 memberikan kesan yang sangat positif. Banyaknya gol, munculnya kejutan dari tim nonunggulan, serta ketatnya persaingan menunjukkan bahwa turnamen ini berpotensi menjadi salah satu edisi Piala Dunia paling menarik dalam sejarah.
Jika tren ini terus berlanjut, para penggemar sepak bola di seluruh dunia akan disuguhkan tontonan yang semakin seru hingga akhir kompetisi.