BANGKAPOS.COM,BANGKA- Ribuan telur secara bersamaan berhasil berdiri tegak, dalam perayaan tradisi Peh Cun Festival Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Jumat (19/6/2026).
Ribuan telur dengan ratusan peserta saling berlomba-lomba, dalam menyusun telur dengan berbagai model.
Mulai dari model lentera hingga pohon kelapa, satu per satu telur berdiri tegak menyerupai model tersebut.
Panas terik matahari pun tak menyurutkan semangat para peserta, termasuk Wali Kota Pangkalpinang Prof Saparudin yang juga hadir dalam kegiatan di Pantai Pasir Padi.
"Festival Pasir Padi ini bertepatan dengan acara budaya masyarakat Tionghoa di Kota Pangkalpinang, yaitu Peh Cun. Peh Cun ini sebenarnya ada dua kegiatan yakni masyarakat Tionghoa biasanya akan melakukan upacara untuk melempar atau membuang kue bakcang ke laut. Kemudian pada hari ini juga, di tengah hari di Pantai Pasir Padi ini kita bisa menegakkan telur," ujar Saparudin.
Saparudin pun usai membuka kegiatan, juga turut serta mendirikan telur bersama dengan Kapolresta Pangkalpinang AKBP Indra Wijatmiko.
"Biasanya itu tidak bisa kita tegakkan atau sulit, tapi di hari ini hari Peh Cun ini, di Pantai Pasir Padi ini telur bisa ditegakkan," ucapnya.
Melalui tradisi Peh Cun Festival Pasir Padi Kota Pangkalpinang, Saparudin pun berharap dapat terus melestarikan budaya serta meningkatkan wisatawan datang ke Kota Pangkalpinang.
"Momentum inilah yang oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang dijadikan sebuah festival budaya, untuk tentunya menarik para wisatawan. Baik wisatawan yang ada di Bangka Belitung, maupun wisatawan dari luar Bangka Belitung," ungkapnya.(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).