SURYA.co.id, MALANG – Suasana kantor Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, pada Jumat (19/6/2026) pagi tampak berbeda dari biasanya.
Para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) kompak mengenakan jersey sepak bola sebagai tindak lanjut Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang yang merujuk pada SE Kemendagri untuk menyemarakkan Piala Dunia 2026.
Instruksi ini berlaku setiap hari Jumat selama turnamen berlangsung.
Dari pantauan SURYA.co.id, terlihat pegawai mengenakan kostum dari berbagai negara: Argentina, Inggris, Jepang, Prancis, hingga Timnas Indonesia.
Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Malang, Yuyun Nanik Ekowati, tampil sporty dengan jersey Argentina saat memimpin rapat.
"Ya, kita semuanya, terutama ASN dan P3K yang ada di Bagian Pemerintahan Kota Malang melaksanakan instruksi atau surat edaran Bapak Wali Kota untuk memakai seragam bola atau Piala Dunia 2026 setiap hari Jumat," ujarnya.
Baca juga: Prediksi Skor Portugal Vs Kongo Laga Grup K Piala Dunia 2026 Malam Ini, Berpotensi Hujan Gol
Yuyun mengaku mengidolai Argentina dan Korea Selatan, namun kali ini memilih kostum Argentina.
"Karena saya mengidolai Argentina, pemain yang saya suka adalah Lionel Messi," ungkapnya penuh semangat. Ia berharap Messi dan tim La Albiceleste bisa kembali mengangkat trofi bergengsi.
Di ruang Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim), suasana tak kalah meriah.
Kasubag Protokol, Mirza Ronald Adi Saputra, mengenakan jersey Inggris dan menyebut Harry Kane sebagai pemain favoritnya.
"Dia adalah striker yang luar biasa ganas di depan gawang, punya kemampuan di udara maupun dengan kakinya. Saya pikir peluang Inggris untuk jadi juara di Piala Dunia tahun 2026 ini sangat besar sekali," katanya optimistis.
Meski mengakui Argentina sebagai lawan berat, Mirza tetap yakin penuh.
"1000 persen Inggris bakal jadi juara. Saya yakin, sesuai dengan keyakinan di hati saya," tegasnya sambil tertawa.
Kebijakan mengenakan jersey ini sukses mencairkan suasana ruang kerja di Pemkot Malang.
Selain menambah semangat, aturan unik ini juga menjadi bukti euforia masyarakat Malang dalam menyambut pesta sepak bola terbesar dunia. (Purwanto)