SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemadaman aliran listrik secara bergiliran terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur.
Seolah terjadi serentak, pemadaman listrik yang terjadi di tiap kabupaten-kota di Jawa Timur ini mulai dikeluhkan masyarakat.
Para pelaku usaha yang mengandalkan tenaga listrik dari PLN untuk operasional, merasakan dampak negatif dari pemadaman listrik bergilir belakangan ini.
SURYA.CO.ID mencatat, keluhan pemadaman listrik ini setidaknya dijumpai di Kota Surabaya, Gresik, Kota Batu, Bangkalan, Jember, Bondowoso dan Madiun.
PLN setempat menyebut pemadaman listrik diberlakukan sebagai langkah manajemen beban untuk mengantisipasi adanya penurunan suplai pasokan listrik di Jawa Timur .
Di Surabaya, keluhan listrik mati disampaikan terjadi di beberapa titik, seperti di Joyoboyo - Gunungsari, kawasan Kutai - Darmo - Jagir - RSAL dan sekitarnya. Juga kawasan Wonosari Wetan pada Kamis (18/6/2026).
"Tidak hanya rumah, lampu traffic light juga banyak yang padam. Sehingga sedikit rame lalu lintasnya," lapor Irma Har
Baca juga: Warga Jombang Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Tanpa Sosialisasi dari PLN
Pemadaman aliran listrik secara bergiliran terjadi di Kabupaten Jember selama dua pekan terakhir.
Dari pengamatan SURYA.CO.ID, pemadaman listrik itu terjadi sejak awal pekan kedua Bulan Juni hingga Jumat (19/6/2026), pemadaman masih berlangsung di sejumlah desa.
Guntur, pelaku usaha tusuk sate dari Desa Curahlele Kecamatan Balung, mengaku terganggu karena mesin produksi dan pengemasan ikut mati.
"Pemadaman sejak jam 9 pagi, dan ini sudah kedua kalinya dalam Minggu ini," ujarnya.
Pemadaman juga terjadi di Stadion Jember Sport Garden (JSG) Kecamatan Ajung saat berlangsung laga Liga 4 Nasional Persid Jember menjamu Persak Kebumen.
Panitia terpaksa memakai genset untuk menyalakan lampu stadion.
Di sekitar JSG hingga Jl M Yamin, lampu padam saat Salat Maghrib membuat PKL makanan harus memakai lilin dan lampu darurat.
Sigit, warga Desa Karangharjo Kecamatan Silo, mengaku listrik di rumahnya padam sejak pukul 09.00 WIB dan baru nyala sekitar pukul 11.30 WIB.
"Rabu padam, Kamis kemarin selamat nyala, hari ini padam lagi. Di Desa Sempolan juga padam sejak pagi," ujarnya.
Baca juga: Listrik Padam di Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, PLN Akui Ada Gangguan Pembangkit
Pemadaman listrik terjadi di Perumahan Griya Utama II, Desa Martajasah mulai selepas Maghrib hingga sekitar pukul 22.00 WIB, Kamis (18/6/2026).
Kondisi serupa menimpa masyarat pelanggan PLN Desa/Kecamatan Arosbaya meski hanya selama satu jam, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.
Padamnya pasokan listrik secara berulang tanpa woro-woro mengakibatkan kerugian secara ekonomi bagi para pelaku usaha.
Bahkan satu mesin kompresor penggerak peralatan-peralatan hidrolis di pabrik pengemasan air mineral Bariklan, Desa Parseh, Kecamatan Socah mengalami kerusakan pada dinamo, Jumat (12/6/2026) malam.
Beragam reaksi publik mulai bermunculan atas ketidaknyaman karena terganggunya pasokan aliran listrik ke rumah-rumah masyarakat pelanggan maupun para pelaku usaha.
"Keterbukaan informasi diharapkan masyarakat pelanggan, ada apa dengan PLN?. Pemadaman listrk secara medadak sangat merugikan masyarakat. Keluhan masyarakat seharusny disampaikan PLN ULP Bangkalan ke PLN UP3 Pamekasan," ujar Mushlis Asuryani, warga Kecamatan Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan
Manajer PLN ULP Bangkalan, Mohammad Nasir mengawali pernyataannya dengan permohonan maaf atas ketidaknyaman berkaitan padamnya pasokan listrik secara mendadak ke rumah-rumah pelanggan dalam beberapa hari terakhir.
"Kami pastikan bukan pemadaman bergilir, namun penerapan manajemen beban terkait kendala operasional di pembangkit karena mengalami penurunan. Sehingga dari sisi pembebanan dikurangi biar pasokan listrik lebih stabil, kondisi ini di luar kendali kami" ungkap Nasir ketika dihubungi Tribun Madura.
Disinggung berkaitan tidak ada informasi pemadaman sebelumnya, Nasir menjelaskan manajemen beban di luar kewenangan PLN ULP Bangkalan yang sebatas layanan operasional distribusi.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur (UID Jatim) memberikan informasi jika saat ini kondisi operasi pembangkit pasokan listrik sedang tidak berjalan normal.
"Untuk menjaga stabilitas dan keandalan sistem kelistrikan, PLN melakukan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak serta terus mengupayakan percepatan pemulihan kondisi operasi pembangkit agar pasokan listrik dapat kembali normal," kata Dana Puspita Sari, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Jatim, Kamis (18/6/2026).
Ia menyatakan pihaknya saat ini tengah mengerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan menyusul adanya kendala teknis operasional pada pembangkit yang menyebabkan penurunan kapasitas suplai listrik.
Dia juga menegaskan bila PLN terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan proses penanganan berjalan optimal serta keandalan pasokan listrik tetap terjaga.
"Perkembangan proses penanganan dan pemulihan akan terus kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan," tegasnya.
(Sri Wahyunik, Ahmad Faishol, Sri Handi Lestari)