Ketersediaan bintang Amerika Serikat, Christian Pulisic, menjadi salah satu topik paling hangat menjelang laga Grup D Piala Dunia FIFA 2026 antara Amerika Serikat dan Australia yang akan berlangsung di Lumen Field, Seattle. Saat ini, Pulisic masih diragukan tampil karena sedang dalam proses pemulihan dari cedera betis kiri yang dialaminya saat kemenangan 4-1 Amerika Serikat atas Paraguay pada laga pembuka turnamen.
Apa yang terjadi pada Pulisic?
Pemain sayap AC Milan tersebut mengalami cedera setelah menerima tekel keras di babak pertama melawan Paraguay. Meskipun ia menyelesaikan 45 menit pertama, betis kirinya terasa kaku saat jeda babak pertama, sehingga pelatih kepala Mauricio Pochettino terpaksa melakukan pergantian pemain sebelum babak kedua dimulai.
Sejak saat itu, Pulisic berlatih terpisah dari skuad utama selama empat hari berturut-turut. Dalam sesi latihan hari Kamis, ia terlihat mengenakan pelindung kompresi di betis kirinya dan hanya mengikuti latihan ringan sebelum melanjutkan program pemulihan di gym.
Apa kata Pochettino?
Menjelang pertandingan, pelatih tim nasional Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, memberikan kabar yang cukup optimistis mengenai kondisi kaptennya. “Dia terus menunjukkan perkembangan dan jauh lebih baik dibandingkan hari Jumat. Jika dia tidak bisa bermain besok, dia akan siap untuk pertandingan berikutnya,” ujar Pochettino. Sang pelatih menambahkan bahwa tim medis akan melakukan evaluasi akhir mendekati waktu kick-off untuk menentukan apakah Pulisic cukup fit untuk bermain.
Jika Pulisic belum pulih tepat waktu, Amerika Serikat kemungkinan akan mengandalkan Gio Reyna atau Sebastian Berhalter untuk mengisi posisi sayap kiri yang kosong. Tim Amerika Serikat tentu berharap pemain andalannya dapat tampil dalam laga penting ini, yang bisa menjadi penentu posisi puncak klasemen. Baik Amerika Serikat maupun Australia sama-sama meraih kemenangan pada laga pembuka, dan kemenangan di Seattle akan menempatkan pemenang dalam posisi kuat untuk lolos ke babak 32 besar.
Gambaran Lebih Besar
Meski tanpa kehadiran Pulisic, Amerika Serikat masih memiliki kekuatan menyerang yang mumpuni. Folarin Balogun dalam performa gemilang setelah mencetak dua gol ke gawang Paraguay, sementara Tim Ream akan memimpin lini pertahanan untuk menghadapi ancaman dari pemain sayap muda berbakat Australia, Nestory Irankunda.