TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Penyanyi sekaligus komika asal Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Raim Laode, menyabet penghargaan Penyanyi Paling Ngetop.
Suami dari Komang Ade Widiandari ini juga meraih penghargaan Penyanyi Paling Socmed dalam malam puncak SCTV Music Awards 2026, di Studio 6 EMTEK City, Jakarta Barat, Kamis, 18 Juni 2026.
Raim dikutip TribunnewsSultra.com dari akun Instagram pribadinya @raimlaode, Jumat (19/06/2026), pun menyampaikan ungkapan terima kasih dan apresiasinya atas penghargaan tersebut.
“Selamat untuk kita semua! Dua penghargaan berhasil dibawa pulang malam tadi, Penyanyi Paling Ngetop dan Penyanyi Paling Socmed di SCTV Music Awards 2026,” tulis keterangan video unggahannya.
“Terima kasih untuk setiap doa, dukungan, dan vote yang kalian berikan. Penghargaan ini bukan hanya milik saya, tapi juga milik kalian yang selalu ada dalam setiap perjalanan,” lanjutnya.
Raim Laode memiliki nama asli La Ode Raimudin, lahir pada 28 April 1994 atau saat ini berusia 32 tahun.
Dia lahir di Desa Liya Togo, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra.
Baca juga: Raim Laode Asal Sultra Masuk Nominasi Penyanyi Pria Paling Ngetop, Saingan Hindia hingga Pamungkas
Desa wisata budaya dan sejarah ini berlokasi di pesisir Selatan Pulau Wangi-Wangi atau Pulau Wanci.
Pulau utama ini menjadi salah satu nama yang membentuk akronim nama Wakatobi.
Nama kabupaten ini merupakan singkatan dari empat pulau utama di wilayah kepulauan ini.
Masing-masing Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko (Wakatobi).
Desa Liya Togo berjarak sekitar 18,9 kilometer (km) atau 15 menit berkendara ke Alun-Alun Merdeka, pusat Kecamatan Wangi-Wangi.
Wilayah kecamatan yang juga dikenal dengan nama Wanci ini merupakan pusat pemerintahan dan aktivitas utama kabupaten.
Daerah yang dikenal dengan Taman Nasional Wakatobi, salah satu surga bawah laut terbaik dunia, ini bisa diakses dari Kota Kendari.
Dari ibu kota Provinsi Sultra ini bisa melalui jalur laut menggunakan kapal dengan waktu tempuh berkisar 7-8 jam.
Menghabiskan masa kecil hingga remajanya di Wakatobi, Raim Laode menyelesaikan pendidikan perguruan tingginya di Kota Kendari.
Dia kuliah Program Studi Pendidikan Sejarah di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Halu Oleo (UHO).
Raim menjadi sarjana bergelar SPd pada tahun 2019 lalu.
Di ibu kota Provinsi Sultra inilah, bakatnya di dunia seni khususnya komedi tunggal (stand up comedy) kian terasah.
Semasa kuliah, dia bergabung dengan komunitas Stand Up Indo Kendari pada tahun 2014.
Dari sinilah, dia mulai mengasah kemampuan, hingga tampil pada berbagai ajang stand up lokal di daerah ini.
Raim pun pernah mengulasnya dalam tulisan berjudul ‘KENDARI DAN KAMPUNGKU’ yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya beberapa waktu lalu.
“Saya lahir di wakatobi tapi sangat bangga saya kalau ditanya saat di tanah jakarta raim orang mana sangat rajin saya jawab ‘saya orang kendari’ bukan jawaban yang tidak berdasar sampai sekarang KTP dan NPWP saya adalah kendari,” tulisnya.
Baca juga: Adik Raim Laode Ungkap Pengalaman Debut Jadi Model Video Klip Menari-nari, Syuting di Wakatobi
“Menurut saya ada dua jenis rumah yang bisa kamu deklarasikan di dunia, satu rumah yang kamu diberikan oleh Allah, namanya wakatobi, dan satu adalah rumah yang kamu pilih dalam masa belajarmu namanya “kendari”,” lanjutnya.
Dia mengungkap, Wakatobi merupakan tanah kelahirannya, sementara Kota Kendari, tempatnya bertumbuh.
"Bisa tampil lagi dalam rangkaian tour stand up comedy komang uncut ini di Kendari adalah kehormatan bisa bawa cerita ini dari tempat asal dia berasal, saya lahir di wakatobi tapi harus diingat saya tumbuh di kendari, hampir sebagian besar usiaku tumbuh di kota yang indah ini. sampai menikah pun di tanah ini,” tulisnya.
Tahun 2016, menjadi awal titik balik Raim Laode sebagai komika.
Dia mengikuti ajang kompetisi Stand Up Comedy Academy musim kedua (SUCA 2) yang digelar salah satu stasiun televisi nasional.
Meski tereliminasi di babak 4 besar, nama Raim Laode mulai dikenal sebagai komika tingkat nasional dan berkecimpung di dunia hiburan.
Diapun kerap tampil pada berbagai program televisi, menghibur dari acara ke acara, panggung ke panggung di berbagai kota.
Namanya pun dikenal sebagai sosok komika ternama, sekaligus konten kreator.
Tak hanya komika, Raim Laode melebarkan sayap ke dunia akting hingga dunia musik.
Terdapat beberapa film yang sudah dibintanginya, di antaranya Cek Toko Sebelah (2016).
Ku Kira Kau Rumah (2022) hingga dan Ranah 3 Warna (2022).
Sementara, sinetron yang pernah dibintanginya di antaranya Nongkrong di Warung Kopi (2016).
Di Sebelah Ada Surga sebagai Raim (2018), Kejebak Kawin sebagai Yunus (2021), dan lainnya.
Raim sekaligus mengasah kemampuan sebagai musisi.
Kerap meng-cover lagu yang dibagikan di akun media sosialnya seperti Instagram, TikTok, dan YouTube.
Akun Instagramnya @raimlaode saat ini sudah memiliki 2 juta pengikut, akun TikToknya @raimlaode94 dengan 3,2 juta pengikut.
Sementara, akun YouTube miliknya sudah memiliki 1,09 juta subscriber.
Diapun mengukuhkan dirinya sebagai musisi sekaligus pencipta lagu dengan merilis single-nya yang menjadi hits dan viral.
Singel perdananya berjudul Cemburu diluncurkan pertama kali dalam bentuk audio pada 6 Oktober 2018.
Disusul lagu Suasana Rumah yang diluncurkan dalam bentuk video musik pada 12 April 2019.
Berikut lagu Komang yang dirilis oleh Raim Laode pada tahun 2022.
Lagu ini sukses besar, memecahkan rekor sebagai lagu paling banyak didengarkan (stream) selama 24 jam di Spotify Indonesia.
Bahkan, melampaui angka 200 juta streaming di platform digital, menjadikannya salah satu hits terbesar di dunia musik Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Baca juga: Raim Laode Rilis Lagu Menari-nari, Tentang Cinta yang Tak Bisa Digapai dengan Orang Lama
Lagu viral tersebut dipersembahkan oleh Raim untuk sang istri, Komang Ade Widiandari, sosok yang menjadi inspirasi lagu ini.
Raim dan Komang sebelumnya menikah di Kota Kendari, Provinsi Sultra, pada Minggu, 23 Oktober 2022 lalu.
Pasangan ini sudah dikaruniai seorang anak.
Lagu Komang pun mengantarnya meraih penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) pada tahun 2023.
Dia memenangkan 2 kategori sekaligus yakni sebagai Artis Solo Pria Pop Terbaik sekaligus Pencipta Lagu Pop Terbaik.
Karya-karyanya di dunia musik pun terus mengalir.
Pada tahun 2023, Raim juga merilis singel duet populer bersama penyanyi Aruma, judulnya Ekspektasi.
Disusul, lagu ciptaannya berjudul Lesung Pipi yang meraih penghargaan Top 5 Local Song of 2025 di ajang Spotify.
Dua tahun selepas kepopuleran lagu Komang, kisah cinta Raim dan Komang dalam lagunya kemudian diangkat ke layar lebar.
Film berjudul Komang tayang perdana di bioskop pada 2025.
“Film ini bercerita tentang Komang, istri saya. Tepatnya, perjalanan cintaku dengan Komang,” kata Raim ditemui TribunnewsSultra.com, di Kendari, Minggu, 2 Februari 2025.
Film inipun sukses mencatatkan capaian dengan menembus angka 3 juta lebih penonton selama masa penayangannya di bioskop.
Karya-karya Raim pun terus menghiasi dunia musik Tanah Air dan menjadi hits.
Salah satu single terbaru yang dirilisnya yakni ‘Iqro’ pada 6 Februari 2026.
Lagu ini langsung masuk jajaran video musik yang trending di YouTube.
Berhasil menembus tangga album dunia dan menempati peringkat #74 Global hingga peringkat pertama Top Album Indonesia Spotify.
Ungkapan syukur atas capaian lagu terbarunya itupun diunggahnya melalui akun Instagramnya, beberapa waktu lalu.
“Tidak ada doa yang tidak terkabulkan, iqro adalah akumulasi dari pelajaran hidup berapa tahun terakhir, Alhamdulillah, terimakasih banyak teman-teman sudah menjadi bagian yang penting dari perjalanan ini, setia dengarkan karyaku...,” tulisnya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Sri Rahayu, Tribunnews.com, Katarina Retri Yudita)