Zulkifli Hasan Tunjuk eks Sekda Banyuwangi Guntur Priambodo sebagai Tenaga Ahli Ketahanan Pangan
Samsul Arifin June 19, 2026 09:14 PM

 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Masa purnatugas tidak menghentikan pengabdian Guntur Priambodo kepada negara.

Setelah menyelesaikan tugasnya sebagai aparatur sipil negara (ASN), mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi itu kini mendapat amanah baru di tingkat nasional sebagai tenaga ahli di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Penunjukan tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah terhadap pengalaman panjang Guntur dalam bidang pemerintahan, infrastruktur, dan pembangunan daerah selama bertugas di Banyuwangi.

Pengalaman tersebut dinilai relevan untuk mendukung berbagai agenda strategis pemerintah di sektor pangan.

Di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, pemerintah membutuhkan berbagai masukan dan perspektif dari para profesional yang memiliki rekam jejak kuat dalam tata kelola pemerintahan maupun pembangunan infrastruktur pendukung pertanian.

Melalui peran barunya, Guntur diharapkan dapat berkontribusi dalam penyusunan kebijakan yang berkaitan dengan ketahanan pangan, penguatan infrastruktur pertanian, pengelolaan lingkungan, hingga keberlanjutan sistem pangan nasional.

Bagi Guntur, amanah tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan pengabdian kepada bangsa setelah puluhan tahun berkecimpung di birokrasi daerah.

Baca juga: Sekolah Rakyat Banyuwangi Hampir Rampung, Bupati Ipuk Usulkan Ekstrakurikuler BMX

Diangkat Menjadi Tenaga Ahli Menko Pangan

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengangkat Guntur Priambodo sebagai tenaga ahli di lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Penugasan tersebut dilakukan tidak lama setelah Guntur memasuki masa pensiun sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Pengangkatan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Nomor 57/M.PANGAN/KEP/06/2026 tentang Perubahan Kelima atas Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pangan Nomor 01/M.PANGAN/KEP/01/2025 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan.

Dalam keputusan tersebut, Guntur dipercaya menduduki posisi sebagai Tenaga Ahli Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pendukung Pertanian, dan Lingkungan.

Setingkat Staf Ahli Menteri

Jabatan Tenaga Ahli Menteri merupakan posisi nonstruktural yang memiliki kedudukan setara dengan Staf Ahli Menteri eselon I b.

Dalam kapasitas tersebut, Guntur bertugas memberikan masukan strategis dalam penyusunan maupun pelaksanaan kebijakan di sektor pangan.

Ruang lingkup tugasnya mencakup ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian, pengelolaan sampah, hingga aspek keberlanjutan pangan nasional.

“Bersyukur masih diberi kesempatan mendarmabaktikan tenaga dan pikiran untuk bangsa,” ujar Guntur, Jumat (19/6/2026).

Tantangan Ketahanan Pangan Semakin Kompleks

Menurut Guntur, sektor pangan saat ini menghadapi tantangan yang semakin beragam dan membutuhkan pendekatan yang komprehensif.

Pemerintah, kata dia, tengah mendorong penguatan sistem pangan berkelanjutan melalui berbagai kebijakan strategis.

Mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, pengelolaan sumber daya air, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga penguatan aspek lingkungan.

Dalam konteks tersebut, tenaga ahli diharapkan mampu memberikan masukan yang dapat mendukung efektivitas kebijakan pemerintah.

Pengalaman Banyuwangi Jadi Modal Penting

Guntur berharap pengalaman yang diperolehnya selama bertugas di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dapat memberikan manfaat dalam menjalankan amanah baru tersebut.

Menurutnya, pengalaman sebagai birokrat daerah menjadi modal penting untuk memahami kebutuhan masyarakat sekaligus tantangan pembangunan di lapangan.

Ia meyakini pengalaman tersebut dapat mendukung proses penyusunan kebijakan yang lebih aplikatif dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Berpengalaman di Bidang Infrastruktur dan Pemerintahan

Selama berkarier di Banyuwangi, Guntur dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang infrastruktur dan tata kelola pemerintahan.

Sebelum menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi, ia pernah memimpin Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi dalam waktu yang cukup lama.

Pengalaman tersebut membuatnya banyak terlibat dalam berbagai program pembangunan infrastruktur, pengelolaan sumber daya air, serta perencanaan pembangunan daerah.

Kini, pengalaman itu akan dibawa ke level yang lebih luas untuk mendukung agenda pembangunan nasional, khususnya di sektor pangan dan infrastruktur pendukung pertanian.

Profil Singkat

Nama Lengkap: Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M.

Karier ASN: Pernah menjabat Kepala Dinas PU Pengairan, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, Asisten Administrasi Umum, hingga Sekda Banyuwangi.

Prestasi: Tokoh Inspiratif Banyuwangi kategori Loyalitas Pengabdian Tanpa Batas (2023).

Pendidikan: Doktor Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.