TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S Junus, menyambut kehadiran Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Wabup Tonny bahkan menemani orang nomor dua di Indonesia itu untuk melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Nurul Falah, Kecamatan Limboto, pada Jumat (19/6/2026).
Agenda tersebut mengawali rangkaian kunjungan kerja Wapres RI di Gorontalo jelang pembukaan PENAS Petani Nelayan XVII Tahun 2026.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Gorontalo, Wakil Bupati Tonny Junus langsung menyampaikan apresiasi tinggi atas kesediaan Wapres Gibran beribadah bersama warga.
“Kami menyampaikan selamat datang di Bumi Hulondhalo. Kehadiran Bapak Wakil Presiden di tengah masyarakat Gorontalo menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi kami,” ujar Tonny.
Kedatangan Gibran disambut antusias oleh ratusan warga yang telah memadati area Masjid Nurul Falah sejak sebelum waktu shalat dimulai.
Selesai menunaikan ibadah, Wapres tidak langsung meninggalkan lokasi, melainkan menyempatkan diri untuk menyapa dan berdialog singkat langsung dengan para jamaah.
Dalam kesempatan itu, Gibran juga membagikan bantuan sosial berupa paket makanan siap saji serta buku bacaan untuk anak-anak di sekitar area masjid.
Baca juga: 5 Jalan Utama di Gorontalo Wajib Diketahui Peserta PENAS XVII, Catat Rute dan Jam Sibuknya!
Kunjungan ini dinilai menegaskan komitmen dan perhatian penuh pemerintah pusat terhadap pelaksanaan PENAS Petani Nelayan XVII, yang menempatkan Kabupaten Gorontalo sebagai pusat pertemuan petani dan nelayan nasional.
Sesuai jadwal resmi, Wapres Gibran Rakabuming Raka akan membuka perhelatan PENAS XVII pada Sabtu (20/6/2026) di Gelanggang Olahraga (GOR) David-Tonny, Kelurahan Hepuhulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Selain menghadiri pembukaan, Gibran juga telah meninjau sejumlah lokasi strategis di Gorontalo, termasuk proyek Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango.
Persiapan kunjungan kerja Wapres dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, dan panitia penyelenggara di Hotel Grand Q, Kota Gorontalo, Kamis (18/6/2026).
Kasi Ops Korem 133/Nani Wartabone, Letkol Inf Mirza, mengatakan kunjungan Wapres ke Gorontalo akan berlangsung selama dua hari, yakni 19 hingga 20 Juni 2026.
"Berdasarkan hasil rapat koordinasi, agenda utama Wapres memang terfokus pada pembukaan PENAS XVII di kawasan GOR David-Tonny," kata Mirza.
Meski demikian, aparat belum mempublikasikan secara rinci jadwal maupun pola pergerakan rombongan VVIP dengan alasan keamanan.
"Belum semua perencanaan dapat kami sampaikan karena masih ada penyesuaian dan perkembangan yang akan diinformasikan kemudian," ujarnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada acara puncak sekaligus penutupan PENAS XVII pada 24 Juni 2026.
Kepastian rencana kedatangan Presiden disampaikan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan kesiapan daerah menjelang pelaksanaan PENAS.
Menurut Gusnar, panitia daerah terus melakukan berbagai persiapan, mulai dari penтация kedatangan tamu, sistem penjemputan, hingga kesiapan homestay untuk tamu VVIP.
"Alhamdulillah, kami sudah memiliki pengalaman sebelumnya saat peresmian Kampung Nelayan Merah Putih. Itu menjadi modal bagi kami," ujar Gusnar.
Ia menjelaskan, lokasi gelar teknologi telah siap dan saat ini memasuki tahap pematangan akhir. Selain itu, venue kegiatan juga terus dikebut penyelesaiannya.
Pemerintah Provinsi Gorontalo turut memastikan kesiapan infrastruktur pendukung seperti jaringan listrik, pasokan air bersih, internet, hingga media center untuk menunjang pelaksanaan kegiatan berskala nasional tersebut.
Gusnar menambahkan, koordinasi dengan panitia pusat juga terus dilakukan, termasuk terkait undangan resmi bagi gubernur, bupati, dan wali kota dari berbagai daerah di Indonesia yang akan menghadiri PENAS.
Dari sisi protokoler, Pemprov Gorontalo juga menyiapkan penyambutan adat bagi pejabat negara yang pertama kali berkunjung ke Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian penerimaan resmi.
PENAS Petani Nelayan XVII akan berlangsung selama enam hari, mulai 20 hingga 25 Juni 2026.
Kegiatan nasional ini dihadiri ribuan peserta dari seluruh Indonesia dan menjadi ajang pertukaran teknologi, inovasi, serta penguatan jejaring di sektor pertanian dan perikanan. (*/Pemkab)