Piala Dunia FIFA: Lamine Yamal Diragukan Tampil di Laga Kedua Spanyol Melawan Arab Saudi
Aurora Nightingale June 20, 2026 05:58 AM

Bintang muda Spanyol, Lamine Yamal, tampaknya kecil kemungkinan akan masuk dalam susunan pemain inti La Roja untuk pertandingan krusial Grup H Piala Dunia melawan Arab Saudi pada hari Minggu ini. Pemain berusia 18 tahun milik Barcelona itu datang ke turnamen bergengsi ini dengan cedera hamstring kiri yang terus mengganggu, dan kini tampaknya akan diistirahatkan karena Spanyol lebih memprioritaskan kebugarannya dalam jangka panjang daripada mengambil risiko segera.

Kekhawatiran mengenai kondisi fisik Yamal terlihat jelas saat laga pembuka Spanyol yang kurang meyakinkan pada hari Senin lalu, ketika ia hanya duduk di bangku cadangan dalam hasil imbang 0-0 melawan tim debutan Tanjung Verde. Dimasukkan pada menit ke-71, pemain muda tersebut sempat menunjukkan kilasan kemampuan luar biasanya, namun gagal memecah kebuntuan menghadapi tim Afrika yang tampil solid.

"Saya baik-baik saja, saya merasa bagus, tapi ini masih terlalu dini," ujar Yamal kepada jaringan televisi Spanyol RTVE, menegaskan pendekatan hati-hati yang diambil tim. "Tidak perlu mengambil risiko. Saya sedang melalui proses adaptasi, ini belum waktunya untuk bermain penuh. Tapi saya siap bermain selama menit yang diinginkan pelatih."

Pemenang Kejuaraan Eropa itu juga mengungkapkan bahwa rekan setimnya, Nico Williams, yang juga datang dengan masalah kebugaran, kini berada pada tahap pemulihan yang lebih baik. "Secara fisik dia bahkan lebih baik dari saya. Kami tidak terburu-buru. Kami memiliki tim hebat dengan pemain-pemain kelas atas dan kami harus melangkah satu per satu," tambahnya.

Pendekatan hati-hati Spanyol terhadap pemain andalan mereka ini bersifat strategis. Setelah menghadapi Arab Saudi di Atlanta, La Roja akan melanjutkan perjalanan ke Guadalajara untuk laga penentuan melawan Uruguay, pertandingan yang bisa menjadi penentu juara grup. Memastikan Yamal dalam kondisi bugar sepenuhnya untuk tahap akhir penyisihan grup menjadi prioritas utama bagi manajemen tim.

Meskipun menit bermainnya masih terbatas, popularitas Yamal melonjak pesat di Amerika Serikat, dengan sebuah iklan besar bergambar dirinya terpampang di atas Stadion Mercedes-Benz di Atlanta. "Saya menanggapinya secara alami," ujar Yamal sambil tersenyum. "Jika wajah Anda terpampang di gedung itu, berarti Anda bisa melakukan hal-hal di lapangan yang disukai orang, hal-hal yang membuat mereka bersemangat."

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.