I.League Hapus Regulasi U-23, Klub Super League Bisa Dapat Bonus Jika Memainkan Pemain Muda
Mochamad Hary Prasetya June 20, 2026 10:33 AM

MUHAMMAD ALIF AZIZ MARDIANSYAH/BOLASPORT.COM
Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, sedang memberikan keterangan kepada awak media di Kantor I.League, Sudirman, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

BOLASPORT.COM - Direktur Kompetisi I.League, Asep Saputra, mengatakan ada perubahan regulasi dalam Super League 2026/2027.

Salah satunya adalah setiap klub tidak diwajibkan lagi memainkan pemain U-23 dalam pertandingan.

Sebelumnya pada musim lalu, setiap klub Super League wajib memainkan satu pemain U-23 sejak menit pertama.

Pemain U-23 itu harus bermain selama 45 menit.

Tujuannya saat itu adalah agar pemain-pemain muda bisa mendapatkan menit bermain di kompetisi sepak bola kasta tertinggi di Indonesia.

Bahkan, pada Liga 1 2017 sempat diwajibkan setiap klub memainkan tiga pemain U-23 dalam pertandingan.

Kini, I.League memutuskan untuk menghapus regulasi U-23.

I.League mempersilahkan klub untuk memainkan pemain senior, dan tetap boleh apabila menurunkan pemain U-23.

"Ya benar pada dua musim terakhir, kami ada regulasi mewajibkan pemain U-23 bermain selama 45 menit."

"Tapi setelah kami konversikan, sekarang klub tidak wajib memainkan pemain U-23 dalam pertandingan," kata Asep Saputra kepada awak media termasuk BolaSport.com.

Asep Saputra menambahkan, sejatinya I.League tidak serta merta menghapus semua pemain U-23 dari Super League.

Masih ada regulasi bagi klub untuk mendaftarkan lima pemain U-23 dalam kompetisi nantinya.

Perlu diketahui, setiap klub diperbolehkan untuk mendaftarkan maksimal 35 pemain selama satu musim.

Lima pemainnya itu wajib U-23 dan boleh digantikan oleh siapapun sesuai usianya.

Meski regulasi memainkan pemain U-23 dihapus, Asep Saputra menegaskan I.League akan tetap memberikan reward kepada klub yang setia menurunkan talenta muda di lapangan.

Ia tidak menyebutkan berapa nominal uang yang diberikan I.League sebagai bentuk terima kasih sudah memberikan kesempatan kepada pemain U-23.

"Kami juga menyediakan mekanisme insentif kepada klub yang memainkan pemain U-23 dalam kurun waktu tertentu."

"Jadi kami sudah ada formulanya, klub yang memainkan pemain U-23 melewati 3.000 menit selama satu musim, mereka akan mendapatkan insentif dari kami."

"Ini sebagai bentuk kontribusi finansial kepada klub yang memberikan kepercayaan kepada para pemain muda tersebut," kata Asep Saputra.

Lanjut Asep Saputra, hal ini sudah ia sampaikan kepada pemilik klub Super League.

"Tinggal bagaimana mereka implementasikan dalam formula yang lebih mudah untuk dimengerti," kata Asep Saputra.

Adapun untuk klub Championship 2026/2027 juga ada perubahan regulasi pemain U-21 dalam pertandingan.

Untuk sekarang, klub kasta kedua sepak bola Indonesia itu wajib memainkan dua pemain U-21 dalam pertandingan selama 90 menit.

"Kalau musim lalu kan hanya mewajibkan satu pemain U-21, sekarang kami minta dua," kata Asep Saputra.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.