BANJARMASINPOST.CO.ID - Dinar Candy beber pengalaman menghuni rumah mewah puluhan miliar, ada kolam renang sampai meja biliar.
Kesuksesan Dinar Candy sebagai seorang DJ tak disia-siakan.
Berbekal ketenaran di panggung dunia hiburan malam, Dinar Candy sukses melebarkan sayap ke dunia bisnis.
Dengan keseriusan Dinar mengelola kariernya, Ia kini memetik buah manis hasil kerja keras.
Wanita 33 tahun itu kini menikmati hunian mewah miliknya di kawasan Elit, BSD Tangerang Selatan.
Bukan semudah membalikkan telapak tangan, Dinar mengaku sudah mencicil biaya rumah tersebut sejak enam tahun lalu.
"Kurang lebih enam tahun perjuangannya. Dari zaman Covid aku mulai bayar DP dulu, terus alhamdulillah baru bisa lunas dan selesai tahun ini," kata Dinar Candy di kediamannya kawasan BSD, Tangerang Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Jumat (19/6/2026).
Dinar menyebut total biaya yang dikeluarkan untuk rumah tersebut mencapai Rp20 miliar.
Rinciannya, sekitar Rp 16 miliar untuk tanah dan bangunan, sementara Rp 4 miliar lainnya digunakan untuk interior yang konsepnya sepenuhnya dipercayakan kepada sang adik, Beni.
Lantai satu, dirancang sebagai area santai yang nantinya akan dilengkapi dengan meja biliar dan taman asri yang saat ini pembangunannya masih berjalan.
Sementara lantai dua menjadi area berkumpul bersama teman-teman, lengkap dengan kolam renang dan ruang makan yang luas.
"Lantai tiga ini area privat aku, ada tiga kamar tidur sengaja disatukan menjadi satu ruangan besar, ada kamar tidur utama dan wardrobe punya aku," ucapnya.
Baca juga: Satpam Perlihatkan Isi Kantor Megah Raffi Ahmad dan Nagita, Jawab Isu Gedung RANS Sepi Aktivitas
Wanita berusia 33 tahun tersebut mengakui rumah di BSD adalah kediaman ketiganya. Setelah jadi, ia memutuskan tinggal disana karena masih asri.
"Aku nyobain tinggal di BSD karena suasananya lega, tidak terlalu macet, dan asri. Tapi ternyata setelah dicoba, lumayan jauh ya kalau harus bolak-balik syuting," jelasnya.
Nominal tersebut menurutnya hasil dari tabungan yang telah ia lakukan setelah menahan diri untuk tidak belanja barang bermerk.
"Aku memang enggak suka belanja yang enggak jelas. Kalau beli baju itu benar-benar buat kerja atau show saja," ujar Dinar.
"Kalau beli barang branded atau sepatu juga kalau memang dipakai. Kalau enggak dipakai ya enggak beli," lanjutnya.
Kini rumah barunya itu sudah mulai ditempati meski beberapa bagian, seperti taman dan area hiburan, masih dalam tahap penyempurnaan.
"Alhamdulillah ini jadi rumah impian aku. Masih ada beberapa yang mau dibangun bertahap, tapi aku bersyukur banget akhirnya bisa selesai," tuturnya.
Kedekatan antara DJ Dinar Candy dengan konten kreator asal Turki bernama Resul tengah menjadi sorotan hangat netizen.
Kedekatan yang bermula dari kolaborasi konten di media sosial selama tiga bulan terakhir ini memicu banyak spekulasi asmara. Namun, Dinar Candy secara tegas menyatakan bahwa hubungan mereka hanya sebatas teman.
Dinar Candy membeberkan kepribadian Resul yang dinilainya sangat positif dan jauh dari kehidupan malam yang ugal-ugalan. Di mata Dinar, pria asal Turki tersebut adalah sosok "anak mama" yang sopan dan tidak mengonsumsi minuman beralkohol.
Kehadiran Resul di tempat kerja bahkan sempat membuat Dinar syok sekaligus sungkan.
Demi menghargai Resul yang menontonnya langsung, Dinar yang biasanya dikenal kerap berpenampilan berani, memilih untuk mengubah gayanya secara drastis saat beraksi di balik meja DJ.
"Aku kemarin nge-DJ ketutup gara-gara ada dia ditonton. Mana yang mau nonton aku tuh mereka berharap aku seksi datang kan? Terus datang dia, aduh dia ikut lagi, jadi pakai celana panjang baju ketutup," ujar Dinar di kawasan Gunawarman, Jakarta Selatan, dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (3/6/2026).
Meski Resul tidak pernah melarangnya, Dinar mengaku berpakaian tertutup secara sukarela demi menghormati temannya itu. Ia pun bersyukur karena kehadiran Resul memberikan rem tersendiri bagi dirinya.
"Lumayan jadi tertahan ya kenakalan aku. Dia baik ya, bawa dampak positif juga ke aku," tambahnya.
Meskipun banyak penggemar, terutama kalangan ibu-ibu, yang menjodohkan mereka, Dinar Candy memilih bersikap realistis.
Ia sengaja mengunci status hubungan mereka hanya sebatas teman agar jalinan silaturahmi dan kerja sama profesional mereka bisa bertahan lama.
Dinar secara blak-blakan mengaku enggan masuk ke hubungan romantis karena masih menyimpan trauma mendalam dari lembaran cinta masa lalunya yang selalu berakhir buruk.
"Akunya juga enggak siap pacar-pacaran, hati aku sudah remuk dan tidak punya perasaan lagi kepada siapapun. Punya trauma sendiri kayaknya. Trauma sama semua pengalaman cintaku kayaknya buruk deh," tutur Dinar jujur.
Selain faktor trauma, Dinar merasa kapok berpacaran karena sifat aslinya yang mudah menjadi budak cinta alias bucin.
Ketika sedang jatuh cinta, fokus Dinar sering kali terpecah sehingga ia cenderung malas bekerja, menghamburkan uang untuk traveling, dan mengabaikan kariernya.
Alasan-alasan itulah yang membulatkan tekad Dinar untuk menikmati hubungan pertemanan murni dengan Resul.
Baginya, berfokus pada kolaborasi konten yang sehat dan saling mendukung karier satu sama lain jauh lebih menguntungkan dan menenangkan ketimbang harus kembali merasakan pahitnya patah hati.
(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)