Rekam Jejak Safriadi, Mantan Kalak BPBD yang Kini Pimpin Diskop UKM Bener Meriah
Sri Widya Rahma June 20, 2026 03:54 PM

Laporan Wartawan  Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah

​TribunGayo.com, REDELONG - Bupati Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, Ir Tagore Abubakar resmi melantik empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bener Meriah pada Kamis (18/6/2026) sore.

​Dari keempat pejabat yang dilantik, salah satunya adalah Safriadi SPd MPd, yang kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Bener Meriah.

​Safriadi bukanlah wajah baru di lingkungan Pemkab Bener Meriah.

Sebelum memimpin Diskop UKM, ia telah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk menjabat sebagai Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bener Meriah sejak tahun 2021.

Baca juga: Profil Ilham Abdi, Mantan Kadis Kominfo yang Kini Pimpin BPBD Bener Meriah

​Aksi Nyata ​Safriadi di Tengah Bencana

​Selama menakhodai BPBD, kontribusi dan dedikasi Safriadi sangat dirasakan oleh masyarakat.

Terutama saat bencana hidrometeorologi menerjang Bener Meriah pada akhir November 2025 lalu.

​Kala itu, di tengah kepungan longsor, akses jalan yang terputus, dan fasilitas pendidikan yang luluh lantak, naluri kepemimpinan Safriadi bergerak cepat. 

Ia langsung menggerakkan seluruh lini personel BPBD untuk menembus wilayah-wilayah yang terisolasi.

​Demi memastikan bantuan kemanusiaan tiba di tangan masyarakat, Safriadi bahkan rela berjalan kaki hingga berjam-jam untuk menembus titik-titik lokasi yang tidak bisa diakses oleh kendaraan.

​Ketangguhan Safriadi dalam mengelola krisis ini bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil tempaan rekam jejak dan pengalaman matang yang telah ia rintis sejak masa mudanya.

Tak hanya itu, saat bencana hebat melanda pada November 2025, ia diketahui tidak pulang ke rumah selama 48 hari.

Akibat kelelahan mengoordinasikan evakuasi, Safriadi bahkan sempat harus menjalani perawatan medis (diopname) di kantor BPBD.

Baca juga: Profil dan Perjalanan Karir dr Jawahir Syahputra, Ketua PMI Bener Meriah

​Safriadi, Putra Asli Daerah yang Haus Ilmu

​Safriadi merupakan putra asli yang lahir dan besar di wilayah Bener Meriah.

Safriadi kecil menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sekolah Dasar (SD) Bener Pepanyi pada tahun 1991, lalu melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Bandar (1994), dan Sekolah Mengah Atas Negeri (SMAN) 1 Bandar (1997).

​Pondasi akademiknya sebagai seorang pendidik diperkuat saat ia meraih gelar Sarjana (S1) di Universitas Serambi Mekkah (USM) pada tahun 2002.

Haus akan ilmu demi pengabdian yang lebih luas, ia kemudian menyelesaikan pendidikan Magister (S2) di IAIN Lhokseumawe pada tahun 2019.

​Perjalanan Karier Safriadi yang Dinamis

​Sementara itu, perjalanan karier birokrasi Safriadi bergerak dinamis, menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat mulai dari urusan moral hingga kedaruratan fisik.

​Safriadi memulai langkahnya sebagai Kepala Seksi (Kasi) Kesantrian di Dinas Pendidikan Dayah pada tahun 2005, sebelum akhirnya bergeser menjadi Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan di Dinas Pendidikan pada tahun 2006. 

Setahun berselang, tepatnya pada 2007, ia mulai mengenal dunia kebencanaan saat dipercaya menjadi Kabid Kedaruratan dan Logistik (Darloq) BPBD.

Pengalaman kepemimpinannya diuji lebih dekat dengan akar rumput saat ia menjabat sebagai Camat Bener Kelipah pada tahun 2019.

Hanya setahun setelahnya, pada 2020, panggilan jiwa membawanya kembali ke BPBD sebagai Sekretaris sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kalak, hingga akhirnya resmi dilantik sebagai Kalak BPBD definitif pada tahun 2021.

​Melalui koordinasi yang ia pimpin menjelang awal tahun 2026, BPBD Bener Meriah bersama dukungan BNPB berhasil mendistribusikan 149 unit tenda keluarga dan lima unit tenda pleton ke berbagai titik krusial, mulai dari posko pengungsian warga hingga pos pantau jalan nasional yang rawan.

​Tidak hanya itu, ratusan perlengkapan tidur seperti 635 kasur lipat, 596 selimut, 830 matras gulung, hingga kebutuhan khusus anak berupa 30 unit kids ware turut disalurkan demi memastikan kelayakan hidup warga terdampak.

​Tantangan Baru Safriadi: Membangkitkan Ekonomi

​Kini, Safriadi mengemban tugas baru yang tak kalah menantang setelah dimutasi untuk memimpin Dinas Koperasi Bener Meriah.

​Jika dulu tugas utamanya adalah menyelamatkan warga dari dampak bencana alam, kini tanggung jawabnya adalah menyelamatkan dan membangkitkan ekonomi masyarakat pascakrisis melalui pemberdayaan koperasi dan UMKM. (*)

Baca juga: Profil Maimun ST, Ketua KMAP yang Kini Pimpin Dinas Perikanan Aceh Tengah

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.