Minggu Kedua Car Free Day Labuan Bajo Manggarai Barat di Lokasi Baru, Semangat Warga Menguat
Hilarius Ninu June 20, 2026 03:47 PM

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Tari Rahmaniar

TRIBUNFLORES.COM- LABUAN BAJO-Memasuki pekan kedua pelaksanaan di lokasi baru, kegiatan Car Free Day (CFD) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, menunjukkan geliat yang semakin positif. 

Dipusatkan di Jalan Frans Sales Lega, tepat di depan kantor Bupati Manggarai Barat, kawasan ini dipadati masyarakat yang memanfaatkan akhir pekan untuk berolahraga, bersantai, hingga berburu kuliner UMKM, setiap hari Sabtu. 

Berdasarkan pantaauan TRIBUNFLORES.COM  di lokasi, sejak pagi warga tampak memadati jalur resmi CFD yang dimulai dari lampu merah depan kantor Bupati hingga lampu merah di ujung lainnya, lalu kembali ke titik awal.

Aktivitas yang dilakukan pun beragam, mulai dari jalan santai, jogging, senam bersama, hingga perputaran ekonomi para pelaku UMKM. 

 

Baca juga: Pertamina Patra Niaga AFT Eltari Berikan Santunan Anak Yatim Dhuafa di Kupang

 

 

Tak hanya menjadi ruang hidup sehat, CFD kini juga mulai tumbuh sebagai ruang ekonomi rakyat. Belasan pelaku UMKM tampak aktif membuka lapak di sepanjang area kegiatan, menawarkan aneka kuliner dan produk lokal kepada pengunjung.

Camat Komodo, Labuan  Bajo Kabupaten Manggarai Barat Marianto Martinus Irwandi, menilai pemindahan lokasi CFD ke Jalan Frans Sales Lega merupakan langkah tepat karena dinilai lebih strategis dan aman.

Menurutnya, kawasan tersebut berada di tengah pusat pemukiman dan perkantoran sehingga memudahkan akses masyarakat dari berbagai kalangan, baik petani, pedagang, maupun pegawai.

“Fasilitasi Car Free Day di sini pilihan yang tepat. Selain fasilitas umum perkantoran, masyarakat juga lebih dekat. Itu memungkinkan frekuensi masyarakat hadir semakin meningkat,” ujarnya, Sabtu (20/06/2026). 

Ia menjelaskan, selain lebih luas, lokasi baru juga memberi ruang lebih baik bagi pemberdayaan UMKM binaan Dinas Pariwisata dan PKK.

“Kalau di lokasi sebelumnya jalannya sempit dan bisa mengganggu aktivitas penjual lain maupun kendaraan travel dan angkutan barang. Di sini lebih aman untuk pejalan kaki, dan akses alternatif ke pasar juga masih tersedia,” ujarnya.

Saat ini, kata Marianto, sudah ada ratusan UMKM yang terdata untuk bergabung, meski baru belasan yang aktif mengisi lokasi baru pada minggu kedua ini.

Sementara itu, salah satu warga Wae Kesambi, Nur Diana, mengaku puas dengan suasana CFD di tempat baru.

“Lokasinya bagus dan pas di tengah-tengah. Kalau di tempat sebelumnya memang bagus juga, cuma terlalu padat,” ungkapnya.

Pemerintah berharap, dengan lokasi yang lebih representatif, Car Free Day tidak hanya menjadi agenda rutin akhir pekan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk menjaga kesehatan, memperkuat interaksi sosial, sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat kecil. (Iar) 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.