Türkiye Tersingkir Usai Kalah dari Paraguay yang Bermain dengan 10 Pemain; Brasil dan AS Raih Kemenangan; Skotlandia Tersandung
Budi Santoso June 20, 2026 03:48 PM

Halo dan selamat datang di liputan kami untuk laga-laga grup Piala Dunia hari ini.

Tim nasional Amerika Serikat kembali beraksi menghadapi Australia di Seattle, dengan kedua negara sama-sama memburu tiket ke babak 32 besar lewat kemenangan.

Setelah itu, sorotan beralih ke Grup C, di mana Skotlandia berupaya meraih kemenangan kedua mereka melawan Maroko untuk memastikan tempat di fase gugur.

Brasil kemudian menghadapi Haiti dalam laga yang seharusnya dapat mereka kuasai dengan mudah di bawah asuhan Carlo Ancelotti.

Laga penutup malam ini mempertemukan Türkiye dan Paraguay, dua tim yang sama-sama membutuhkan hasil positif setelah menelan kekalahan pada laga pembuka mereka.

FULL-TIME: Türkiye 0-1 Paraguay

Türkiye mengalami kekecewaan besar setelah tersingkir dari Piala Dunia usai kalah dari Paraguay yang bermain dengan 10 pemain. Meski unggul jumlah pemain lebih dari 45 menit dan mendominasi statistik dengan 32 tembakan berbanding enam, mereka gagal mencetak gol.

Kenan Yildiz menjadi satu-satunya pemain Türkiye yang tampil menonjol malam ini, sementara peluang emas di menit akhir dari Merih Demiral gagal dimanfaatkan. Paraguay bertahan dengan sangat disiplin dan efisien hingga peluit akhir.

RED CARD - PARAGUAY

Miguel Almirón diusir keluar lapangan karena melanggar aturan baru FIFA yang melarang menutupi mulut saat berkonfrontasi – sebuah momen bersejarah. Meski bermain dengan 10 pemain sepanjang babak kedua, Paraguay berhasil mempertahankan keunggulan.

GOAL! Türkiye 0-1 Paraguay

Gol cepat tercipta hanya dalam waktu 64 detik! Matías Galarza melepas tembakan keras dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok kanan bawah gawang Türkiye. Itu menjadi gol tercepat turnamen sejauh ini, bahkan melampaui gol Maroko yang tercipta 71 detik di pertandingan sebelumnya.

Arda Güler dan Yildiz berusaha keras membalikkan keadaan, tetapi peluang demi peluang gagal berbuah hasil. Meski menguasai 78% penguasaan bola di 25 menit pertama, Türkiye tidak memiliki tembakan tepat sasaran hingga babak pertama usai.

FULL-TIME: Brazil 3-0 Haiti

Brasil tampil dominan di Philadelphia dengan kemenangan 3-0 atas Haiti. Dua gol dari Matheus Cunha dan satu dari Vinícius Junior memastikan kemenangan nyaman bagi tim asuhan Ancelotti. Meskipun Haiti menunjukkan pertahanan kuat di babak kedua, Brasil tetap mengamankan tiga poin penuh.

Vinícius Junior dan Raphinha menjadi motor serangan sejak awal, sementara Cunha membuktikan kepercayaan pelatih dengan dua gol berkelas. Raphinha harus ditarik keluar karena cedera, dan Ancelotti kini menunggu hasil pemindaian untuk memastikan kondisinya.

GOAL! Brazil 1-0 Haiti - 23'

Brasil membuka keunggulan lewat aksi Vinícius Junior yang tembakannya ditepis, namun bola jatuh di kaki Matheus Cunha yang langsung menuntaskannya.

GOAL! Brazil 2-0 Haiti - 36'

Cunha kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah menerima umpan terobosan dan menembak ke sudut atas gawang.

GOAL! Brazil 3-0 Haiti - 45+3'

Vinícius Junior menambah keunggulan dengan penyelesaian tenang setelah menerima umpan panjang, menutup babak pertama dengan skor 3-0.

FULL-TIME: Scotland 0-1 Morocco

Maroko meraih kemenangan tipis atas Skotlandia berkat gol cepat Ismael Saibari di menit kedua, yang menjadi gol tercepat turnamen sejauh ini. Skotlandia gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran dan tampak frustrasi sepanjang laga.

Steve Clarke kecewa karena timnya tak mampu memanfaatkan peluang, sementara Maroko tampil disiplin dan memimpin Grup C dengan empat poin, diikuti Skotlandia dengan tiga poin.

FULL-TIME: USA 2-0 Australia

Amerika Serikat memastikan tiket ke babak 32 besar dengan dua kemenangan beruntun setelah menundukkan Australia 2-0 di Seattle. Laga ini juga menandai pertama kalinya sejak 1930 AS memenangkan dua laga pembuka di Piala Dunia.

AS unggul lewat gol bunuh diri Cameron Burgess dan sundulan Alex Freeman yang memanfaatkan bola pantul dari tendangan bebas Weston McKennie. Folarin Balogun kembali tampil tajam, sementara Christian Pulisic absen karena belum pulih dari cedera.

Australia, yang mengganti tiga pemain di babak kedua termasuk Nestory Irankunda, tak mampu kembali menekan AS. Pelatih Tony Popovic kini harus fokus pada laga penentuan melawan Paraguay untuk menjaga peluang lolos.

Mauricio Pochettino kini membawa AS pada performa terbaik mereka, dengan dukungan penuh dari para penggemar di seluruh negeri. Seattle menjadi saksi malam penuh pesta sepak bola, sementara AS semakin dekat menyamai rekor gol terbanyak mereka di Piala Dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.