TRIBUNTRENDS.COM - Nama Sarwendah kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah ucapan dan sikapnya ramai diperbincangkan di media sosial.
Penyanyi yang juga mantan istri Ruben Onsu itu belakangan kerap menjadi sorotan di tengah dinamika hubungannya dengan sang mantan suami.
Perhatian publik semakin mengarah kepadanya setelah mencuat kabar mengenai konflik antara Sarwendah dan Ruben.
Perselisihan tersebut dikaitkan dengan keputusan Ruben menghentikan nafkah anak yang disebut mencapai Rp225 juta per bulan, lantaran dirinya mengalami kesulitan untuk bertemu dengan anak-anaknya.
Situasi itu kemudian memicu beragam reaksi dari warganet.
Baca juga: Ruben Onsu Marah Anak-anaknya Live Jualan, Minta Sarwendah Batasi, Kok Boleh Anak di Bawah Umur?
Tidak sedikit yang menilai Sarwendah menjadi penyebab sulitnya Ruben bertemu dengan buah hati mereka.
Akibatnya, ibu tiga anak tersebut sempat menerima banyak kritik dan komentar negatif di media sosial.
Namanya pun beberapa kali menjadi perbincangan hangat di berbagai platform.
Di tengah derasnya sorotan publik, Sarwendah pernah meluapkan kekesalannya saat melakukan siaran langsung.
Dalam kesempatan itu, ia sempat menyinggung bahwa dirinya tidak membutuhkan uang Rp200 juta dari Ruben.
Pernyataan tersebut kembali menjadi bahan perbincangan dan memancing beragam tanggapan dari netizen. Banyak yang kemudian mengaitkannya dengan polemik yang sedang berlangsung.
Belum lama ini, Sarwendah kembali terlihat melakukan siaran langsung untuk berjualan di TikTok.
Momen tersebut kemudian diunggah ulang oleh akun @icadmoment_ dan kembali menarik perhatian publik.
Video yang beredar itu dikutip pada Minggu (21/6/2026).
Potongan siaran langsung tersebut pun dengan cepat menyebar dan ramai diperbincangkan.
Dalam tayangan itu, Sarwendah yang kini diketahui menjalin hubungan dengan Giorgio Antonio kembali menyinggung persoalan nafkah Rp200 juta.
Ucapan tersebut sontak menarik perhatian para penonton yang mengikuti siaran langsungnya.
Banyak yang menilai pernyataan itu berkaitan dengan polemik yang sebelumnya sempat mencuat.
Menariknya, momen tersebut terjadi saat Sarwendah sedang melakukan live bersama sang kekasih. Keduanya tampak berinteraksi sambil mempromosikan produk yang dijual.
Di tengah jalannya siaran, Giorgio Antonio yang akrab disapa Gio terlihat memberikan teguran secara langsung kepada Sarwendah.
Interaksi keduanya pun menjadi sorotan tersendiri bagi para penonton.
Baca juga: Dua Bulan Tak Ketemu Anak-anak, Ruben Onsu Kritik Sarwendah yang Malah Ajak Buah Hati Syuting Live
"Sayang pengen makan itu deh, Oyster," ucap Sarwendah ke Gio saat memulai obrolan.
"Oyster mah nggak bisa dikirim lah say. Amis lah," balas Gio.
"Tapi pengen makan yang di Singapur deh. Yuk PP yuk Singapur," ucap Sarwendah sembari menengok ke arah karyawan di sebelahnya.
"PP ke Singapura cuma buat makan Oyster. Sayang tahu bund duitnya," reaksi seorang karyawan yang lain.
"Nggak lah Rp200 juta kan?" celetuk Sarwendah diduga ingin menyindir nafkah dari Ruben.
Mendengar jawaban dari kekasihnya, Gio pun nampak memberikan tatapan tajam ke wanita yang baru dipacarinya sejak setahun lalu itu.
Ia pun sempat menyenggol lengan Sarwendah solah memberikan peringatan tegas.
Lalu dengan suara berbisik, pria kelahiran 21 Desember 1993 ini, meminta untuk Sarwendah untuk berhenti menyindir.
"Jangan main-main dah," ucap Gio sinis.
Di tengah memanaskan konflik dengan Ruben, kondisi Sarwendah kini diungkap oleh kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu.
Sarwendah disebut Chris kini dalam kondisi baik dan tetap fokus pada perkembangan anak-anaknya.
"Klien kami dalam semua permasalahannya hanya fokus satu, yaitu anak," ungkap Chris, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Minggu (21/6/2026).
"Kondisi klien kami baik-baik saja, dan fokus untuk membahagiakan anak," imbuh Chris.
Kliennya saat ini tetap mencoba menjadi figur ibu yang baik untuk anak-anaknya.
Terkait rencana Ruben yang akan menggugat hak asuh anak, pihak Sarwendah siap untuk menghadapinya.
Chris berharap adanya langkah hukum tersebut nantinya juga bisa menyelesaikan masalah yang ada.
"Itu hal yang kami tunggu-tunggu, bukan kami menantang. Di situ lah sebenarnya penyelesaian itu harus dilakukan."
"Kita uji semua di persidangan terkait hak asuh anak. Dan kami juga memiliki hak untuk menyampaikan semua bukti-bukti yang kami punya," tuturnya.
(TribunTrends/Tribunnews/Ayu)