Dokter Tifa Makin Garang Usai Ditangkap, Maksa Pake Rompi Tahanan Demi Buktikan Kebiadaban Jokowi
Rita Lismini June 21, 2026 11:38 AM

TRIBUNBENGKULU.COM – Dokter Tifa dan Roy Suryo telah ditangkap paksa oleh polisi pada Jumat (19/6/2026) lalu. 

Alih-alih malu disorot publik mengenakan baju tahanan, dokter Tifa justru malah sebaliknya. 

Ia memaksa ingin mengenakan baju tahanan usai penangkapan tersebut. 

Melalui kuasa hukumnya, Said Didu Mantan Sekretaris Kementerian BUMN mengungkap alasan Dokter Tifa memakai baju tahanan.

"Ketegaran pejuang. Di ruang tahanan Polda Metro saya melihat dan menyaksikan keteguhan @KRMTRoySuryo2 dan @DokterTifa.

Saat pengacara dan publik meminta agar tidak pake rompi,

Ibu dokter Tifa dg tegas menyatakan bhw akan pake rompi utk menunjukkan ke dunia kebiadaban yg terjadi di Indonesia yg dikendalikan oleh Jokowi," ungkap Said Didu dalam akun X-nya yang terverifikasi.

Sementara itu, sebelumnya Dokter Tifa menjadi sorotan setelah terlihat menggunakan kursi roda usai ditangkap.

Momen tersebut terjadi setelah ia menjalani pemeriksaan kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Jumat malam.

Dokter Tifa keluar dari ruang pemeriksaan dengan kondisi yang tampak lemas dan wajah tertutup masker.

Pada waktu yang sama, Roy Suryo juga menjalani pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang sama.

Namun, berbeda dengan Dokter Tifa, Roy terlihat berjalan tanpa bantuan kursi roda saat meninggalkan ruang pemeriksaan.

 Ia bahkan tampak ceria ketika menemui awak media, dan kondisi Dokter Tifa yang terlihat kurang sehat pun memunculkan berbagai pertanyaan dari publik.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukumnya, Refly Harun, memberikan penjelasan mengenai kondisi kliennya.

Menurut Refly, Dokter Tifa tengah mengalami gangguan kesehatan karena penyakit bawaan yang kambuh.

Ia menyebut asam lambung atau GERD yang diderita Dokter Tifa kembali muncul akibat tidak makan sejak pagi serta tekanan stres yang tinggi selama menjalani proses pemeriksaan.

Ternyata Tifa sedang tak sehat karena penyakit bawaan yang mendadak kambuh.

"Salah satunya GERD-nya kambuh gitu kan. Karena kenapa GERD-nya kambuh? karena dia enggak makan dari pagi dan dia menghadapi stres yang tinggi karena ujian," pungkas Refly Harun dilansir dari Kompas.com, Sabtu (20/6/2026).

Setelah pemeriksaan, Tifa dan Roy pun langsung menjalani perawatan di RS Polri Kramat Jati.

Kata Refly, alasan Roy dan Tifa dirawat karena permintaan dokter.

"Baik Dokter Tifa maupun Mas Roy Suryo atas rekomendasi dokter, bukan atas permintaan sendiri ya, rekomendasi dokter itu dilakukan treatment rawat inap," imbuh Refly.

"Ketika dicek (dokter), 'Wah ini enggak bisa nih kalau enggak rawat inap,' kata dokternya," sambungnya.


Reaksi Rismon Sianipar Saat Eks Sekutunya Ditangkap

Beginilah reaksi Rismon Sianipar saat eks sekutunya ditangkap.

Ia yakin sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa singkat.

Pasalnya tuduhan yang dilayangkan keduanya tak ada saksi fakta dan minim ahli. 

Ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar merespon penangkapan dan penahanan dua tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo dan Tyassuma Tifauzia alias dokter Tifa.

Menurut Rismon, selama ini Roy Suryo Cs selalu berpendapat bahwa ijazah Jokowi 99 persen adalah dokumen palsu.

Ia pun menilai semua tuduhan Roy Suryo Cs ijazah palsu bakal terbongkar saat persidangan.

"Kalau masih bersikeras bahwa itu hasil ilmiah dan penelitian, maka itu akan dibongkar di persidangan nanti," kata Rismon di Polda Metro Jaya, Jumat (19/6/2026).

Menurut Rismon, tudingan Roy Suryo Cs bisa dengan mudah dibantah karena tak ada saksi fakta dan minimnya ahli.

"Makanya saya bilang persidangannya itu nanti asimetris, singkat. Kenapa? Mereka nggak punya saksi fakta, saksi ahli minim, dan yang terakhir metodologi yang tidak ilmiah," ungkap Rismon.

           

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.