Final Liga Akamsi di Tambora Sore Ini, Bakal Dihadiri Pemain Legendaris Persija Jakarta
Ferdinand Waskita Suryacahya June 21, 2026 06:07 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBORA - Setelah dua bulan berlangsung di tiap akhir pekannya, sore ini Liga Akamsi series kedua yang digelar di kawasan Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat memasuki babak final.

"Laga final akan mempertemukan tim Mangga melawan Apel dalam Liga Akamsi Pasar Buah Angke ini," ujar Presiden Liga Akamsi, Kiwil saat dikonfirmasi, Minggu (21/6/2026).

Kiwil mengatakan, dalam laga final nanti dipastikan akan meriah.

Sebab, selain mempertemukan dua tim memburu gelar juara, akan pula dihadiri oleh sejumlah legenda sepak bola tanah air.

Setidaknya, ada tiga nama eks Persija Jakarta yang dijadwalkan akan hadir dan memberikan piala kepada tim juara.

"Bakal ada beberapa mantan pemain Persija seperti Nuralim, Gunawan Dwi Cahyo dan Amarzuki," kata Kiwil.

LIGA AKAMSI JALANAN - Jalanan di Gang Kiara 5 RW 05, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (26/4/2026) sore diubah layaknya arena street soccer di negara Brazil. 
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
FINAL LIGA AKAMSI- Jalanan di Gang Kiara 5 RW 05, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (26/4/2026) sore diubah layaknya arena street soccer di negara Brazil. Liga Akamsi series kedua di Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Barat memasuki babak final, Minggu (21//6/2026). Pemain legendaris Persija bakal hadir.
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TribunJakarta.com/Elga Hikari Putra/Elga Hikari Putra)

Viral di Media Sosial

Sebelumnya, gelaran Liga Akamsi di Tambora ini virall di media sosial karena digelar di jalanan kampung ala street soccer khas negara Brasil.

“Awalnya itu benar-benar ide yang enggak sengaja. Saya lagi bengong di jalan, terus lihat anak-anak main di pinggir kali dengan penuh semangat, seolah-olah mereka main di stadion besar,” ujar Kiwil ditanya mengenai sejarah lahirnya Liga Akamsi.

Dari momen itu, Kiwil tergerak untuk menghadirkan ruang bermain yang lebih terorganisir bagi anak-anak di lingkungan padat perkotaan.

Awalnya, Liga Akamsi hanya direncanakan digelar di tempat tinggal Kiwil di kawasan Tanggul, Jakarta Utara.

Namun di luar dugaan, respons masyarakat dan warganet begitu besar. Liga Akamsi pun mulai digelar di berbagai titik di Jakarta. Adapun wilayah Pasar Buah Angke menjadi edisi kedua legaran Liga Akamsi.

“Awalnya cuma mau bikin di kampung sendiri, tapi ternyata responnya sangat antusias. Akhirnya kita bikin keliling kampung,” katanya.

Ke depan, Kiwil berencana memperluas jangkauan ke wilayah lain di Jakarta.

"Yang terdekat, Liga Akamsi ini bakal digelar di kawasan Lodan, Ancol," kata Kiwil.

Di balik gegap gempita pertandingan di jalanan kampung, Kiwil menegaskan bahwa Liga Akamsi bukan sekadar soal sepak bola.

Menurutnya, olahraga ini memiliki makna lebih dalam bagi anak-anak yang tumbuh di lingkungan keras perkotaan.

“Di Jakarta banyak anak-anak yang gila bola, tapi enggak punya lapangan. Sepak bola itu bukan cuma permainan, tapi bisa jadi alat perjuangan di tengah krisis harapan,” ujarnya.

Ia melihat, anak-anak yang terlibat dalam Liga Akamsi bermain bukan hanya untuk menang, tetapi juga untuk menjaga semangat hidup dan mimpi mereka.

“Adik-adik kita main dengan penuh semangat, berharap tetap bisa bertahan di lingkungan yang keras seperti ini,” ucapnya.

Meski telah mendapat sambutan positif dari masyarakat, Kiwil mengaku hingga kini belum ada respons dari pemerintah terkait inisiatif tersebut.

“Sejauh ini belum ada respon dari pemerintah. Mudah-mudahan ke depan ada perhatian,” katanya.

Liga Akamsi sendiri dikemas dengan sistem kompetisi liga yang berlangsung sekitar dua setengah bulan hingga tiga bulan.

Pertandingan digelar dua minggu sekali dengan format kandang dan tandang.

"Dan insya Allah next-nya, goals-nya Liga Akamsi, gue pengen bikin Champion Liga Akamsi," kata Kiwil.

Berita terkait

  • Baca juga: Cerita Kiwil Bikin Liga Akamsi di Jakarta: Sepak Bola Jadi Alat Perjuangan di Tengah Krisis Harapan
  • Baca juga: Dulu Kerap Bikin Orang Tertawa, Kini Kiwil Jarang Nongol di TV, Sakit Diabetes dan Pengentalan Darah
  • Baca juga: Kiwil Tak Ingin Lirik Wanita Lain Sejak Kehadiran Venti: Alhamdulilah Gue Dikasih Keinsyafan

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.