Jakarta (ANTARA) - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menyatakan dukungannya terhadap langkah evaluasi dan moratorium sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan pemerintah guna memperbaiki tata kelola program tersebut.
"Kami menyetujui evaluasi dan moratorium dengan harapan agar selama masa transisi ini, Badan Gizi Nasional benar-benar melakukan pembenahan yang positif, lebih akuntabel, transparan, dan memiliki tata kelola yang dapat dipertanggungjawabkan secara penuh kepada publik," kata Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.
Rivai mengatakan MBG merupakan program strategis nasional yang memegang peran penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia sehingga keberlanjutannya harus tetap dijaga.
"Program MBG adalah program mulia dan strategis yang memiliki arti sangat penting bagi masa depan bangsa dan negara, khususnya dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Bagaimanapun, program sebaik ini terlalu penting untuk gagal," ujarnya.
APPMBGI menilai pembenahan yang dilakukan pemerintah perlu menyentuh berbagai aspek mendasar, mulai dari sistem pengawasan dapur, mekanisme pencairan dana kepada mitra, hingga penguatan standar kualitas dan keamanan pangan.
Selain itu, asosiasi tersebut juga mendorong adanya kepastian bagi mitra dan investor yang telah berpartisipasi dalam pengembangan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.
APPMBGI juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat komunikasi dengan seluruh mitra penyelenggara program sehingga setiap kebijakan yang diterbitkan dapat dipahami dan dijalankan secara efektif di lapangan.
"Kami juga sangat mengharapkan agar BGN lebih intensif melakukan dialog dan komunikasi dengan seluruh mitra serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam semua dimensi penyelenggaraan MBG. Hanya melalui komunikasi yang baik dan terbuka, keputusan yang nantinya diambil dapat benar-benar presisi, adil, dan menguntungkan semua pihak," katanya.
Lebih lanjut, APPMBGI berharap proses evaluasi yang tengah berlangsung dapat menghasilkan tata kelola yang lebih baik sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional.
Rivai menegaskan pihaknya siap menjadi mitra konstruktif pemerintah dan BGN dalam mendukung perbaikan tata kelola MBG agar program itu dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan demi memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia.





