Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan akses gratis untuk layanan transportasi umum dan sejumlah destinasi wisata milik daerah selama tiga hari dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Program tersebut berlaku pada 22, 27, dan 28 Juni 2026.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa fasilitas gratis itu tidak hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP Jakarta.
Masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia juga dapat menikmati kebijakan tersebut.
Menurut Pramono, keputusan itu diambil setelah Pemprov menerima berbagai masukan dari masyarakat, terutama dari warga luar Jakarta yang ingin memanfaatkan momentum perayaan ulang tahun ibu kota untuk berkunjung dan berwisata.
"Bahwa untuk tanggal 22, 27, 28, baik itu transportasi umum maupun fasilitas wisata yang dimiliki oleh Jakarta, setelah mendapatkan masukan dari banyak pihak, terutama yang ingin memanfaatkan itu rata-rata dari luar Jakarta, maka tidak hanya berlaku bagi KTP Jakarta, tetapi bagi KTP Republik Indonesia," kata Pramono di kawasan Monas, Minggu (21/6/2026).
Baca juga: Meriahkan HUT Jakarta, Pemkot Jaktim Gelar EastJakFest 2026, Ada Apa Saja?
Sebagai informasi, Jakarta genap berusia 499 tahun pada Senin (22/6/2026). Untuk memeriahkan perayaan tersebut, Pemprov DKI menggratiskan layanan transportasi publik yang berada di bawah pengelolaannya, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta pada 22 Juni serta pada akhir pekan, yakni 27 dan 28 Juni 2026.
Selain transportasi, masyarakat juga dapat menikmati akses masuk gratis ke sejumlah destinasi wisata yang dikelola Pemprov DKI.
Beberapa lokasi yang termasuk dalam program tersebut antara lain Ancol, Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional (Monas), sejumlah museum, hingga fasilitas olahraga milik pemerintah daerah.
Pemprov DKI juga menyiapkan berbagai hiburan untuk memeriahkan perayaan HUT Jakarta.
Baca juga: Meriahkan HUT Jakarta, Pemkot Jaktim Gelar EastJakFest 2026, Ada Apa Saja?
Sejumlah musisi dari berbagai daerah akan turut diundang untuk tampil sehingga rangkaian acara tidak hanya menampilkan seniman asal Jakarta.
Pramono mengatakan, sebagian besar rangkaian perayaan akan dipusatkan pada akhir pekan. Karena itu, kebijakan transportasi gratis juga diberlakukan pada Sabtu dan Ahad agar lebih banyak masyarakat dapat berpartisipasi dalam perayaan tersebut.
"Mudah-mudahan ini akan membawa manfaat bagi warga masyarakat dan mereka terutama ikut memiliki Jakarta ini," kata dia.
Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya Betawi
Unit Pengelola Kawasan Perkampungan Budaya Betawi (UPK PBB) Setu Babakan menggelar Gebyar Seni Budaya Setu Babakan sebagai rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung Sabtu (20/6/2026) ini terbuka untuk umum dan dapat diikuti gratis.
Kepala UPK PBB Setu Babakan, Debby Novita Andriani, mengatakan, kegiatan itu bagian dari upaya pelestarian seni dan budaya Betawi di tengah perkembangan zaman yang semakin mengglobal.
"Ada rangkaian penampilan seniman dalam rangka pelestarian budaya Betawi," kata Debby kepada Warta Kota, Sabtu.
Baca juga: Dua Kali dalam Sepekan, Pemkot Jakarta Selatan Buru Ikan Sapu-sapu di Perairan Setu Babakan
Beragam kesenian tradisional Betawi ditampilkan di acara tersebut, di antaranya ondel-ondel dan rebana biang.
Rebana biang merupakan salah satu kesenian Betawi yang keberadaannya kini semakin langka.
"Rebana biang di seluruh DKI Jakarta saat ini hanya tinggal satu dan perlu dilestarikan agar tidak terlupakan," ujar Debby.
Ada juga penampilan kesenian ondel-ondel, tanjidor, musik keroncong, hingga tarian, musik gambang kromong modern, palang pintu dan tampilan kolaborasi komedi betawi 'Tempoh Ayunan'.
Baca juga: Getol Lestarikan Budaya Betawi, Putri Kandung Nirin Kumpul Apresiasi UPK Setu Babakan
Tokoh dan seniman Betawi, seperti Mandra, Opie Kumis, Mpok Munaroh serta sejumlah seniman lainnya, ikut hadir.
Masyarakat yang datang ke Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan tidak hanya dapat menikmati pertunjukan seni, tetapi juga gratis mengunjungi museum serta melihat replika rumah adat Betawi.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai lokakarya budaya, seperti pembuatan kembang goyang, biji ketapang, dan bir pletok yang merupakan kuliner khas Betawi.
Baca juga: Lestarikan Lingkungan, Program Jaga Alam dan Budaya untuk Jakarta Sasar Setu Babakan
Tema HUT Jakarta tahun ini, 'Bergerak Menuju Era Baru Jakarta', menjadi momentum penting untuk memperkuat upaya pelestarian budaya lokal.
Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan berfungsi sebagai laboratorium budaya Betawi yang menjadi pusat pelestarian seni, adat istiadat, dan tradisi masyarakat Betawi.
"Budaya Betawi merupakan ciri khas warga Kota Jakarta, masyarakat Jakarta diharapkan dapat semakin mengglobal tanpa melupakan budaya dan adat istiadat yang menjadi identitasnya," kata Debby.
JIS Sport Festival dan Kampung Bola JIS
Jakarta International Stadium (JIS) menggelar JIS Sport Festival x Kampung Bola JIS pada 20–21 Juni 2026 sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI Jakarta.
Kegiatan tersebut dipadukan dengan kemeriahan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 dan menghadirkan berbagai aktivitas olahraga, hiburan, serta kegiatan komunitas yang terbuka untuk masyarakat umum.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan non kompetitif, antara lain pound fit, push bike, inline skate, senam bersama Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), pameran mobil retro, pertunjukan ondel-ondel, bazar UMKM, hingga aktivitas komunitas pendukung klub sepak bola.
Pengunjung juga dapat mengikuti berbagai kegiatan bertema sepak bola yang disiapkan dalam program Kampung Bola JIS.
JIS Sport Festival merupakan agenda rutin yang diselenggarakan untuk mendorong masyarakat aktif berolahraga di kawasan Jakarta International Stadium.
Melalui kegiatan ini, JIS diharapkan semakin berperan sebagai pusat aktivitas olahraga, budaya, dan hiburan yang dapat diakses oleh masyarakat luas.
Selain aktivitas olahraga, penyelenggara juga mengintegrasikan festival dengan Kampung Bola JIS yang menghadirkan berbagai hiburan bertema sepak bola, seperti juggling challenge, penalty challenge, pertunjukan musik akustik, serta nobar pertandingan Piala Dunia 2026.
GM SBU JIS, Shinta Syamsul Arief mengatakan penyelenggaraan JIS Sport Festival dan Kampung Bola JIS bertujuan menghadirkan ruang publik yang mampu menggabungkan unsur olahraga, hiburan, dan interaksi komunitas.
“Melalui JIS Sport Festival dan Kampung Bola JIS, kami ingin menghadirkan ruang yang menyatukan olahraga, hiburan, dan interaksi komunitas sehingga masyarakat dapat menikmati pengalaman yang aktif, sehat, dan menyenangkan di kawasan JIS,” ujar Shinta dalam keterangan resmi, Sabtu (20/6/2026).
Ia menambahkan, seluruh rangkaian acara dirancang ramah keluarga dan dapat diikuti oleh berbagai kelompok usia.
Selain menikmati aktivitas olahraga dan hiburan, masyarakat juga dapat berinteraksi dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam bazar kuliner.
“Seluruh rangkaian acara dibuat ramah bagi keluarga, mudah diikuti oleh semua usia, dan memberikan ruang bagi pengunjung untuk mencoba pengalaman baru, berinteraksi dengan pelaku UMKM, serta merasakan suasana sportainment yang hangat dan inklusif,” kata Shinta.
Melalui konsep sportainment, penyelenggara menempatkan aspek partisipasi publik, kebersamaan, dan pengalaman rekreasi sebagai fokus utama kegiatan.
Festival ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk menerapkan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat interaksi antar-komunitas.
Sebagai informasi, Jakarta International Stadium merupakan stadion berstandar internasional yang dikelola oleh PT Jakarta Propertindo (Perseroda).
Berlokasi di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, stadion yang berdiri di atas lahan sekitar 26 hektare tersebut memiliki kapasitas hingga 82.000 penonton dan menjadi salah satu fasilitas olahraga terbesar di Indonesia.