Laporan Wartawan TribunPalu.com, Abdul Humul Faaiz
TRIBUNPALU.COM, PARIGI MOUTONG – Desa Boyantongo, Kecamatan Parigi Selatan, menjadi wilayah dengan jumlah korban terdampak banjir terbanyak di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.
Data Pusdalops BPBD Parigi Moutong mencatat, sebanyak 88 kepala keluarga (KK) atau sekitar 348 jiwa terdampak banjir di desa tersebut.
Banjir dipicu hujan berintensitas tinggi yang terjadi pada Sabtu (20/6/2026) malam dan menyebabkan debit air meluap ke permukiman warga.
Baca juga: Harga HP iPhone di Akhir Juni 2026 di Indonesia: iPhone 14, iPhone 15, iPhone 16, iPhone 17 Series
Jumlah korban terdampak di Desa Boyantongo menjadi yang tertinggi dibandingkan desa lain yang ikut dilanda banjir.
Posisi berikutnya ditempati Desa Balinggi Jati dengan 50 KK atau sekitar 150 jiwa terdampak.
Kemudian Desa Olaya sebanyak 47 KK atau 156 jiwa, Desa Masari 32 KK atau sekitar 125 jiwa, Desa Pombalowo 25 KK atau sekitar 110 jiwa, dan Desa Lebagu sebanyak 11 KK atau sekitar 44 jiwa.
Sementara di Desa Lobu Mandiri terdapat satu KK atau enam jiwa terdampak. Desa Mertasari juga tercatat satu KK atau enam jiwa terdampak.
Adapun data jumlah korban terdampak di Desa Parigimpuu dan Dolago Padang masih dalam pendataan petugas.
Secara keseluruhan, BPBD Parigi Moutong mencatat sebanyak 254 KK atau sekitar 945 jiwa terdampak banjir yang tersebar di 11 desa pada lima kecamatan.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan rumah warga, banjir menyebabkan sejumlah fasilitas umum dan lahan pertanian mengalami kerusakan.
Baca juga: MAXI Yamaha Day 2026 Jawa Tengah Jadi Ajang Silaturahmi Ribuan Bikers di Tawangmangu
Saat ini kondisi banjir telah surut dan petugas gabungan masih terus melakukan pendataan serta pembersihan di wilayah terdampak.(*)