SLBN 2 Banjarmasin Buka Penerimaan SPMB, Sediakan 70 Kuota Murid Baru
Hari Widodo June 22, 2026 02:50 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN- SLBN 2 Banjarmasin resmi membuka penerimaan SPMB 2026/2027. Sejak pagi, halaman sekolah langsung dipadati puluhan calon wali siswa yang datang untuk mendaftarkan anak mereka, Senin pagi (22/6/2026)

Mekanisme penerimaan dikatakan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, yakni dengan datang langsung ke sekolah membawa berkas persyaratan lengkap.  

"Sebelum mendaftar akan dilakukan asesmen dulu untuk mengetahui screening awal anak yang akan masuk sekolah," ujar Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Nur Maulida S. Pd., Gr.

Sekolah sendiri menyediakan kuota sekitar 70 siswa. Untuk jenjang SD, setiap kelas hanya menampung maksimal 5 anak.

Baca juga: Siap Tempati Gedung Baru, SMKN 2 Rantau Tapin Buka Tiga Jurusan pada SPMB Tahun Ajaran 2026/2027

Total ada 4 rombongan belajar, terdiri dari satu kelas khusus tuna rungu dan tiga kelas tunagrahita. 

Sementara itu, jenjang SMP dan SMA masing-masing menampung maksimal 8 siswa per kelas, dengan pembagian satu kelas tuna rungu dan dua kelas tunagrahita.

"SD itu ada 4 (rombel) 1 untuk tuna rungu, 3 untuk tunagrahita sedangkan SMP SMA itu ada 1 untuk tuna rungu dan 2 untuk tunagrahita," jelas Nur Maulida.  

Pihak sekolah menyebut tidak ada kendala berarti dalam proses penerimaan. SLBN 2 Banjarmasin dikenal sebagai sekolah favorit, sehingga pendaftaran terlihat ramai.

Namun, keterbatasan ruang membuat asesmen menjadi langkah penting untuk menyeleksi kesiapan anak.  

"Jadi itu salah satu alasan kami mengadakan assesmen supaya untuk menjaring anak-anak yang sudah siap belajar dan yang belum siap itu terpaksa kita alihkan ke terapi dulu sebelum masuk sekolah," tambahnya.  

Baca juga: SPMB Daring Dimulai, Calon Siswa dan Orang Tua Tetap Datangi SMAN 1 Banjarmasin

Sekolah menegaskan bahwa setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, tidak hanya di bidang akademik.  

"Sangat penting. Jadi orang tua itu saya lihat sekarang malah ingin sekali menyekolahkan anaknya karena semua anak itu sama kan. Sangat bersemangat untuk menyekolahkan anaknya. Apalagi sekolah SLB walaupun anaknya itu terkendala dalam hal akademik. Banyak prestasi yang bisa diberikan oleh anak. Kalau ada anak yang berbakat," papar Nur Maulida. (Banjarmasinpost.co.id/Saifurrahman)

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.