TRIBUNNEWS.COM - Polemik soal rumah yang ditempati Sarwendah kembali menjadi sorotan publik.
Hal tersebut imbas Ruben Onsu beberapa kali menyinggung nama kekasih Sarwendah, Giorgio Antonio yang sempat menggunakan properti tersebut untuk kebutuhan konten iklan.
Isu ini kemudian berkembang di ruang publik dan memunculkan berbagai spekulasi mengenai status kepemilikan rumah yang dimaksud.
Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menilai polemik ini seharusnya tidak perlu diperbesar.
Ia menegaskan bahwa persoalan aset dalam rumah tangga kliennya dengan Ruben Onsu telah selesai melalui kesepakatan bersama, termasuk pembagian harta yang sudah disetujui kedua belah pihak.
Chris menjelaskan, polemik seperti ini muncul karena adanya anggapan di luar kesepakatan yang sebenarnya sudah final.
Ia menegaskan sengketa atau perdebatan hanya akan terjadi apabila belum ada kesepakatan antara kedua pihak.
“Permasalahan ini sebenarnya muncul apabila belum ada kesepakatan. Padahal, sebenarnya mereka sudah sepakat dan sudah ada pembagian harta, yakni harta A untuk Sarwendah dan harta B untuk Ruben,” ujar Chris, dikutip Tribunnews dalam YouTube Grid, Senin (22/6/2026).
Lebih lanjut, Chris menegaskan kembali bahwa pembagian aset tersebut telah disepakati secara jelas oleh kedua belah pihak.
Ia menekankan bahwa tidak ada lagi ruang untuk memperdebatkan status kepemilikan aset yang telah dibagi.
“Itu sudah clear!,” tegasnya.
Baca juga: Unggah Momen Lawas Bertemu Anak dan Dibuntuti Giorgio, Ruben Onsu Geram: Saya Orang Tua Kandungnya!
Terkait rumah yang masih ditempati dan disebut masih dalam proses cicilan, Chris juga menegaskan bahwa aset tersebut sudah menjadi bagian dari hak Sarwendah sesuai kesepakatan yang ada.
Ia menuturkan bahwa status rumah tersebut tidak bisa dikaitkan kembali dengan pihak lain di luar kesepakatan yang telah dibuat.
“Rumah yang saat ini masih ditempati dan ternyata masih dalam cicilan itu juga sebenarnya sudah menjadi hak Sarwendah," terangnya.
Chris juga menyoroti munculnya narasi yang dinilai tidak sesuai dengan fakta kesepakatan, termasuk anggapan bahwa rumah tersebut masih berkaitan dengan Ruben Onsu.
Ia meminta agar publik tidak lagi membangun asumsi yang justru memperkeruh keadaan.
“Jadi, banyak hal yang dipelintir, seperti anggapan bahwa orang datang ke sana karena itu rumah Ruben dan segala macam."
Ia menegaskan kembali bahwa seluruh aset telah dibagi secara jelas sejak awal kesepakatan dibuat antara kedua belah pihak.
Menurutnya, tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan terkait pembagian tersebut karena sudah memiliki kejelasan hukum dan kesepakatan bersama.
“Padahal, mereka sudah sepakat bahwa aset tersebut sudah dibagi. Mana yang menjadi milik Ruben dan mana yang menjadi milik Sarwendah, semuanya sudah disepakati. Jadi, jangan lagi digoreng," terangnya.
Di akhir keterangannya, Chris juga menegaskan bahwa Sarwendah sejak awal konsisten menyampaikan bahwa seluruh aset yang diterimanya ditujukan untuk kepentingan anak-anaknya.
Ia menutup dengan penegasan mengenai tujuan utama dari pembagian aset tersebut.
“Sekali lagi saya ingatkan, Sarwendah berkali-kali mengatakan bahwa semua aset yang dia dapat hanya untuk anak. "
"Dia juga memastikan kepada saya bahwa semuanya untuk anak," pungkasnya.
Baca juga: Aib Masa Lalunya Diungkit Sarwendah-Giorgio Antonio di Live, Ruben Onsu: Allah Sudah Ubah Hidup Saya
Sebelumnya, Ruben sempat melontarkan sindiran yang diduga ditujukan kepada Giorgio.
Hal itu bermula ketika Giorgio mengunggah video endorsement produk kopi yang dibuat di sebuah rumah yang ternyata merupakan milik Ruben Onsu dan kini ditempati oleh Sarwendah.
Menanggapi video tersebut, duda tiga anak ini mengunggah ulang konten itu di media sosialnya.
Ia kemudian menyampaikan sindiran singkat melalui unggahannya.
Dengan nada menyentil, Ruben mengaitkan aktivitas menikmati kopi dengan rumah yang disebutnya masih menjadi miliknya.
"Dirumah emang paling enak kita ngopi dulu yuk," ujar Ruben Onsu, dikutip Tribunnews Senin (15/6/2026).
Unggahan singkat itu sontak memicu beragam reaksi dari warganet.
Tak hanya netizen, sederet publik figure pun turut meninggalkan sindiran di kolom komentar Ruben.
"menter deh cyong recharge dirumah orang wkwk," ujar Dery Syaputra.
"emoticon ketawa terpingkal-pingkal," timpal Wirang Birawa.
"memang paling enak ngopi dirumah," sahut Nanda Persada.
(Tribunnews.com, Rinanda)