Kuota SMP Negeri dan Swasta Gratis Semarang Tak Cukup untuk Semua Lulusan SD, Ini Penjelasan Disdik
rival al manaf June 22, 2026 08:11 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah lulusan SD di Kota Semarang tahun ini tercatat mencapai 21.027 anak. Angka tersebut lebih besar dibanding daya tampung SMP negeri dan SMP swasta gratis yang disiapkan Pemerintah Kota Semarang melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, yakni sebanyak 15.366 siswa.

Kondisi ini membuat terdapat selisih sekitar 5.600 calon peserta didik jika hanya menghitung daya tampung SMP negeri dan SMP swasta gratis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Muhammad Ahsan menjelaskan daya tampung tersebut memang tidak ditujukan untuk mengakomodasi seluruh lulusan SD.

Ahsan menyebut, masih terdapat sekolah swasta berbayar yang menjadi bagian dari sistem pendidikan di Kota Semarang.

Baca juga: Truk Tertemper KA Harina di Perlintasan Jerakah Semarang, Perjalanan Kereta Terlambat 6 Menit

Baca juga: Viral Karcis Parkir Taman Kyai Langgeng Magelang Ditempeli Label Lebih Mahal, Manajemen Buka Suara

"Lulusan SD tahun ini jumlahnya ada 21.027 anak," kata Ahsan di kantornya, Senin (22/6/2026).

Ia mengatakan kuota SMP negeri dan SMP swasta gratis yang tersedia saat ini mencapai 15.366 siswa.

"Jadi, dari kuota lulusan SD 21.000 sekian tadi, kuota di SMP negeri dan SMP swasta gratis itu ada 15.000 sekian. Jadi, saya kira itu masih proporsional karena masih ada sekolah swasta berbayar yang juga siap menerima calon murid dari lulusan SD," ujarnya.

Ahsan menegaskan, sejak awal pemerintah tidak menargetkan seluruh lulusan SD masuk ke sekolah negeri. Menurut dia, sekolah swasta juga memiliki peran dalam menampung lulusan setiap tahunnya.

"Pastinya kalau untuk sekolah negeri tidak bisa menampung semua lulusan SD negeri dan swasta. Itu kan jumlah lulusan SD negeri dan swasta. Lah kalau nanti semua tertampung di sekolah negeri, sekolah-sekolah swasta yang sekolah siapa?" katanya.

Ia memaparkan, keberadaan sekolah swasta berbayar tetap menjadi pilihan bagi masyarakat dan merupakan mitra pemerintah dalam penyelenggaraan pendidikan.

"Jadi tetap sekolah swasta sebagai mitra pemerintah Kota Semarang itu mendapat istilahnya ruang tersendiri di hati masyarakat Kota Semarang orang tua untuk mereka punya pilihan di sekolah swasta berbayar," imbuhnya. (idy)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.