BANGKAPOS.COM, BANGKA — Dalam waktu dekat, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani bakal berkoordinasi dengan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Diakui Hidayat Arsani, koordinasi dan komunikasi itu perlu dilakukan untuk membahas soal konektivitas jalur penyebrangan Pelabuhan Tanjung Kalian dan Pelabuhan Tanjung Api-api.
Pasalnya, kini Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok telah memulai pembangunan dermaga 2 atau dermaga baru untuk kelancaran aktivitas penyebrangan.
Namun, jika di Pelabuhan Tanjung Api-api yang difungsikan hanya satu dermaga, maka dianggap dapat menghambat aktivitas bongkar muat penumpang ataupun barang.
Hal itu dia sampaikan usai acara groundbreaking pembangunan dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Senin (22/6/2026). Kata dia, dengan adanya dermaga 2 ini, berarti beban transportasi kita selama ini akan berkurang.
“Tinggal nanti saya akan mengajak Dirut ASDP untuk duduk bersama dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk menyelesaikan yang di sana. Apabila yang di sana selesai, berarti tugas saya dan ASDP sudah lancar,” jelasnya.
Tak lupa, dirinya pun turut mengucapkan terima kasih kepada Dirut ASDP yang telah memperjuangkan Bangka Belitung sehingga kini dapat memiliki dermaga baru di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok.
Ditanyai lebih lanjut soal kapan pertemuan dengan Herman Deru tersebut akan dilaksanakan, Hidayat Arsani menyebut akan segera menelfon Gubernur Sumsel tersebut.
“Mungkin setelah minggu depan (pertemuan dengan Gubernur Sumsel-red), nanti malam saya akan telfon beliau,” ungkapnya.
Dirinya berharap, dengan begitu maka dapat meningkatkan transportasi bagi masyarakat supaya lebih baik lagi.
“Dermaga ini untuk rakyat dan semoga dapat memperlancar transportasi untuk rakyat,” harapnya.
Dimulainya pembangunan secara resmi tersebut dilakukan dalam acara groundbreaking, Senin (22/6/2026) oleh Gubernur Babel Hidayat Arsani, Direktur Utama PT ASDP Indonesi Ferry (Persero) Heru Widodo, Bupati Bangka Barat Markus dan turut didampingi oleh unsur forkopimda.
Direktur Utama ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo mengatakan bahwa hadirnya dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian tersebut akan menyambungkan masyarakat.
Bukan hanya mengantarkan manusia, tapi juga mengantarkan logistik untuk menumbuhkan ekonomi di daerah.
“Ini adalah sarana kita menunjang itu, apalagi negara kita adalah kepulauan sehingga moda transportasi yang paling efektif adalah penyebrangan kapal,” ungkap Heru.
Lanjut dia, pembangunan dermaga 2 ini akan dilaksanakan oleh PT Nindya Karya. Dirinya berharap, pembangunan tersebut dapat selesai tepat waktu dan ditarhetkan rampung sebelum natal dan tahun baru (nataru) akhir tahun nanti.
“Harapannya, dengan adanya pembangujan dermaga baru ini dapat meningkatkan konektivitas dan hubungan antar provinsi, yakni Provinsi Babel dan Provinsi Sumsel,” ujarnya.
Oleh karena itu, diharapkan juga pembangunan ini dapat dilakukan di dua sisi.
“Jadi kalau di sini dibangun dan di sana tidak, maka nanti akan tetap ada penumpukan seperti sebelumnya-sebelumnya,” ungkapnya.
Oleh karena itu, nanti pihaknya bersama dengan Gubernur Babel dalam waktu dekat akan mengunjungi Gubernur Sumsel supaya konektivitas antara daerah tersebut dapat terjalin.
Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus mengatakan bahwa kehadiran dermaga 2 ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas aktivitas penyebrangan.
Pembangunan dermaga 2 ini juga memiliki nilai strategis untuk mendukung konektivitas dengan Provinsi Sumsel.
Dengan demikian, pembangunan ini menjadi langkah yang selaras dan saling melengkapai antara Pelabuhan Tanjung Kalian dan Pelabuhan Tanjung Api-Api.
“Ini juga mendorong pusat-pusat ekonomi baru bagi masyarakat di kedua wilayah,” jelasnya.
Apalagi kata Markus, setiap hari-hari besar dan liburan sering terjadi macet dan antrean yang panjang.
“Oleh karena itu, kami berterima kasih kepada pihak ASDP. Kita berdoa semoga pembangunan ini dapat lancar dan tepat waktu,” imbuhnya.
Senada, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, pelabuhan ini punya fungsi vital karena merupakan jantung dari Pulau Bangka.
“Tapi kalau imi dibangun, dan yang disana tidak dibangun, nanti begitu-begitu saja,” jelasnya.
Oleh karena itu, dirinya nanti akan menghubungi dan berkoordinasi dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk membahas soal pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-Api.
Gubernur menyebut, dengan adanya pembangunan dermaga ini diharapkan dapat menjadi penyambung konektivitas dengan provinsi Sumsel.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pembangunan dermaga baru Pelabuhan Tanjung Kalian ini saya nyatakan dimulai,” imbuhnya.
(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)