KAI Tingkatkan Fasilitas Stasiun LRT Jabodebek, Prioritaskan Keselamatan dan Kenyamanan Pengguna
Mochamad Dipa Anggara June 22, 2026 10:18 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) terus memperkuat keandalan dan keselamatan fasilitas di berbagai stasiun LRT Jabodebek guna memastikan pengguna mendapatkan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal sejak memasuki area stasiun hingga tiba di tujuan.

Berbagai peningkatan fasilitas dilakukan sepanjang 2026, mulai dari optimalisasi sistem penerangan, peremajaan lift dan eskalator, hingga perawatan infrastruktur stasiun yang mendukung kelancaran mobilitas masyarakat setiap hari.

Sejumlah pekerjaan peningkatan fasilitas telah dilakukan di berbagai stasiun LRT Jabodebek.

Di antaranya penambahan dan optimalisasi penerangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Stasiun Pancoran, area entrance dan JPO Stasiun Kuningan, area JPO dan lift Stasiun Rasuna Said, serta penambahan pendingin udara di area concourse Stasiun Dukuh Atas.

Selain itu, KAI juga melakukan program peremajaan dan peningkatan keandalan lift serta eskalator di sejumlah stasiun, seperti Jatimulya, Bekasi Barat, Jatibening Baru, dan Cikunir 1.

Program tersebut mencakup penggantian berbagai komponen utama guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna.

Di sisi lain, perawatan korektif waterproofing atap juga dilakukan di seluruh stasiun LRT Jabodebek untuk menjaga kondisi fasilitas tetap optimal dan memberikan kenyamanan bagi pengguna dalam berbagai kondisi cuaca.

Manager Public Relations LRT Jabodebek Radhitya Mardika, mengatakan peningkatan fasilitas stasiun merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas layanan transportasi publik yang aman dan terintegrasi.

“Keselamatan merupakan fondasi utama layanan transportasi publik. Karena itu, setiap program perawatan dan peningkatan fasilitas yang kami lakukan selalu mengedepankan aspek keselamatan bagi pengguna maupun petugas, sehingga pengguna dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman sejak berada di area stasiun hingga tiba di tujuan,” ujar Radhitya dalam keterangan resmi Senin (22/6/2026).

Menurutnya, peningkatan fasilitas tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan jumlah pengguna LRT Jabodebek yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Data KAI menunjukkan, pada periode Januari hingga Mei 2025, LRT Jabodebek melayani 10.727.798 pengguna.

Sementara pada periode yang sama tahun 2026, jumlah pengguna meningkat menjadi 13.211.856 orang.

Kenaikan jumlah pengguna juga terlihat dari rata-rata penumpang harian pada hari kerja yang meningkat dari sekitar 98 ribu pengguna pada Januari–Mei 2025 menjadi sekitar 120 ribu pengguna pada periode yang sama tahun 2026.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin besarnya peran LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Radhitya menambahkan, keberadaan fasilitas yang andal menjadi faktor penting dalam mendukung pengalaman perjalanan pengguna, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang terintegrasi dan nyaman.

“LRT Jabodebek merupakan bagian dari ekosistem transportasi perkotaan yang terhubung dengan berbagai moda transportasi lainnya," ungkapnya.

Karena itu, lanjut Radhitya, peningkatan fasilitas terus dilakukan agar pengguna dapat berpindah moda dengan lebih aman, nyaman, dan lancar.

"Pada akhirnya, seluruh upaya ini ditujukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi masyarakat,” katanya.

Ke depan, KAI akan terus melakukan pemeliharaan dan peningkatan fasilitas stasiun sebagai bagian dari komitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan terintegrasi bagi masyarakat Jabodebek.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.