TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR – Peristiwa kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Sengkawit, tepatnya di depan Pasar Induk Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Senin (22/6/2026) sekitar pukul 14.40 Wita.
Insiden yang melibatkan dua mobil dan sepeda motor ini diduga kuat terjadi karena pengemudi mobil utama mengalami microsleep atau tertidur saat berkendara.
Kejadian ini sempat menghebohkan masyarakat di sekitar Pasar Induk Tanjung Selor, maupun para pengguna jalan yang sedang melintas.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rifikoh Yunianto melalui P.S Kasubsi PIDM Sihumas Polresta Bulungan Aipda Hadi Purnomo mengungkapkan, kecelakaan bermula saat sebuah mobil pribadi yang dikemudikan Ismail melaju dari arah Tugu Cinta Damai menuju Universitas Kaltara.
Namun saat melintas di Jalan Sengkawit, mobil tersebut mendadak keluar jalur akibat kondisi pengemudi yang tidak fit.
"Pengemudi kendaraan Daihatsu Xenia mengaku dalam kondisi mengantuk saat berkendara sehingga diduga mengalami microsleep dan kehilangan kendali kendaraan," kata Hadi Purnomo.
Baca juga: Viral! Kapolda Kaltara Beri Pertolongan Korban Kecelakaan di Jalan, Korban Tabrakan Alami Luka Bakar
Akibat kehilangan kendali, mobil yang dikemudikan Ismail langsung menabrak sebuah angkutan pedagang yang sedang terparkir di bahu jalan.
Benturan yang keras membuat mobil pengangkut bawang merah tersebut terdorong hebat hingga terperosok masuk ke dalam parit di sisi jalan.
Tidak berhenti di situ, mobil utama kemudian menghantam sebuah sepeda motor yang tengah parkir.
Sepeda motor tersebut bahkan terseret dan ikut menghantam satu sepeda motor lain yang terparkir di lokasi yang sama.
Meskipun mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah kendaraan dan menimbulkan kerugian materiil, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam tabrakan beruntun ini.
"Tidak ada korban jiwa, namun ada yang mengalami luka-luka dan sudah dilakukan perawatan medis," ucap Hadi.
Petugas kepolisian yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi mobil pengangkut bawang yang masuk ke dalam parit.
Hingga saat ini, kasus tabrakan beruntun tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian guna mengetahui secara pasti penyebab dan besaran kerugian yang ditimbulkan.
(*)
Penulis : Desi Kartika Ayu