Perangkat Holeshot Dilarang di MotoGP Belanda 2026, Jarak Starting Grid Berubah
GH News June 23, 2026 12:08 PM
Jakarta -

Perangkat holeshot di motor MotoGP dilarang digunakan pada seri Assen. Larangan itu berpengaruh pada starting grid di MotoGP.

Ada sejumlah perubahan yang bakal berlaku di MotoGP. Komisi Gran Prix (GPC) mengkonfirmasi bahwa perubahan itu berlaku mulai seri Assen akhir pekan ini. Perubahan pertama adalah larangan menggunakan perangkat holeshot. Perangkat ini digunakan pada saat start untuk menurunkan posisi motor. Holeshot device membuat ketinggian motor bisa diatur secara elektronik saat motor sedang berjalan.

Perangkat tersebut tidak akan diizinkan berdasarkan perubahan regulasi besar-besaran musim depan. Namun implementasinya dipercepat dan berlaku mulai MotoGP Belanda 2026, demikian dikutip laman resmi MotoGP.

Selain larangan menggunakan perangkat holeshot, tata letak grid juga mengalami penyesuaian. Ini akan berlaku mulai GP Jerman. Perubahan tata letak grid berlaku untuk semua kelas, bukan hanya kategori MotoGP.

Jarak antar pembalap akan berubah dari tiga meter menjadi empat meter. Itu berarti jarak antar baris juga akan berubah, dari sembilan meter - 3 x 3 - menjadi 12 meter, yaitu 3 x 4 meter atau jarak baru. Masih akan ada tiga pembalap per baris, hanya dengan jarak yang lebih jauh di antara mereka untuk meningkatkan keselamatan lebih lanjut saat start balapan.

Perubahan selanjutnya berkaitan dengan jumlah motor dari masing-masing pabrikan. Mulai tahun 2028, tidak boleh ada pabrikan yang bisa menurunkan lebih dari enam motor di grid. Itu artinya, masing-masing pabrikan hanya bisa memasok maksimal dua tim selain tim mereka sendiri, dengan syarat setidaknya ada lima pabrikan yang berkompetisi pada musim tersebut.

Sejatinya aturan ini sudah berlaku seperti yang diterapkan Ducati, hanya ada enam motor di tiap balapan. Namun secara resmi, aturan itu berlaku dua tahun lagi.

Saksikan Live DetikPagi:

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.