Laporan Kontributor Kuningan Ahmad Ripai
TRIBUNCIREBON.COM, KUNINGAN - Istri Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar yang juga Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj Ela Helayati, yang dikenal Bunda El membagikan prinsip dasar pola pengasuhan anak (parenting skill) kepada para orang tua saat menghadiri acara perpisahan Sekolah Rakyat Terintegrasi 38 Kuningan, Senin (22/6/2026).
Bunda El menyebut setiap anak terlahir dengan karakter dan memiliki bakat yang lengkap dengan kelebihan atau kekurangan yang berbeda.
"Karena itu, orang tua tidak boleh menyamaratakan cara mendidik setiap anak. Tugas kita bukan membuat semua anak menjadi sama, melainkan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi terbaik," kata Bunda El.
Berdasarkan pengalamannya membesarkan tiga anak dengan karakter yang berbeda, Bunda El membagikan sejumlah prinsip dasar parenting yang perlu dipahami setiap orang tua.
"Untuk orang tua harus hadir secara utuh untuk anak. Menurutnya, kehadiran tidak selalu berarti berada di rumah sepanjang hari, tetapi memberikan perhatian tulus, mendengarkan cerita anak, memahami keluhannya hingga memberikan apresiasi," katanya.
Kemudian, kata Bunda El untuk memadukan kasih sayang dan ketegasan menyayangi anak bukan berarti selalu menuruti keinginannya.
"Bentuk kasih sayang adalah bagaimana mendisiplinkan anak tidak harus dilakukan dengan marah atau membentak," katanya.
Menjadi orang tua harus menjadi teladan yang baik. "Anak cenderung meniru perilaku orang tuanya, mulai dari kejujuran, kesopanan hingga kebiasaan beribadah," katanya.
Selanjutnya bagi anak perlu diajarkan tanggung jawab dan kemandirian sejak dini.
"Orang tua sebaiknya tidak mengambil alih seluruh tugas anak, tetapi membiasakan mereka melakukan hal-hal sederhana seperti merapikan tempat tidur atau sebagainya," ujarnya.
Menurut Bunda El, keterbatasan pendidikan orang tua tidak boleh menjadi penghalang untuk memberikan perhatian terhadap proses belajar anak.
"Artinya, orang tua perlu menanamkan rasa syukur dan mental pantang menyerah, agar anak-anak dari keluarga sederhana tidak tumbuh dengan rasa rendah diri," katanya.
Selanjutnya kepada orang tua perlu harus dapat menyeimbangkan ikhtiar dan doa atau yang disebutnya sebagai ‘jalur bumi’ dan ‘jalur langit’.
"Kerja keras dalam mendampingi anak. Harus dibarengi dengan doa yang tulus demi masa depan mereka," ujarnya.
Baca juga: Bupati Kuningan Optimistis Pembangunan Jalan Lingkar Timur Selatan Segera Terealisasi