MLSC All-Stars 2026 : Jogja Waspadai Tim Debutan Banjarmasin
Hari Susmayanti June 23, 2026 02:14 PM

 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Sebanyak 12 tim dari 12 kota akan saling berhadapan dalam MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 yang berlangsung pada 23 hingga 28 Juni 2026 di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah. 

Ajang yang menjadi puncak rangkaian kompetisi musim 2026 tersebut mempertemukan para pemain terpilih hasil pembinaan dan seleksi sepanjang musim untuk memperebutkan gelar juara All-Stars.

Kejuaraan yang digagas oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama MilkLife ini diikuti tim dari Jakarta, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, serta Samarinda dan Banjarmasin yang didukung penuh oleh Bayan Peduli.

Tri Wulandari, Pelatih Kepala Tim All-Stars Yogyakarta mengaku sudah siap untuk menghadapi event ini.

Jajaran tim pelatih sudah memiliki gambaran tim lawan yang akan dihadapi karena sebelumnya sudah pernah bertemu.

Dia justru mewaspadai kejutan yang bakal dihadirkan Banjarmasin yang baru pertama kali ikut serta di MLSC tahun ini.

“Untuk peluang, Insya Allah ada, Yogyakarta akan memberikan perlawanan. Untuk komposisi pemain dari Yogyakarta atau Solo maupun Semarang juga banyak berubah. Kita evaluasi dari hasil turnamen internal kemarin, peluang dan asa masih ada,” ujarnya.

Sementara itu Kapten tim Yogyakarta Shima Putri Larasati menyampaikan tim sudah siap untuk menghadapi laga.

Seluruh pemain sudah siap untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya dan semangat pantang menyerah untuk meraih hasil terbaik.

Baginya, penting untuk menerapkan semangat tarung pantang menyerah agar bisa mendapatkan hasil maksimal di setiap pertandingannya.

“Saya akan terus memberi semangat kepada tim, agar misalnya kalau kegolan duluan enggak putus asa atau kena mental. Kami akan berjuang all out untuk membawa asa Yogyakarta kali ini. Saya bilang ke teman-teman, enggak usah takut kalah, percaya diri dan jangan ada yang menyerah,” kata penyerang bernomor punggung 9 tersebut. 

Baca juga: Cerita Kim Kurniawan Temukan Posisi Terbaik Dalam Karir Sepakbolanya, Sempat jadi Striker

Sementara itu Jacksen F Tiago, Head Coach MilkLife Soccer Challenge, mengatakan proses seleksi dan pembentukan tim All-Stars dilakukan dengan melibatkan tim pemandu bakat serta pelatih dari berbagai daerah untuk memastikan kualitas kompetisi tetap terjaga. 

Hadirnya pemain guest star pilihan tim talent scouting bertujuan guna menambah atmosfer kompetitif serta meningkatkan akselerasi peserta MilkLife Soccer Challenge. 

Meski begitu, di menekankan bahwa MLSC All- Stars adalah kompetisi pembinaan usia dini yang mengedepankan pembentukan mental anak- anak sehingga tidak perlu diberikan beban berat.

Dia mengatakan tim pemandu bakat melihat persaingan yang jauh lebih merata dan kompetitif dibanding tahun sebelumnya. 

“Ditambah lagi, All-Star tahun ini menjadi bagian penting dari trilogi sepak bola putri nasional, yang akan membuka jalan bagi para pemain terbaik untuk melangkah ke turnamen besar berskala internasional,” ujar Coach Jacksen F Tiago. 

“Tapi yang saya mau sampaikan adalah ini momen luar biasa untuk kalian menikmati permainan, jelas ada piala yang diperebutkan, tapi yang paling penting manfaatkan momen ini untuk menciptakan sejarah, kenangan yang indah karena ini langkah awal menuju puncak karier kalian. Nikmati setiap saat, setiap detik momen ini. Tugas pelatih bukan memaksa mereka meraih kemenangan, tapi membuat mereka berkembang hingga bisa bertemu dgn potensi terbaik di masa depan,” sambungnya. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.