Aksi Pelemparan Bom Molotov Bikin Api Berkobar di Gang Sempit Koja, Ibu dan Anaknya Jadi Korban
Ferdinand Waskita Suryacahya June 23, 2026 10:11 PM

 


TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - Aksi pelemparan bom molotov yang terjadi di Jalan Mandiri II, Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, membuat seorang ibu rumah tangga yang sedang melintas bersama anaknya menjadi korban.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (22/6/2026) pagi itu sempat menggegerkan warga karena kobaran api muncul di tengah gang permukiman padat penduduk.

Korban bernama Ratna Dewi mengaku tidak memiliki hubungan apa pun dengan pelaku maupun persoalan yang melatarbelakangi insiden tersebut.

Saat kejadian, Ratna hanya sedang mengendarai sepeda motor bersama anaknya untuk pergi berbelanja ke pasar.

"Saya dari rumah mau ke pasar. Saya juga enggak tahu kalau misalkan itu ada apa-apa. Saya kaget pas lewat kayak ada yang ngelempar bom gitu, terus ledakan langsung api gede," kata Ratna, Selasa (23/6/2026).

Akibat terkejut melihat kobaran api, Ratna terjatuh dari sepeda motor bersama anaknya.

Ia mengaku mengalami sakit pada bagian kaki, sementara anaknya mengalami luka ringan dan trauma akibat kejadian tersebut.

Ratna menduga sasaran pelemparan bom molotov sebenarnya bukan dirinya, melainkan seorang warga yang sedang berada di lokasi.

"Kayaknya sih sasarannya itu sebenarnya untuk tetangga saya yang baju hitam yang di pinggir itu," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Koja Kompol Andry Suharto mengungkapkan, hasil penyelidikan sementara, aksi pelemparan bom molotov itu diduga dipicu rasa cemburu pelaku terhadap mantan istrinya.

Menurut Andry, pelaku diduga tidak terima mantan istrinya yang berinisial R menjalin hubungan dengan pria lain berinisial A.

Pria tersebut diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan seorang warga berinisial H yang berada di lokasi kejadian.

"Menurut keterangan para saksi yang kami dapat di lapangan bahwa si pelaku ini cemburu terhadap mantan istrinya," kata Andry.

Polisi menduga emosi pelaku kemudian memuncak hingga mendatangi lokasi dan melempar bom molotov ke arah H.

Namun lemparan itu tidak mengenai sasaran dan justru jatuh ke aspal hingga memunculkan kobaran api yang membuat Ratna dan anaknya menjadi korban terdampak.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pelemparan bom molotov tersebut.

Andry menegaskan, pihaknya bersama Polres Metro Jakarta Utara telah membentuk tim gabungan untuk memburu para pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.

Selain melakukan pengejaran, polisi juga masih mendalami keterangan saksi dan rekaman CCTV di lokasi kejadian guna mengungkap peran masing-masing pelaku serta memastikan seluruh pihak yang terlibat dapat segera diamankan.

Berita Lainnya

  • Baca juga: Bawa Bom Molotov dan Hendak Gabung Mahasiswa, 2 Orang Ditangkap Polda Metro Jaya

  • Baca juga: Rencana Kerusuhan Saat May Day Terbongkar: 101 Orang Ditangkap, Bom Molotov dan Sajam Disita

  • Baca juga: Sosok Kades Hoho Diteror Bom Molotov Hingga Mobil Hangus: Saya Tantang Kalau Berani Datang Lagi!

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.