TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Setelah melakukan penyerangan terhadap dua polisi yang bertugas pada Senin (22/6/2026) pagi, pria berinisial AM (30) berhasil diamankan pihak kepolisian.
Pria 30 tahun itu ditangkap sekitar pukul 17.00 WIB di rumah keluarganya di kawasan Sipin, Kota Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, menjelaskan peristiwa itu bermula saat dua anggota polisi lalu lintas tengah menjalankan tugas di sekitar Pasar Angso Duo.
Secara tiba-tiba, AM diduga menyerang Brigpol ST menggunakan senjata tajam.
"Kemudian Brigpol ST sempat melakukan perlawanan dan sempat terjatuh dan dibantu Bripka BT dan orang tidak dikenal itu tetap melakukan penerangan," kata Erlan, kemarin.
Akibat insiden tersebut, Brigpol ST mengalami luka di bagian tangan.
Positif Amfetamin
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, Erlan menyebut hasil tes urine menunjukkan AM positif mengandung amfetamin.
"Tadi juga dilakukan tes urine dan yang bersangkutan positif amfetamin," jelasnya.
Sebagai informasi, merujuk pada UU nomor 5 tahun 1997, amfetamina merupakan narkotika golongan psikotropika golongan II.
Adapun, turunan sintetisnya yang paling adiktif sering dikenal dengan metamfetamin atau sabu.
Namun, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.
Saat ini, AM telah diamankan di Polresta Jambi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Saat ini sedang didalami, untuk motif dan lain sebagainya akan segara disampaikan (setelah pemeriksaan)," ujarnya.
Sementara itu, kedua anggota polisi yang mengalami luka telah mendapatkan penanganan medis di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.
Kronologi
Seorang pedagang di sekitar lokasi bernama Ansori mengaku menyaksikan langsung detik-detik insiden tersebut.
Menurut Ansori, pelaku datang dari arah Jembatan Gentala Arasy menuju kawasan Pasar Angso Duo dengan berjalan kaki tanpa mengenakan alas kaki.
“Pelaku tadi jalan dari arah bawah, tidak pakai sandal. Dia membawa samurai (pedang) panjang dan dua bilah pisau,” ujar Ansori.
Sesampainya di kawasan Simpang Angso Duo, pelaku disebut tiba-tiba mengejar dua anggota polisi yang saat itu tengah melakukan pengaturan lalu lintas.
“Kedua polisi langsung lari ke arah parkiran pasar. Kami yang ada di lokasi juga ikut takut karena pelaku sempat mengejar orang-orang di sekitar,” katanya.
Ia menambahkan, kedua polisi berusaha menyelamatkan diri ke area parkir pasar. Namun, salah seorang di antaranya terkena bacokan menggunakan samurai panjang yang dibawa pelaku.
Selain itu, satu anggota polisi lainnya sempat terjatuh ketika berusaha menghindari serangan. Meski begitu, ia berhasil bangkit dan melarikan diri dari kejaran pelaku.
Tak hanya menyasar anggota kepolisian, pelaku juga disebut sempat mengejar sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi, sehingga membuat suasana panik.
“Dia juga sempat mengejar warga. Sepertinya kondisinya tidak normal,” duga Ansori.
Ansori mengaku tidak mengenal pria tersebut dan baru pertama kali melihatnya berada di kawasan itu.
“Sepertinya bukan orang sini, baru kelihatan hari ini,” ucapnya.
Baca juga: Pengusaha asal Jambi Terdakwa Pembunuhan Kacab Bank di Jakarta Dituntut 15 Tahun
Baca juga: Bus-Bus Angkut 1.555 Orang dengan Tangan Terborgol dari Lapas Jambi ke Sengeti
Baca juga: Peluru Bersarang di Kaki Petani Kerinci yang Ditangkap karena Curi Motor