Sejarah Baru Piala Dunia 2026: Messi & Ronaldo Samai Rekor Langka Legenda Denmark
Muhammad Nursina Rasyidin June 24, 2026 12:30 PM

 

TRIBUNNEWS.COM -  Mengukir tinta emas sebagai pencetak gol termuda sekaligus tertua jelas bukan perkara mudah.

Dibutuhkan konsistensi luar biasa selama belasan tahun di level tertinggi untuk bisa merajai dua ujung rekor tersebut di panggung sebesar Piala Dunia.

Meski dinilai mustahil bagi pemain biasa, catatan elit ini nyatanya mampu diukir oleh beberapa seniman di lapangan hijau.

Tak bisa disangkal, gelaran Piala Dunia memang terasa istimewa, sekalipun digelar empat tahun sekali.

Dan salah satu keistimewaan Piala Dunia ialah punya magisnya tersendiri di setiap edisinya.

Baca juga: Michel Kuka Mboladinga, “Manusia Patung” RD Kongo yang Viral di Piala Dunia 2026

Salah satu personel konten kreator @gotm_id, Regine Deanaendra pun mencoba berbagai sudut pandangnya soal keistimewaan Piala Dunia.

Tepat dalam diskusi program SUPER TAKTIK yang bertemakan "Seni Membaca Piala Dunia 2026 Lewat Kacamata Wanita", perempuan yang akrab disapa Rere itu menilai Piala Dunia punya sesuatu yang baru pada setiap edisinya.

"Mengingat Piala Dunia hanya digelar empat tahun sekali, pasti selalu saja ada yang baru, baik dari teknis permainan, peraturannya," ujar Rere dalam acara Podcast yang digelar di Klodran, Colomadu, Karanganyar.

SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). Update ranking FIFA 48 peserta Piala Dunia 2026, Argentina kukuh di puncak, Ghana naik signifikan.
SAMBUT PESTA BOLA - Nofi Setiawan penjual jersey negara yang berlaga di Piala Dunia 2026 sedang memamerkan barang dagangannya di Mojosongo, Solo, Rabu (10/6/2026). Update ranking FIFA 48 peserta Piala Dunia 2026, Argentina kukuh di puncak, Ghana naik signifikan. (Tribunwow/Adi Manggala Saputro)

Nama pertama yang berhasil mengukir sejarah elit, sebagai pencetak gol termuda dan tertua bagi negara yang ia bela ialah Michael Laudrup.

Ya, Michael Laudrup yang dikenal sebagai legenda Denmark, menjadi pemain pertama yang menyandang predikat mewah tersebut.

Laudrup tercatat menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Timnas Denmark di Piala Dunia, tepatnya pada edisi 1986.

Kala itu, eks pemain Barcelona itu mencetak gol bersejarah ke gawang Uruguay di Piala Dunia 1986 yang berlangsung di Meksiko.

Sementara untuk kategori pencetak gol tertua, Laudrup mengukir rekor tersebut saat ia membela Denmark di Piala Dunia 1998.

Tepat dalam laga melawan Prancis yang diketahui menjadi juara Piala Dunia 1998, Laudrup mencetak satu gol ke gawang Les Bleus.

Meskipun Denmark akhirnya kalah (2-1) melawan Prancis, gol yang diciptakan Laudrup lewat titik putih terasa abadi di sejarah Piala Dunia.

Rekor Laudrup selaku pencetak gol termuda sekaligus tertua bagi negaranya sendiri pun bertahan cukup lama.

Setelah hampir 28 tahun bertahan, akhirnya rekor abadi yang pernah diciptakan Laudrup itu berhasil disamai oleh pemain lain.

Tidak hanya satu pemain saja, melainkan dua sosok pemain yang berhasil menulis ulang rekor Laudrup di Piala Dunia 2026.

Menariknya lagi, dua sosok pemain yang mampu mengikuti jejak Laudrup ialah pemain yang selama ini dianggap sebagai GOAT di dunia sepak bola dalam dua dekade terakhir.

Ialah Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, dua sosok pemain yang menjadi aktor utama terjilpaknya rekor Laudrup di Piala Dunia.

Messi tercatat mampu menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Argentina di Piala Dunia, pada usia 18 tahun 357 hari.

La Pulga kala itu membuka rekening gol pertamanya di Piala Dunia, dengan mencetak gol ke gawang Serbia di Piala Dunia 2006.

Terbaru, Messi mempertegas statusnya sebagai pencetak gol tertua ke gawang Austria, saat berumur 38 tahun 363 hari di Piala Dunia 2026.

Hal sama juga ditorehkan Ronaldo.

Ronaldo menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Portugal di Piala Dunia, ketika usianya baru 21 tahun 132 hari.

Eks pemain Manchester United itu berhasil mengukir momen fenomenal itu saat Portugal melawan Iran di Piala Dunia 2006.

Sementara untuk status pencetak gol tertua dalam sejarah Portugal di turnamen Piala Dunia, diukir Ronaldo saat Portugal menang telak 5-0 atas Uzbekistan di matchday kedua babak penyisihan, dinihari tadi.

Saat mencetak gol ke gawang Uzbekistan, Ronaldo diketahui sudah berusia 41 tahun 138 hari.

Kini, warisan yang terukir atas nama Michael Laudrup (Denmark), Lionel Messi (Argentina) dan Cristiano Ronaldo (Portugal) sebagai pencetak gol termuda sekaligus tertua bagi negaranya masing-masing di sejarah Piala Dunia, jelas kian terasa abadi.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.