Peternak Ayam Petelur di Blitar Terhimpit Kenaikan Harga Pakan
Titis Jati Permata June 24, 2026 02:32 PM

 

SURYA.co.id, BLITAR - Krisis harga kembali menghantam peternak ayam petelur di Kabupaten Blitar Jawa Timur.

Di tengah melimpahnya produksi telur, harga jual di tingkat peternak justru terus merosot hingga menyentuh Rp 17.500 per kilogram, sementara biaya produksi, terutama pakan, mengalami kenaikan.

Kondisi ini membuat peternak berada dalam tekanan ganda, pendapatan menurun saat biaya usaha semakin membengkak.

"Harga telur semakin turun, kemarin harga telur dari kandang Rp 17.500 per kilogram," kata Yoga Dwi Sasana Putra (27), peternak ayam petelur di Desa Gadungan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur kepada SURYA.co.id, Rabu (24/6/2026).

Penurunan Harga Telur

Menurut Yoga, penurunan harga telur tahun ini tergolong sangat parah dan menjadi pukulan berat bagi peternak rakyat.

"Kondisi ini sangat parah bagi peternak. Harga telur turun saat harga bahan baku pakan naik," ujarnya.

Baca juga: Harga Telur Anjlok di Lamongan, Peternak Rakyat Terancam Gulung Tikar

Ia menilai anjloknya harga dipicu oleh ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan di pasar.

"Produksi telur banyak dan serapan telur sedikit. Akibatnya harga anjlok," katanya.

Yoga berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengangkat kembali harga telur agar peternak tidak terus merugi.

Deretan Usulan Peternak Belum Berbuah Kebijakan

Di tengah tren penurunan harga yang terus berlangsung, peternak mengaku sudah menyampaikan berbagai usulan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Namun hingga kini, mereka belum melihat implementasi nyata dari hasil pembahasan tersebut.

Ketua Koperasi Berkah Telur Blitar sekaligus Ketua Pusat Koperasi Gugus Ternak Jawa Timur, Yesi Yuni Astuti, mengatakan pihaknya telah melakukan audiensi dengan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur pada 18 Juni 2026 untuk membahas kondisi terkini peternak ayam petelur.

Dalam pertemuan itu, sejumlah langkah disepakati sebagai upaya menyelamatkan harga telur dan menjaga keberlangsungan usaha peternak. 

Salah satunya adalah mendorong pembelian telur secara langsung oleh aparatur sipil negara (ASN) dari peternak rakyat guna meningkatkan penyerapan produksi.

Pengawasan Harga Acuan Pembelian

Selain itu, peternak meminta tindak lanjut pengawasan pelaksanaan Harga Acuan Pembelian (HAP) telur ayam ras sesuai surat Badan Pangan Nasional kepada Satgas Pangan, agar stabilitas harga di tingkat produsen dan konsumen dapat terjaga.

Usulan lainnya adalah memperkuat penyerapan telur melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Peternak berharap produksi telur Jawa Timur dapat masuk dalam rantai pasok program tersebut melalui penetapan menu telur pada hari-hari tertentu.

Di sektor hulu, peternak juga meminta percepatan penyaluran jagung SPHP oleh Bulog, termasuk penambahan kuota dan perpanjangan masa distribusi, untuk membantu menekan biaya pakan yang terus meningkat.

Tak hanya itu, peternak mengusulkan pengendalian produksi melalui afkir dini ayam petelur dalam skala besar serta evaluasi ulang kebutuhan impor grand parent stock (GPS) ayam petelur agar tidak memperparah potensi kelebihan pasokan di masa mendatang.

"Selain itu, diperlukan penghitungan ulang kebutuhan impor GPS ayam petelur berdasarkan kondisi produksi dan kebutuhan riil nasional agar tidak memperbesar potensi kelebihan pasokan telur di masa mendatang," katanya.

Kaji Ulang Pembelian Bahan Baku Pakan

Peternak juga meminta pemerintah mengkaji ulang rencana pembelian bahan baku pakan melalui satu pintu oleh PT Berdikari karena dinilai berpotensi membuat harga pakan lebih mahal dibanding mekanisme pasar saat ini.

Selain itu, Badan Pangan Nasional diusulkan menugaskan Bulog menyerap telur peternak ketika terjadi kelebihan pasokan sebagai instrumen stabilisasi harga.

Namun, hingga hampir sepekan setelah audiensi digelar, para peternak mengaku belum melihat realisasi dari berbagai kesepakatan tersebut.

"Tapi, sampai sekarang pemerintah belum melaksanakan usulan kami yang disepakati dalam audensi itu. Sedang harga telur di peternak terus turun," ujarnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.