Jakarta (ANTARA) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperkuat pembinaan kewirausahaan di kalangan mahasiswa guna membantu generasi muda menangkap peluang bisnis di era digitalisasi.

Wakil Ketua Umum Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kadin Indonesia Tatyana Sentani Sutara dalam keterangan di Jakarta, Rabu menyampaikan salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui penyelenggaraan Womenpreneur Development Forum bertema Unlocking Digital Opportunity di Universitas Bakrie, Jakarta, Selasa (23/6).

Kegiatan yang digelar bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), Universitas Bakrie, dan Shopee Indonesia itu menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya perempuan, untuk meningkatkan kapasitas dan memanfaatkan peluang yang berkembang dalam ekonomi digital.

Menurut dia, forum tersebut merupakan bagian dari program Womenpreneur Goes to Campus yang bertujuan mendorong lebih banyak anak muda terjun ke dunia usaha.

“Kadin ingin mendorong lebih banyak lagi womenpreneur yang tercipta melalui Womenpreneur Goes to Campus kami. Kami masuk ke kampus-kampus untuk mendorong para anak-anak muda supaya mau menjadi entrepreneur,” ujar Tatyana.

Menurut dia, pemberdayaan ekonomi perempuan menjadi salah satu fokus utama Kadin Indonesia. Oleh karena itu, sebagian besar peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perempuan.

Tatyana menilai peran perempuan dalam ekonomi digital terus menunjukkan perkembangan positif, ini terlihat dari meningkatnya partisipasi perempuan dalam berbagai program pengembangan teknologi dan digitalisasi.

Melalui berbagai program penguatan kapasitas tersebut, pihaknya berharap semakin banyak perempuan yang mampu mengembangkan potensi diri, baik sebagai pelaku usaha maupun penggerak ekonomi di tengah transformasi digital yang terus berlangsung.

“Kami ingin para perempuan lebih mandiri secara ekonomi sehingga mereka mempunyai kekuatan dan seperti kita ketahui UMKM perempuan itu mempunyai peran yang sangat penting dalam perekonomian di Indonesia. Jadi ini tentu harus terus kita dorong dan terus kita tingkatkan,” pungkas Tatyana.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor Universitas Bakrie M. Tri Andika Kurniawan menegaskan bahwa kewirausahaan menjadi salah satu output utama yang ingin dihasilkan oleh perguruan tinggi. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan praktis untuk membangun usaha sejak dini.

“Kami ingin mahasiswa punya bekal nyata untuk membangun usaha. Banyak aktivitas kewirausahaan di Indonesia digerakkan oleh perempuan,” katanya.