SRIPOKU.COM, PALI – Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) berduka. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPKKB) Kabupaten PALI, Sumsel, Maryono, meninggal dunia pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 04.15 WIB di RSUD Talang Ubi.
Kepergian birokrat senior yang dikenal tenang, pekerja keras, dan bersahaja tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan kerja, serta masyarakat Kabupaten PALI.
Pantauan Sripoku.com di rumah duka, sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten PALI tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.
Hadir di antaranya Asisten I Setda PALI, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, lurah, serta berbagai elemen masyarakat.
Selain kalangan birokrasi, sejumlah tokoh daerah juga turut melayat, di antaranya mantan Wakil Bupati PALI Soemaryono, Ketua MUI PALI H. Mughni Zein, tokoh masyarakat H. Darsono, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan.
Mantan Wakil Bupati PALI Soemaryono mengaku sangat kehilangan atas wafatnya Maryono.
Menurutnya, almarhum merupakan sosok yang memiliki dedikasi tinggi dalam pemerintahan dan berperan penting sejak awal pemekaran Kabupaten PALI.
"Almarhum sudah seperti keluarga sendiri. Beliau memulai karier dari bawah, pernah bertugas di Dinas Perhubungan hingga dipercaya menjadi lurah pada masa awal pemekaran Kabupaten PALI," ujar Soemaryono.
Ia menuturkan, Maryono termasuk salah satu birokrat yang ikut membangun fondasi pemerintahan daerah saat Kabupaten PALI baru terbentuk.
Kemampuannya beradaptasi dalam berbagai dinamika pemerintahan membuatnya dipercaya mengemban sejumlah jabatan strategis.
Karier Maryono juga dinilai cemerlang saat menjabat sebagai Sekretaris DPRD (Sekwan) Kabupaten PALI.
Soemaryono yang pernah menjabat Ketua DPRD PALI mengaku memiliki pengalaman bekerja sama langsung dengan almarhum.
"Selama menjabat sebagai Sekwan, beliau tidak pernah memiliki permasalahan dengan siapa pun. Kinerjanya sangat baik, profesional, dan penuh tanggung jawab," katanya.
Tidak hanya aktif di pemerintahan, Maryono juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
Ia pernah aktif sebagai pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kabupaten PALI dan terlibat dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Menurut Soemaryono, almarhum juga memiliki kemampuan komunikasi yang baik sehingga mampu menjembatani hubungan antara pemerintah daerah, Forkopimda, dan masyarakat.
"Dengan kepergian almarhum, saya pribadi merasa sangat kehilangan. Beliau banyak membantu dalam berbagai urusan pemerintahan maupun kemasyarakatan," ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, Soemaryono mengajak seluruh masyarakat PALI untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta memberikan dukungan kepada keluarga yang ditinggalkan.
"Mari kita doakan agar almarhum mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan menghadapi cobaan ini," tutupnya.