Bupati Minut Joune Ganda Bicara Langkah Perdamaian Antisipasi Konflik dalam Kongres Dunia di Maroko
Frandi Piring June 24, 2026 05:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - AIRMADIDI - Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Dr Joune Ganda sebagai anggota Executive Bureau United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) berbicara tentang langkah perdamaian sebelum terjadi konflik.

Hal ini disampaikan Bupati Joune ketika didaulat sebagai Key Priorities Area Intervention, khususnya terkait isu Conflict Prevention atau pencegahan konflik dalam kegiatan UCLG World Congreas 2026-Asia Pasific Assembly di Room B Lantai 1 Palace of Arts and Culture, Malabata Area, Kota Tangier, Maroko, Selasa 23 Juni 2026, waktu setempat.

Bupati Kabupaten Minahasa Utara De Joune Ganda dalam keterangan tertulis kepada wartawan Biro Minahasa Utara, menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian UCLG World Congress 2026, forum global pemerintah daerah dan regional dunia.

Di forum dunia itu, mempertemukan para pemimpin lokal untuk membahas arah baru pelayanan publik universal, pembangunan berkelanjutan, dan penguatan tata kelola pemerintahan lokal.

Asia Pacific Assembly diselenggarakan oleh United Cities and Local Governments Asia Pacific atau UCLG ASPAC sebagai ruang strategis bagi pemerintah lokal dan regional kawasan Asia-Pasifik untuk menyampaikan prioritas, pengalaman, serta kontribusi kebijakan daerah dalam agenda global.

Forum ini juga menjadi wadah penting untuk memastikan perspektif Asia-Pasifik masuk dalam kebijakan global UCLG.

Kegiatan tersebut dibuka melalui Welcoming and Opening Remarks oleh Dr Bernadia Irawati Tjandradewi, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC, bersama Mr Bhim Prasad Dhungana, Presiden Municipal Association of Nepal sekaligus Wali Kota Neelakantha Municipality.

KONGRES - Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (paling kiri/busana setelan jas navy) mengikuti Kongres Dunia UCLG ASPAC di Maroko, Selasa 23 Juni 2026. Bupati ke-3 Minut ini berbicara tentang langkah perdamaian untuk antisipasi konflik.
KONGRES - Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (paling kiri/busana setelan jas navy) mengikuti Kongres Dunia UCLG ASPAC di Maroko, Selasa 23 Juni 2026. Bupati ke-3 Minut ini berbicara tentang langkah perdamaian untuk antisipasi konflik. (Dok. PEMKAB MINUT)

Bupati Joune benar-benar tak melewatkan kesempatan penting itu. Ia menunjukkan peran strategisnya sebagai anggota Executive Bureau UCLG ASPAC.

Dalam forum tersebut, Bupati ke-3 Minut ini dipercaya menyampaikan intervensi pada sesi Key Priorities Area Intervention, khususnya pada isu Conflict Prevention atau pencegahan konflik. 

Sebagai anggota Executive Bureau UCLG ASPAC, kehadiran Bupati Joune Ganda tidak hanya merepresentasikan Kabupaten Minahasa Utara.

Tetapi juga memperkuat kontribusi daerah dalam jejaring diplomasi pemerintah lokal di kawasan Asia-Pasifik. 

Posisi tersebut menegaskan bahwa Minahasa Utara tidak lagi hanya menjadi penerima manfaat kerja sama internasional, namun turut berperan aktif dalam menyampaikan gagasan, pengalaman, dan solusi lokal untuk menjawab tantangan global.

Dalam penyampaiannya, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara tidak menunggu konflik terjadi untuk bertindak. 

Menurutnya, perdamaian harus dibangun sejak dini melalui kepemimpinan daerah yang hadir, responsif, dan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat.

"Di Minahasa Utara, kami percaya bahwa perdamaian harus dibangun sebelum konflik muncul. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, kami menempatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga harmoni sosial," kata Bupati Minut Dr Joune Ganda dalam rilis yang di terima jurnalis Tribun Manado Christian Wayongkere, Rabu (24/6/2026).

Bupati Joune menjelaskan, melalui pendekatan Minahasa Utara dalam pencegahan konflik dilakukan dengan memperkuat kepercayaan sosial di tingkat akar rumput. 

KONGRES - Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (busana setelan jas navy/pakai kacamata) mengikuti Kongres Dunia UCLG ASPAC di Maroko, Selasa 23 Juni 2026. Bupati ke-3 Minut ini berbicara tentang langkah perdamaian untuk antisipasi konflik.
KONGRES - Bupati Minahasa Utara (Minut) Joune Ganda (busana setelan jas navy/pakai kacamata) mengikuti Kongres Dunia UCLG ASPAC di Maroko, Selasa 23 Juni 2026. Bupati ke-3 Minut ini berbicara tentang langkah perdamaian untuk antisipasi konflik. (Dok. PEMKAB MINUT)

Para tokoh agama ditempatkan sebagai bagian penting dari ekosistem perdamaian karena memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, memahami sensitivitas lokal, serta mampu mendeteksi potensi ketegangan sejak dini.

Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara memberikan dukungan kepada tokoh agama dan rumah ibadah secara adil dan inklusif.

Dukungan tersebut bukan semata bantuan keuangan, tetapi bentuk pengakuan pemerintah terhadap peran strategis tokoh agama dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan kohesi sosial masyarakat.

Bupati Joune Ganda juga memaparkan bahwa Minahasa Utara secara aktif melaksanakan dialog lintas agama, doa bersama, kegiatan moderasi beragama, serta diskusi rutin melalui forum kerukunan umat beragama.

Para tokoh agama turut dilibatkan dalam pembahasan kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan sosial dan harmoni keagamaan.

Melalui forum internasional tersebut, Bupati Joune Ganda menyampaikan pesan bahwa pengalaman Minahasa Utara dapat menjadi contoh bagaimana pemerintah daerah membangun perdamaian secara konkret, bukan hanya melalui regulasi, tetapi melalui hubungan yang kuat antara pemerintah, tokoh agama, masyarakat, dan organisasi sipil.

Ia juga mendorong agar lembaga regional dan global memberikan dukungan lebih kuat terhadap inisiatif perdamaian yang dipimpin langsung oleh pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan konflik sangat bergantung pada kemampuan pemerintah lokal membangun kepercayaan sebelum krisis terjadi.

"Perdamaian bukan hanya ketiadaan konflik. Perdamaian adalah budaya yang harus dirawat, dilindungi, dan dirayakan bersama," tambahnya.

Partisipasi Bupati Joune Ganda dalam UCLG World Congress 2026 – Asia Pacific Assembly memperkuat posisi Minahasa Utara dalam diplomasi daerah. 

Terlebih, sebagai anggota Executive Bureau UCLG ASPAC, Bupati Joune Ganda terus membawa kepentingan, praktik baik, dan suara pemerintah daerah ke forum internasional.

Kehadiran Bupati Minahasa Utara pada forum ini sekaligus menegaskan komitmen daerah untuk memperluas jejaring kerja sama global, memperkuat peran pemerintah lokal, dan menunjukkan bahwa dari daerah, Minahasa Utara dapat berkontribusi nyata bagi agenda perdamaian, toleransi, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia-Pasifik maupun dunia. (Crz)

Baca juga: Pesan Bupati Joune Ganda untuk Kontingen Minut yang akan Ikut Penas Petani Nelayan XVII di Gorontalo

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.